Bupati Pesawaran Puji Kepemimpinan Benny Rhamdani Lindungi PMI

Mawardi Tombang
Selasa, 17 Oktober 2023 22:57:38

KANALSUMATERA.com - JAKARTA - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menandatangani MoU dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan dan lembaga lainnya, Selasa (17/10/2023). Upaya ini dilakukan guna menjalankan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni melindungi pekerja migran Indonesia (PMI) dari ujung rambut hingga ujung kaki, serta mengoptimalkan berbagai potensi dan peluang dari pekerja migran.

Sekretaris Utama BP2MI Rinardi berharap, agar pemerintah daerah dan pihak lainnya, bisa sama-sama mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

"Kami tentunya tidak jemu-jemu untuk mendorong bapak-ibu semua, khususnya kepala daerah, dan tentunya teman-teman dari politeknik kesehatan, ini juga sebagai pencetak tenaga kerja kesehatan kita. Karena apa begitu banyak pencetak tenaga kesehatan kita, tapi pasarnya nggak ada di dalam negeri," ujar Rinardi dalam sambutannya di Kantor BP2MI, Pancoran, Jakarta Selatan.

Ia mencontohkan persoalan yang pernah dihadapi calon PMI yang hendak berangkat ke Jerman sebagai tenaga perawat. Saat hendak mengikuti ujian bahasa Jerman yang telah ditentukan serta terstandarisasi, yakni di Jakarta dan Bandung, mereka terkendala biaya untuk ke lokasi. Saat pihak BP2MI meminta bantuan kepada pemerintah daerah, karena selain warganya dan memang menjadi tugas bersama, ironisnya gayung tak bersambut.

"Artinya pasal 40, pasal 41, pasal 42 UU Nomor 18 itu hanya sebatas catatan saja. Tapi implementasinya masih perlu kita dorong bersama," kata dia.

Baca: BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang Tewaskan Prajurit TNI

Padahal jika warga tersebut bisa berangkat bekerja di Jerman sebagai perawat, kata Rinardi, per bulannya akan digaji Rp35 juta hingga Rp42 juta. Ini tentunya bisa mengurangi pengangguran dan meningkatkan perekonomian masyarakat daerah tersebut.

Atas itu BP2MI berharap, setelah penandatanganan MoU ada langkah nyata dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan dan lainnya untuk mewujudkan pelindungan terhadap PMI.

"Tidak hanya sebatas penandatanganan saja, tapi implementasinya. Kami ingin memastikan pekerja migran kita yang ingin berangkat tentunya pastinya memiliki kompetensi. Kompetensi yang memenuhi syarat. Korea, sekarang sedang favorit. Sudah 35 ribu yang mendaftar tahun ini, kita terima cuma 15 ribu. Sebanyak 20 ribu sisanya ngantre tahun depan, tahun depan tambah lagi antreannya," papar Rinardi.

"Di Korea itu sektor manufaktur dan sektor fishing. Sektor fishing kalau bapak-ibu punya sekolah di sektor kelautan, pelayaran, ini terbuka untuk mengirimkan para lulusannya untuk bekerja ke luar negeri," imbuhnya.

Sementara, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, mengaku kagum dengan BP2MI di bawah kepemimpinan Benny Rhamdani saat ini. Sebab banyak inovasi yang telah dihadirkan, yang itu semakin memudahkan PMI, termasuk pemerintah daerah.

Baca: Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munief Dorong Warga Aktif Sampaikan Aspirasi

"Tadi kami dibawa ke command center pak, ternyata luar biasa. Di bawah kepemimpinan Pak Benny Rhamdani, Pak Brani ini, benar-benar berani BP2MI ini untuk berinovasi," ujarnya.

Dendi mengakui dahulu pemerintah daerah terkesan lepas tangan terkait urusan PMI. Sebab mereka merasa hal itu telah diurus pemerintah pusat. Namun kini, setelah melihat berbagai upaya BP2MI untuk melindungi, membantu dan memaksimalkan segala potensi PMI, ia yakin pola pikir pemerintah daerah akan berubah. Dendi pun berharap upaya progresif yang dilakukan BP2MI bisa dicontoh pihak terkait lainnya.

"Kami juga berharap Kementerian Ketenagakerjaan bisa berinovasi lebih seperti ini," tandas Dendi.

Terkait
Masalah BPJS Bersumber dari Belum Solidnya DTSEN: Komisi VIII Dorong Perbaikan Sistem
Masalah BPJS Bersumber dari Belum Solidnya DTSEN: Komisi VIII Dorong Perbaikan Sistem
Pegawai Program MBG Langsung Diangkat Jadi PPPK, Jangan
Pulihkan Pangan Nasional, Petani di Daerah Bencana Suma
Stok Beras Melimpah, Masyarakat bisa Beli Beras SPHP 5
Lainnya
Pemko Batam Siapkan 50 Ribu Vaksin Untuk Masyarakat, Amsakar: Mari All Out Bergerak
Pemko Batam Siapkan 50 Ribu Vaksin Untuk Masyarakat, Amsakar: Mari All Out Bergerak
Kapolri Sebut Tak Ada Lagi Perwira Polri Menganggur Set
Jacob Oetama, Pendiri Koran Kompas Meninggal Dunia
Cut Meyriska Putuskan Berhijab
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Daerah
Dalam Penerapan WFH, Bupati Kampar Sidak Dinas Minta Listrik dan AC Dimatikan jika tidak Dipakai
Dalam Penerapan WFH, Bupati Kampar Sidak Dinas Minta Listrik dan AC Dimatikan jika tidak Dipakai
Seleksi Komisaris PT. SPR Diperpanjang, ini Catatan Ang
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu M
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga