Kadin: MBG Berpotensi Kerek Pertumbuhan PDB hingga 3,5 Persen

Mawardi Tombang Amar
Jumat, 16 Januari 2026 23:01:44

KANALSUMATERA.com - JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan manfaat yang signifikan, baik bagi pembangunan sumber daya manusia maupun dunia usaha. Hal ini disampaikan Anindya dalam diskusi Kadin bersama Gabungan Pengusaha Makanan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

"Jika kita berbicara kepentingan bangsa, terutama anak-anak sebagai generasi masa depan, dampaknya sangat jelas. Dari target 82 juta penerima, saat ini sudah menjangkau sekitar 55 juta anak. Ini sangat berarti karena kita menginginkan lebih banyak insinyur, doktor, guru, hingga atlet di masa depan. Inilah cikal bakalnya,” ujar Anindya

Anin mengungkapkan pemerintah telah menargetkan pembangunan 30 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG, dengan lebih dari 20.000 dapur di antaranya telah dibangun.

Dalam program tersebut, Kadin turut berpartisipasi dengan membangun sekitar 1.000 SPPG yang didukung oleh kontribusi anggota Kadin, dengan total nilai investasi diperkirakan mencapai Rp1,5 triliun hingga Rp2 triliun.

Baca: DPR Ketok Palu UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Buruh Sambut Kemenangan Bersejarah

“Program MBG ini merupakan pintu masuk strategis bagi penguatan ketahanan pangan nasional. Ujung dari ketahanan pangan adalah hilirisasi. Hilirisasi pertanian hanya masuk akal jika ada kepastian permintaan. Dengan MBG, kebutuhan pangan sangat nyata. Dari 52 juta penerima hari ini menuju 82 juta, artinya dibutuhkan sekitar 52 juta butir telur per hari, ayam, sayur-mayur, ikan, dan lainnya,” ucap Anin.

Anin menilai setiap daerah memiliki potensi protein unggulan masing-masing, sehingga program MBG mendorong keterlibatan daerah secara aktif. Pemerintah daerah dan pelaku usaha pun berlomba-lomba mendapatkan titik dapur MBG agar dapat berpartisipasi langsung.

Anin menyebutkan mayoritas dapur MBG masih dijalankan dengan pendanaan mandiri. Kadin turut bangga dapat menjadi bagian dari program MBG.

"Jika satu titik membutuhkan sekitar 50 tenaga kerja dan dikalikan 30 ribu dapur, berarti ada potensi penyerapan sekitar 1,5 juta tenaga kerja. Secara ekonomi, ini berpotensi menambah pertumbuhan PDB hingga 3,5 persen. Angka ini bukan angka kecil dan bisa menjadi salah satu motor pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Anin.

Baca: Komjen Herry Heryawan Resmi Jadi Kabaharkam Polri, Tegaskan Amanah dan Pengabdian

Anin juga menegaskan MBG membuka peluang besar bagi anggota Kadin di daerah dan asosiasi usaha, mulai dari pasokan ayam, telur, tahu, tempe, sayuran, buah-buahan, hingga susu. Selain itu, peluang juga terbuka di sektor hulu, cold chain, logistik pangan, koperasi, hingga pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Protein.

Sementara itu, Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional (BGN), Tigor Pangaribuan, yang hadir mewakili Kepala BGN Dadan Hindayana, menekankan tantangan utama BGN ke depan adalah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

“Target paling menantang bagi BGN adalah mencegah inflasi dan kelangkaan bahan pangan. Kami berharap Kadin, khususnya pelaku usaha di sektor pertanian dan peternakan, dapat memperbesar kapasitas produksi. Kebutuhan beras saja bisa mencapai 3 juta ton per tahun,” ujar Tigor.



Terkait
Hendry Munief Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Hendry Munief Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Purbaya Akui Merasa Berdosa Pangkas Dana Bagi Hasil unt
Dorong Pendidikan Vokasi, Hendry Munief Minta Pemerinta
Waduh... Menhaj Akui Hadapi Banyak "Titipan Kepentingan
Lainnya
Hendry Munief Soroti Informasi Piala Dunia 2026 Belum Terasa oleh  Masyarakat di Daerah
Hendry Munief Soroti Informasi Piala Dunia 2026 Belum Terasa oleh  Masyarakat di Daerah
Nadiem Revisi Draf Peta Jalan Pendidikan 2020-2035, Fra
Deretan Harta Kekayaan Menteri Baru Jokowi, Sandiaga Un
Perjalanan Musafir
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar