Dalam Buku Pelajaran SD, Nahdlatul Ulama Masuk Organisasi Radikal

Alwira Fanzary
Selasa, 5 Februari 2019 22:04:08
Teks menyebutkan NU Organisasi radikal

KANALSUMATERA.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Efendi angkat bicara terkait beredarnya buku panduan belajar untuk Sekolah Dasar kelas V yang menuliskan Nahdlatul Ulama sebagai salah satu organisasi radikal.

Terkait mencuatnya hal itu, Muhajir mengaku sudah memerintahkan anak buahnya untuk memperbaiki isi dari buku SD tersebut.

"Akan segera diperbaiki, Saya sudah minta Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan, untuk berkonsultasi dengan pihak-pihak yang berkeberatan bagaimana baiknya," ujar Muhajir saat dihubungi TIMES Indonesia, Selasa (5/2/2019).

Muhajir menjelaskan, buku yang beredar tersebut sudah digunakan sejak tahun 2014 dan sudah dua kali mengalami revisi.

Baca: Putusan MK Tegaskan MBG Tetap Konstitusional, Pemerintah dan DPR Diminta Segera Pisahkan Anggaran

"Memang banyak yang menanyakan itu melalui WA, dan buku itu sudah mengalami revisi. Yang terakhir saya yang menandatangani tetapi hanya menambah muatan materi informatika," kata dia.

Sebelumnya beredar foto yang menampilkan sebuah buku panduan belajar SD yang menuliskan NU sebagai organisasi radikal. Penulisan itu berada di halaman ke-45 dalam buku tersebut. Buku yang diterbitkan Kemendibud Tahun 2017 lalu memasukan nama NU sebagai organisasi radikal seperti PKI. Kso



Terkait
Pelatihan Kopdes Merah Putih Disorot, Kemhan Tegaskan Peserta Bukan Digaji Rp10 Juta
Pelatihan Kopdes Merah Putih Disorot, Kemhan Tegaskan Peserta Bukan Digaji Rp10 Juta
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Gant
Ahli Gizi Ingatkan Batas Aman Konsumsi Daging, Maksimal
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Lainnya
Pengurus Ikatan Mahasiswa Minang Riau Dilantik, Pendiri Minta Jalankan Nama Minangkabau Dengan Baik
Pengurus Ikatan Mahasiswa Minang Riau Dilantik, Pendiri Minta Jalankan Nama Minangkabau Dengan Baik
Dinkes Mentawai Tinjau Pelayanan di Beberapa Pustu dan
Warga Langgini, Bangkinang Pukuli Istrinya Hingga Tewas
Apple akan Rombak Total IPhone Tahun Depan?
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru
Pendidikan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanja
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak B