Honorer K2 Menunggu Mekanisme Seleksi Pegawai Kontrak Setara PNS

Alwira Fanzary
Senin, 14 Januari 2019 17:20:43
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Tenaga honorer kategori dua (K2) meminta kejelasan mekanisme seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Pasalnya hingga kini belum ada kejelasan seleksi seperti apa yang harus dijalani nantinya. Pemerintah akhir Januari ini akan membuka seleksi PPPK untuk tenaga kesehatan, guru, dan penyuluh pertanian.

”Yang saya pertanyakan apakah (ketetapan) teknisnya sudah ada, seleksi semacam apa yang harus kita lakukan,” kata Ketua Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih di Jakarta kemarin. Seperti yang dilansir dari Okezone.

Titi mengatakan, sampai saat ini pemerintah belum mengeluarkan aturan teknis mengenai hal tersebut. Dia berharap aturan teknis harus jelas terlebih dahulu sebelum menetapkan jumlah. ”Jangan asal kasih statemen, tapi kita belum tahu. Karena sampai hari ini kita belum lihat juklak (petunjuk pelaksanaan) ataupun juknisnya (petunjuk teknis),” ungkapnya.

Dia menekankan bahwa hal yang paling penting adalah solusi yang dikeluarkan pemerintah haruslah berkeadilan. Dia meminta agar dalam hal merekrut tenaga honorer tidaklah setengah- setengah.

Baca: Punya Rekam Jejak Bela Israel, Syahrul Aidi Dukung MUI dan Forkomnas Tolak Konser Andrea Bocelli

”Bagi kami yang penting kebijakan itu berkeadilan. Diakomodasi semuanya. Kami juga paham kalau bertahap (penerimaannya). Tapi harusnya rentang waktunya jelas,” ujarnya.

Sebelumnya pemerintah memastikan akan membuka seleksi PPPK tenaga pendidikan sebanyak 159.000. Lowongan ini dikhususkan untuk tenaga honorer K2. ”Khusus untuk (seleksi) sekarang ditujukan untuk guru honorer K2 yang jumlahnya sekitar 159.000. Itu bagi yang mau (ikut seleksi). Kalau tidak mau juga engga apa-apa,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Muhadjir Effendy.

Muhadjir mengatakan, jumlah sebanyak 159.000 itu merupakan jumlah guru honorer K2 yang telah diverifikasi. Dia menyebut, jajarannya telah melakukan verifikasi terhadap jumlah guru honorer yang ada di seluruh Indonesia.

”Sudah kita hitung by name by address. Sudah kita sensus. Termasuk sudah dikeluarkan 25.000 karena ternyata orangnya tidak ada. Jadi, K2 hanya sekitar 159.000 itu,” paparnya.

Baca: Prabowo Jamu El-Sisi di Istana Negara, Hubungan Historis Indonesia-Mesir Jadi Sorotan

Muhadjir mengatakan, seleksi PPPK kali ini memang dikhususkan untuk guru honorer K2. Di luar tenaga honorer K2, dipastikan tidak bisa mengikuti seleksi. Termasuk guru-guru honorer baru tidak dapat ikut seleksi PPPK kali ini.

”Seleksi ini memang tertutup. Hanya khusus K2. Tapi kita akan berusaha supaya 736.000 guru honorer itu semua ada solusinya. mohon kesabarannya, akan dilakukan secara bertahap. Kemendikbud sudah punya rencana sampai 2023 (terkait guru honorer),” jelasnya.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu menargetkan agar semua K2 dapat lolos seleksi PPPK. Dengan begitu pemerintah mendapat tambahan tenaga pendidik sebanyak 159.000 orang.

”Sebenarnya kalau kita sudah mematok 159.000 itu, ya artinya yang lulus ya segitu,” ujarnya.

Baca: Wabup Kampar Dorong PSEL Jadi Solusi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Ditanyakan mekanisme seleksi, Muhadjir menyebut tidak jauh berbeda dengan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Namun untuk tingkat kesulitan akan ada penyesuaian. ”Tapi kita sesuaikan kesulitannya untuk tua dan muda. Masa tua dan muda dibikin sama, nanti kehabisan napasnya,” katanya.

Dengan adanya seleksi PPPK ini, dia kembali meminta sekolah tidak lagi merekrut tenaga honorer. Dia ingin menuntaskan tenaga honorer yang ada saat ini. Jika tidak ditutup, jumlahnya akan terus bertambah dan tidak akan pernah tertuntaskan. ”Ini kita akan segera membangun sistem rekrutmen guru yang betul-betul sistemik, mengikuti standar kualifikasi yang benar. Kalau sekolah terus-terusan mengangkat honorer, kapan kita selesai?” ujarnya.Ozo/Kso



Terkait
Anggaran MBG Dipangkas Rp 67, Ini Sektor yang Terdampak: Penerima Manfaat Tidak Terdampak
Anggaran MBG Dipangkas Rp 67, Ini Sektor yang Terdampak: Penerima Manfaat Tidak Terdampak
Dorong Pendidikan Vokasi, Hendry Munief Minta Pemerinta
Gangguan Besar, Sebagian Pulau Sumatera Mati Lampu: Ber
Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat
Lainnya
Menteri Jumhur Soroti Tanggung Jawab Negara Besar Pulihkan Lingkungan di Forum BRICS
Menteri Jumhur Soroti Tanggung Jawab Negara Besar Pulihkan Lingkungan di Forum BRICS
Silaturahmi Dengan Fraksi PKS se-Sumbagut, Anies Baswed
Permudah Layanan Zakat, Alfedri: Baznas Zakat Bentuk 70
Kisah Koko Meng yang Selamatkan 8 Mobil Konsumen dari A
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Pendidikan
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong SDM Unggul di Rokan Hilir
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong SDM Unggul di Rokan Hilir
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Implementasi SPMI, Libatka
Kwarda Riau Buka Kursus Pelatih Pramuka Mahir Dasar, Di