Jika 3 Pihak Ini Sepakat, Pembelajaran Tatap Muka Diizinkan Mulai Januari

Mawardi Tombang
Jumat, 20 November 2020 16:06:40

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Menteri Pendidikan dan Kebudyaan Nadiem Anwar Makarim mengumumkan penyelenggaraan pembelajaran semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 di masa pandemi Covid-19.

Menurut Nadiem, pemerintah mengizinkan pembelajaran tatap muka jika tiga pihak yakni pemerintah daerah, sekolah, dan orangtua telah siap untuk melakukan hal tersebut.

"Ada tiga pihak yang menentukan apakah sekolah itu dapat dibuka atau tidak. Pertama, adalah pemdanya itu sendiri atau dalam situasi yang lain kanwil atau kantor wilayah Kemenag," kata Nadiem dalam Pengumuman Penyelenggaraan Pembelajaran Semester Genap TA 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19, Jumat (20/11/2020).

Kemudian yang berikutnya, menurut Nadiem kepala sekolah harus menyetujui penyelenggaraan pembelajaran tatap muka di sekolahnya.

Hal tersebut terkait dengan persiapan sekolah dalam hal protokol kesehatan.

Baca: Ini Alasan Jokowi Undang LSM Agraria ke Istana

Selanjutnya, yakni persetujuan orangtua melalui komite sekolah.

"Jadi kalau tiga pihak ini tidak mengizinkan sekolah itu buka, sekolah itu tidak diperkenankan untuk dibuka, tetapi kalau ketiga pihak itu telah setuju berarti sekolah itu boleh melaksanakan tatap muka," ucap Nadiem.

"Jadi harus ada persetujuan orangtua melalui komite orangtua, persetujuan kepala sekolah dan tentunya kepala daerah," katanya.

Menurut Nadiem, kebijakan tersebut adalah berdasarkan keputusan bersama empat menteri, yakni Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri.

Hasil keputusan tersebut, kata Nadiem, pemerintah memberikan kewanagan kepada pemerintah daerah atau kantor wilayah kementerian agama untuk menentukan pembelajaran tatap muka.

Baca: Ombudsman Tawarkan Pelatihan Surat-Menyurat ke Stafsus Jokowi

"Pemerintah pada hari ini melakukan penyesuaian kebijakan untuk memberikan keweanangan kepada pemerintah daerah, kantor wilayah Kementerian Agama, untuk menentukan pemberian izin pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah di bawah kewenangannya," tutur Nadiem.

Nadiem mengatakan, pemberian izin ini bisa saja secara serentak ataupun bertahap tergantung kepada kesiapan masing-masing daerah.

"Sesuai dengan diskresi kepala daerahnya berdasarkan evaluasi kepala daerahnya," ujar Nadiem.

"Mengenai mana yang siap mana yang tidak tentunya kesiapan sekolah masing-masing dalam memenuhi semua checklist untuk melakukan tatap muka dan juga melaksanakan protokol kesehatan yang sangat ketat," ucap dia.

Adapun kebijakan tersebut mulai berlaku pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 atau mulai Januari tahun depan.

Baca: Anak Buah Menantu Nurhadi Sebut Bosnya Beli Kebun Kelapa Sawit dan Tas Hermes

Oleh karena itu, Nadiem meminta sekolah-sekolah mempersiapkan diri dari sekarang jika akan melakukan pembelajaran tatap muka

"Kebijakan ini berlaku mulai semester genap tahun ajaran 2020-2021 jadinya bulan januari 2021," kata Nadiem.

"Jadi daerah dan sekolah diharapkan dari sekarang sampai akhir tahun meningkatkan kesiapannya kalau ingin melakukan pembelajaran tatap muka," ungkap dia.

Baca: Penjelasan Mabes Polri Soal Penundaan Pemeriksaan Ketua Komite KAMI Ahmad Yani

sumber: Kompas.com

Terkait
Cuti Bersama Maulid Nabi Tetap Ada, Jokowi Minta Antisipasi Klaster Liburan
Cuti Bersama Maulid Nabi Tetap Ada, Jokowi Minta Antisipasi Klaster Liburan
Presiden PKS Desak Jokowi Keluarkan Perppu Tentang UU C
Syahrul Aidi Apresiasi Kementerian PUPR Untuk Membeli K
Jenguk Riska dan Marwan, Syahrul Aidi Minta Pemerintah
Lainnya
Jelang MTQ Kampar Camat Bangkinang Lakukan Pembinaan Qori Dan Qoriah
Jelang MTQ Kampar Camat Bangkinang Lakukan Pembinaan Qori Dan Qoriah
Pemprov Kepri Sampaikan Nota Keuangan APBD Perubahan RA
Pelaku e-Commerce Akui Indonesia 'Darurat' Talenta Digi
Raih Penghargaan, Bank Aceh Mendapat Predikat The Most
Global
Pasang Surut Hubungan Prancis Dengan Dunia Islam, Atas Nama Kebebasan dan Sekularisme
Pasang Surut Hubungan Prancis Dengan Dunia Islam, Atas Nama Kebebasan dan Sekularisme
Dior Tampilkan Kain Endek Bali Pada Paris Fashion Week
GKSB DPR RI Dukung Langkah Fatah dan Hamas Bersatu Lawa
Budaya
Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarikan Adat Tradisi
Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarikan Adat Tradisi
Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarik
Bupati Sukiman: Budaya Melayu Harus Dilestarikan dan Te
Viral
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Warga Besitang Meninggal Dalam Kamar Hotel Budi Baru, D
Ekonomi
Mengenal Budi, Petani Asal Siak Yang Sukses di Bidang Holtikultura
Mengenal Budi, Petani Asal Siak Yang Sukses di Bidang Holtikultura
Perhatikan Warganya, Kades Padang Luas Ucapkan Terimaka
Sekda Siak: Apresiasi Baznas Tingkatkan Zakat Masa Pand
Leisure
Berikut 10 Jenis Sambal Khas Indonesia Bikin Makan Nambah Terus
Berikut 10 Jenis Sambal Khas Indonesia Bikin Makan Nambah Terus
Khawatir Dampak Corona, Wisatawan China Batal ke Istana
Ini Dampak Virus Corona bagi Wisatawan Bintan
Nasional
Jelang Libur Panjang, Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Tetap Waspada
Jelang Libur Panjang, Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Tetap Waspada
Menag Fachrul Razi Akan Gunakan Asrama Haji untuk Karan
Syahrul Aidi Hadiri Rakernas DPP Apdesi, Komit Perjuang
Entertainment
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Peserta BPJS Kesehatan Kabupaten Solok Apresiasi Pelaya