Kemenlu Sebut Kunjungan Prabowo ke AS Tak Perlu Dipermasalahkan

Mawardi Tombang
Jumat, 16 Oktober 2020 16:53:35

KANALSUMATERA.com - Jakarta - Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Febrian Alphyanto Ruddyard menilai, kunjungan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ke Amerika Serikat (AS) tak perlu dipermasalahkan.

Sebab, Prabowo sebagai menteri pertahanan telah mendapat izin penuh dari pemerintah untuk berkunjung ke negara dengan julukan Negeri Paman Sam itu.

"Siapapun itu yang berkunjung dalam kapasitas resmi yang dikirim suatu negara dengan adanya credential-nya, saya rasa itu adalah perwakilan dari negara. Itu adalah simbol embodiment dari negara," ucap Febrian dalam konferensi pers virtual, Jumat (16/10/2020).

Febrian menuturkan, dalam sebuah kunjungan kenegaraan, delegasi tak mewakili personalitasnya, tetapi negara yang mengutusnya. Hal itu juga berlaku untuk Prabowo.

Baca: Rizieq Shihab Pulang, Mabes Polri: Tak Ada Pengamanan, Kalau Mau Pulang Silakan

Adapun otoritas internasional harus menghormati delegasi yang ditunjuk suatu negara karena merupakan hak prerogatif negara tersebut. Febrian mengatakan, hal itu sudah menjadi etika di dunia internasional.

"Artinya enggak bisa lagi dilihat dalam kapasitas personalnya. Cuma kalau gorengan (isu) ya tetap aja ada kanan kiri," jelas Febrian.

"Itu pandangan saya mengenai bagaimana suatu status menempel pada delegasi yang hadir dan ada etika dalam dunia internasional untuk menghormati status yang diberikan pemerintah kepada orang yang mewakili," tambah dia.

Sejumlah organisasi pengawas hak asasi manusia ( HAM) menyurati Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo untuk mencabut visa dan kunjungan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ke negara tersebut pada 15-19 Oktober 2020.

Baca: Kasus Jiwasraya, Benny Tjokro-Heru Hidayat Wajib Bayar Uang Pengganti hingga Rp 10 Triliun

Surat desakan itu dilayangkan pada Selasa (13/10/2020) dan berisi informasi soal Prabowo yang diduga terlibat dalam pelanggaran HAM masa lalu.

Prabowo dilarang memasuki wilayah Amerika Serikat sejak 2000 karena tuduhan keterlibatan secara langsung dalam kasus pelanggaran HAM.

Saat bertugas sebagai Komandan Kopassus, Prabowo diduga terlibat dalam kasus kejahatan HAM, termasuk penculikan aktivis pro-demokrasi beberapa bulan menjelang berakhirnya pemerintahan Soeharto pada 1998.

"Kami menulis surat ini untuk menyampaikan kekhawatiran kami terhadap keputusan Departemen Luar Negeri AS yang memberikan visa kepada Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan Republik Indonesia, untuk datang ke Washington D.C menemui Menteri Pertahanan Mark Esper dan Ketua Kepala Gabungan Staf AS Mark Milley pada tanggal 15 Oktober," kata Koordinator Kontras Fatia Maulidiyanti dikutip dari surat yang dikirimkan ke Menlu AS, Kamis (15/10/2020).

Baca: KPU Pelajari Rekomendasi Bawaslu soal Sanksi Diskualifikasi Peserta Pilkada 2020

sumber: kompas.com

Terkait
Bagaimana Nasib Buruh Outsourcing di UU Ciptaker? Begini Penjelasan Menaker
Bagaimana Nasib Buruh Outsourcing di UU Ciptaker? Begini Penjelasan Menaker
Syahrul Aidi Fasilitasi Gubri Ekspose Kondisi Riau di S
DPR Desak Pemerintah Segera Salurkan Bannsos, Tanpa Men
Syahrul Aidi: Gaji Kepala Desa Harus Ditingkatkan
Lainnya
Kombes Pol Firman Nainggolan Beberkan cara Faradima Membobol Uang Nasabah BNI hingga Rp 124 Miliar
Kombes Pol Firman Nainggolan Beberkan cara Faradima Membobol Uang Nasabah BNI hingga Rp 124 Miliar
Tekan Angka Penderita TB di Padang, Dinkes Lakukan Ini
Kemenlu Ajukan Indonesia Sebagai Anggota Dewan HAM PBB
Awas, Skimming di ATM Pakai Teknik Lebih Canggih
Pariwara
Bupati Sukiman Kepada Himarohu-Riau: Kaum Intelektual Penerus Pembangunan
Bupati Sukiman Kepada Himarohu-Riau: Kaum Intelektual Penerus Pembangunan
Bupati Sukiman: KTNA Ujung Tombak Ketahanan Pangan di K
Pemkab Rohul Telah Usulkan Perubahan Nama Bandar Pasir
Kriminal
Resnarkoba Polres Kampar Musnahkan Sabu Yang Ditangkap 2 Pekan Lalu
Resnarkoba Polres Kampar Musnahkan Sabu Yang Ditangkap 2 Pekan Lalu
Bertarung Dengan Sengit, Akhirnya Penjambret Warga Tara
Warga Kompak, Tangkap Pelaku Pencurian Sapi di Senama N
Pendidikan
Komunitas Riau Mengaji Hadirkan Habib Alhabsy Dan Opick Tombo Ati Di Rohil
Komunitas Riau Mengaji Hadirkan Habib Alhabsy Dan Opick Tombo Ati Di Rohil
Ustadz Alhabsy: Media Punya Peranan Penting Kembangkan
SMK Muhammadiyah 3 Gelar Diklat Pengelolaan Media Darin
Daerah
Petani 5 Desa di Singingi Hilir Sampaikan Aspirasi Tentang Konflik Mereka Dengan PT. Wanasari
Petani 5 Desa di Singingi Hilir Sampaikan Aspirasi Tentang Konflik Mereka Dengan PT. Wanasari
Khatib Shalat Jumat di Singingi Hilir, Syahrul Aidi Seb
Ketua PKS Riau Berduka Atas Meninggalnya Moralis, Almar
Olahraga
KPOTI dan Dinas Budaya Sinergi Kembangkan Permainan tradisional
KPOTI dan Dinas Budaya Sinergi Kembangkan Permainan tradisional
Edwin Pratama Akan Perjuangkan Atlit Riau Masuk ke Timn
Edwin Pratama: Ketum PSSI Dukung PSBS Masuk Liga 3 Indo
Viral
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Warga Besitang Meninggal Dalam Kamar Hotel Budi Baru, D
Global
Dior Tampilkan Kain Endek Bali Pada Paris Fashion Week
Dior Tampilkan Kain Endek Bali Pada Paris Fashion Week
GKSB DPR RI Dukung Langkah Fatah dan Hamas Bersatu Lawa
Terkait Aneksasi Israel di Tepi Barat, Senayan Akan Amb