Disebut Akan Sebar 260.000 Penceramah untuk Atasi Radikalisme,

Mawardi Tombang
Jumat, 22 November 2019 16:03:55
Menteri Agama Fachrul Razi memberikan pernyataan kepada wartawan di Kantor Kemenag, Jumat (22/11/2019).

JAKARTA, KANALSUMATERA.com - Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan, Kementerian Agama mempunyai cukup banyak penceramah yang kompeten dalam menyampaikan bahaya radikalisme. Namun, ia mengaku belum mengetahui secara pasti wacana penyebaran 260.000 penceramah oleh Kementerian Agama untuk mengatasi radikalisme sebagaimana yang disebut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Suhardi Alius. "Saya secara tajam belum tahu ya, tapi kalau kita di sini, kan kami punya penyuluh agama yang luar biasa banyak, Fachrul di Kantor Kemenag, Jumat (22/11/2019). Fachrul menuturkan, para penceramah itu nanti akan ditugaskan untuk menyebarkan ceramah-ceramah yang menyejukkan kepada publik Baca juga: Menag Tak Mau Buru-buru Bubarkan Pesantren yang Terpapar Radikalisme Selain itu, para penceramah tersebut juga akan ditugaskan mengimbau penceramah lain yang dinilai kerap mengangkat tema-tema yang bertentangan dengan keberagaman. "Enggak bisa kita bilang radikal ya tapi kadang-kadang kurang waspada mengangkat masalah-masalah yang tidak baik untui diangkat dalam konteks negara kesatuan Pancasila ini yang penuh dengan kebinekaan," ujar Fachrul. Diberitakan sebelumnya, Kepala BNPT Suhardi Alius mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya telah diminta Wakil Presiden Ma'ruf Amin untuk lebih aktif dalam menyisir potensi radikalisme. Oleh karena itu, sejumlah langkah akan ditempuh oleh BNPT, termasuk melibatkan para penceramah untuk menyampaikan bahaya radikalisme. "Pak Menteri Agama mengatakan pada saat bertemu Wapres itu, kita punya 260.000 penceramah dan akan kita aktifkan itu. Kita akan tentukan di mana saja titik-titik prioritas, mudah-mudahan ini adalah hal yang sangat baik, Suhardi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/11/2019).



Terkait
Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Jajaran Pemerintah Diminta Siaga Lindungi Warga
Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Jajaran Pemerintah Diminta Siaga Lindungi Warga
Bahlil Tanggapi Pujian Prabowo, Pilih Buktikan Kinerja
Bakom dan Kemendagri Selidiki Viral Makalah Usulan MBG
Gaji dan Tunjangan Guru Diminta Naik Usai Pemerintah Ti
Lainnya
Presiden Berbohong dapat Diberhentikan
Presiden Berbohong dapat Diberhentikan
Gadingnya Hilang, Gajah Mati di Areal Konsesi PT Arara
Luar Biasa, 3 Calon Menteri Jokowi Ini Keren, Muda dan
Pelapor Anies, Dhani, Hingga Rocky Gerung, Inilah Sosok
Nasional
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan I
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Politik
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi di DPR
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi di DPR
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Ganjar Minta Gerindra Fokus Rakyat Sebelum Bicara Pilpr
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket