Satu Hari, Freeport Buang 160 Ribu Ton Limbah ke Sungai Papua

Alwira Fanzary
Kamis, 10 Januari 2019 06:21:05
Kawasan tambang Freeport

KANALSUMATERA.com - Limbah murni yang tertinggal di air (tailing) dihasilkan Freeport dalam setiap harinya mencapai ratusan ribu ton dan dibuang ke sungai di Papua.

Hal itu diungkapkan Inspektur Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutan (Irjen KLHK) Ilyas Assad, Rabu (9/1) seperti yang dikutip dari Rmol.co.

"Satu hari (menghasilkan limbah tailing) 160 ribu ton, dan dibuang ke sungai," ujar Ilyas.

Karenanya, kata Ilyas, KLHK mendorong PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk memanfaatkan limbah tailing agar tidak menjadi limbah yang berujung pada pencemaran lingkungan.

"Jadi, tailing itu memang kita dorong supaya jadi manfaat, kan banyak sekali, dari pada jadi limbah," kata Ilyas.

Baca: Peringatan Keamanan Arab Saudi Meningkat, Begini Kondisi Umrah Jemaah Indonesia

Tak hanya itu, pihaknya juga berharap pemanfaatan limbah tailing dapat digunakan dengan bijak, sehingga dapat mengurangi produksi limbah.

"Sebenarnya sudah ada (kajian) cuman yang kita pentingkan pertama eskalasinya jumlahnya, kedua pengembangan wilayah," tukasnya.

Adapun, lanjut Ilyas, untuk pemanfaatan limbah tailing yang dihasilkan oleh PTFI sudah dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar meskipun masih dalam skala kecil.

"Mereka sudah memanfaatkan juga sebenarnya, tapi jumlahnya kecil seperti ada yang bikin jalan, jembatan, batako tapi kecil-kecil," demikian Ilyas. Rmo/Kso



Terkait
Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Jajaran Pemerintah Diminta Siaga Lindungi Warga
Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Jajaran Pemerintah Diminta Siaga Lindungi Warga
Prabowo Bertemu Putin di Vladivostok, Rusia Dorong Peng
Dapur MBG Bermasalah Terancam Ditutup, BGN: Tak Ada Tol
Pegawai Program MBG Langsung Diangkat Jadi PPPK, Jangan
Lainnya
Perdana Sejak 2015, HUT ke 45 Aerofoood ACS Gelar Donor Darah
Perdana Sejak 2015, HUT ke 45 Aerofoood ACS Gelar Donor Darah
Tiket Pesawat Mahal, Kemenhub: Maskapai Butuh Hidup
3 Mobi Tangki di Batam Diamankan Polda Kepri Diduga Sel
Nyawanya Terancam, Seorang Wanita Arab Saudi Batal Dide
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T