Anggota Komisi V Minta Presiden Turun Tangan dan Tegas Hentikan Masuknya TKA Asing Saat Pandemi

Mawardi Tombang
Selasa, 6 Juli 2021 20:15:37

KANALSUMATERA.com - Jakarta - Polemik masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) kembali mencuat akhir-akhir ini. Terkuak di saat negara kembali mengeluarkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali. Tentu ini menuai kecaman dari banyak kalangan.

Salah satunya berasal dari anggota Komisi V DPR RI, Syahrul Aidi saat dihubungi pada Selasa (6/7/2021) yang menyebut berbagai lintas kementerian mulai dari kemenhub sampai kemenlu saling lempar tanggung jawab. Akibatnya, kerja keras pemerintah baik lokal atau nasional terkait PPKM Darurat ini dikhawatirkan tidak tercapai dan akan membuka kembali serangan pandemi gelombang ketiga. Menyikapi seriusnya hal itu, dia meminta presiden harus turun tangan langsung dan secara tegas mengeluarkan sikap.

"Serangan pandemi Covid-19 gelombang kedua ini cukup kuat. Langkah pemerintah untuk mengeluarkan PPKM Darurat di beberapa provinsi itu dinilai sudah tepat. Namun yang kita kecewakan, di saat dalam negeri sedang melakukan pengetatan kegiatan masyarakat, tiba-tiba kita mendapat kabar ada ratusan TKA yang masuk ke Indonesia. Tentu ini membuat kita semua kecewa" terang Syahrul Aidi.

Saat ini terjadi disparitas besar antara kecepatan laju kematian imbas Covid-19 dengan kecepatan koordinasi dan kepemimpinan pemerintah dalam penanganan Covid-19, koordinasi perlu langsung di tangan Presiden. Untuk itu, kata Syahrul Aidi, presiden harus memimpin langsung dan tegas atas hal ini. Jalur internasional sebagai pintu masuk TKA ini segera ditutup. Kapan perlu presiden keluarkan Perpres terkait hal ini.

Baca: Polri Antisipasi Peredaran Vaksin Covid-19 Palsu di Indonesia

"Makna darurat dalam PPKM darurat tidak bisa dikoordinasikan oleh selain presiden. Apabila varian delta dari Covid-19 ini diumpamakan sebagai serangan masif terhadap keselamatan rakyat Indonesia, maka presiden-lah yang harus bertanggungjawab penuh dan memimpin serangan balik mengatasi varian delta, bukan pembantu Presiden." terangnya.

Terkait pembatasan kedatangan luar negeri, Syahrul Aidi menilai pemerintah dapat berkaca dari kebijakan negara Hongkong atau Taiwan yang langsung menutup akses penerbangan internasional dari Inggris dan India akibat adanya varian Covid-19 baru. Beberapa fakta juga menunjukkan bahwa Covid-19 khususnya varian Delta yang berasal dari luar negeri memiliki karateristik cukup mudah menyebar. Bahkan diduga lonjakan kasus Covid-19 saat ini di Indonesia adalah akibat Covid-19 varian Delta tersebut.

"Oleh sebab itu perjalanan internasional baik itu melalui moda darat, laut dan udara harus dilarang, karena selama ini telah terbukti bahwa sumber Covid-19 dan beberapa variannya memang selalu berasal dari luar negeri." terangnya.

Dilarangnya TKA asing masuk ke Indonesia menurut Syahrul Aidi harusnya dijadikan momen untuk menyerap tenaga kerja lokal yang saat ini banyak terimbas PHK akibat pandemi Covid-19. *

Terkait
Jokowi Pilih Listyo Sigit Calon Kapolri, Moeldoko: Untuk Kepentingan Lebih Besar
Jokowi Pilih Listyo Sigit Calon Kapolri, Moeldoko: Untuk Kepentingan Lebih Besar
Soal Calon Kapolri, Novel Baswedan: Semoga Listyo Sigit
Artis Raffi Ahmad Ikut Vaksinasi Covid-19 Perdana Bersa
Gaya Blusukan Ala Risma, Karakter atau Manuver?
Lainnya
Survei Terbaru: Capres Militer Masih Diminati, Berikut 10 Besar Yang Diminati Publik
Survei Terbaru: Capres Militer Masih Diminati, Berikut 10 Besar Yang Diminati Publik
Tokoh Agama Singingi Dukung Komjen Listyo Sigit Sebagai
Jelang Putaran Kedua Liga 2, Gurning Benahi Lini Pertah
UGP Padangsidimpuan Diusulkan Statusnya Jadi Negeri, In
Hukum
Anda Berkurban Pada Idul Adha 1442 H? Ketahui Larangan ini..
Anda Berkurban Pada Idul Adha 1442 H? Ketahui Larangan ini..
Repdem Kampar Laporkan Dugaan Pemalsuan Data Penerima B
Tiga Petugas KPK Gadungan Ditangkap di Pulau Nias, Tero
Entertainment
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Peserta BPJS Kesehatan Kabupaten Solok Apresiasi Pelaya
Pariwara
Pemko Pekanbaru Gelar Penandatanganan dan Serah Terima SPPT PBB-P2 Tol Pekanbaru-Dumai
Pemko Pekanbaru Gelar Penandatanganan dan Serah Terima SPPT PBB-P2 Tol Pekanbaru-Dumai
Tenda Ceper Kembali Marak di Pekanbaru, DPRD Minta Pera
DPRD Pekanbaru Tegaskan Warga Agar Tidak Gelar Resepsi
Viral
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Warga Besitang Meninggal Dalam Kamar Hotel Budi Baru, D
Lifestyle
Datuok Yusri Segera Dilantik Jadi Ketua LAK Kampar
Datuok Yusri Segera Dilantik Jadi Ketua LAK Kampar
PKS Riau Gowes Sepeda, Hendry Munief: Ayo Jaga Kesehata
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Viral Blast Global Sponsori
Pendidikan
SPS Riau Jalin Komunikasi Dengan Pers Kampus Se-Riau, Pertama Kali Sambangi Bahana Mahasiswa
SPS Riau Jalin Komunikasi Dengan Pers Kampus Se-Riau, Pertama Kali Sambangi Bahana Mahasiswa
Universitas Riau Gelar Wisuda 1893 Mahasiswa Secara Dar
Mahasiswa UIN Suska Riau Pimpin Forkommasi Korwil Sumat
Daerah
DLHK Sampaikan Masterplan Solusi Pengelolaan Sampah di Kota Pekanbaru
DLHK Sampaikan Masterplan Solusi Pengelolaan Sampah di Kota Pekanbaru
Kota Batam Tepat Waktu Salurkan Beras PPKM Sesuai Araha
Herman Rozie: DLH Batam Wujudkan Batam Sebagai Kota Wis