Satu Hari, Freeport Buang 160 Ribu Ton Limbah ke Sungai Papua
KANALSUMATERA.com - Limbah murni yang tertinggal di air (tailing) dihasilkan Freeport dalam setiap harinya mencapai ratusan ribu ton dan dibuang ke sungai di Papua.
Hal itu diungkapkan Inspektur Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutan (Irjen KLHK) Ilyas Assad, Rabu (9/1) seperti yang dikutip dari Rmol.co.
"Satu hari (menghasilkan limbah tailing) 160 ribu ton, dan dibuang ke sungai," ujar Ilyas.
Karenanya, kata Ilyas, KLHK mendorong PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk memanfaatkan limbah tailing agar tidak menjadi limbah yang berujung pada pencemaran lingkungan.
"Jadi, tailing itu memang kita dorong supaya jadi manfaat, kan banyak sekali, dari pada jadi limbah," kata Ilyas.
Baca: BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang Tewaskan Prajurit TNI
Tak hanya itu, pihaknya juga berharap pemanfaatan limbah tailing dapat digunakan dengan bijak, sehingga dapat mengurangi produksi limbah.
"Sebenarnya sudah ada (kajian) cuman yang kita pentingkan pertama eskalasinya jumlahnya, kedua pengembangan wilayah," tukasnya.
Adapun, lanjut Ilyas, untuk pemanfaatan limbah tailing yang dihasilkan oleh PTFI sudah dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar meskipun masih dalam skala kecil.
"Mereka sudah memanfaatkan juga sebenarnya, tapi jumlahnya kecil seperti ada yang bikin jalan, jembatan, batako tapi kecil-kecil," demikian Ilyas. Rmo/Kso
