HUT RI ke-81, Polri Kirim 44 Truk Bantuan untuk Korban Gempa Flores
KANALSUMATERA.com - JAKARTA — Momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimanfaatkan Polri untuk memperkuat aksi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Senin (17/08/2026).
Polri secara serentak mengerahkan 44 truk dan satu mobil boks yang membawa berbagai kebutuhan dasar serta perlengkapan pendukung penanganan bencana. Bantuan tersebut berasal dari sejumlah wilayah dan selanjutnya diarahkan ke NTT untuk didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pengiriman bantuan tersebut merupakan bagian dari operasi kemanusiaan yang terus dilakukan Polri sejak gempa melanda wilayah Flores.
Baca: Monica Subastia Resmi Pimpin Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026-2030
“Di Hari Kemerdekaan ini, Polri serentak bergerak dari berbagai wilayah untuk membantu saudara-saudara kita di Flores. Yang kita kirim bukan hanya logistik, tetapi juga sarana pendukung seperti dapur lapangan dan water treatment agar kebutuhan masyarakat di pengungsian bisa segera ditangani,” ujar Trunoyudo.
Bantuan yang dikirim tidak hanya berupa bahan makanan. Sejumlah kebutuhan pengungsi seperti air mineral, makanan siap saji, susu, beras, mi instan, biskuit, popok, selimut, kasur, alas tidur, terpal, pakaian, obat-obatan dan perlengkapan kebersihan turut disiapkan.
Baca: MBG Dipercepat, Zulhas Prioritaskan Pesantren dan Wilayah 3T pada Tahap Awal
Polri juga mengerahkan berbagai peralatan pendukung, antara lain genset, tenda, perangkat komunikasi, sarana air bersih, kendaraan dapur lapangan serta unit water treatment untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak.
Bantuan Dikirim dari Sejumlah Polda
Dukungan tersebut berasal dari beberapa wilayah kepolisian. Polda Bali, misalnya, mengirim lima truk bantuan yang membawa ribuan kebutuhan dasar, termasuk air mineral, mi instan, biskuit, selimut, popok, susu dan kasur.
Baca: Mulai 1 Agustus 2026, Instansi Bisa Usulkan Pemberhentian PNS, PPPK, dan P3K Paruh Waktu
Sementara Polda Nusa Tenggara Barat mengerahkan delapan truk berisi air mineral, susu, makanan siap saji untuk dewasa dan balita, selimut, alas tidur, terpal, mi instan, roti serta biskuit. Kedekatan geografis NTB dengan NTT menjadi salah satu faktor yang mendukung percepatan pengiriman logistik.
Polda Jawa Tengah turut mengirimkan 10 truk dan satu mobil boks. Bantuan yang dibawa antara lain air mineral, susu bubuk, mi instan, popok, selimut, beras, minyak goreng, biskuit, gula, pakaian anak dan remaja, abon, genset serta sarung.
Baca: BGN Raih Opini WTP dari BPK, Laporan Keuangan Era Dadan Hindayana Dipuji DPR
Selain itu, Polda Metro Jaya mengerahkan 12 truk bantuan. Pengiriman dilakukan melalui dukungan transportasi udara dari Lanud Halim Perdanakusuma sebelum bantuan diteruskan menuju wilayah NTT.
Polda Jawa Timur juga menyiapkan sembilan truk dengan dukungan operasional berupa kendaraan dapur lapangan dan unit water treatment. Bantuan tersebut turut melibatkan personel Brimob, Ditpolairud serta tim psikologi untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak bencana.
Pengiriman bantuan dari Jawa Timur direncanakan menggunakan jalur laut karena membawa sejumlah kendaraan dan peralatan berukuran besar.
Baca: Sekolah Rakyat Jenjang SD Sepi Peminat, DPR Minta Pemerintah Evaluasi Sistem Asrama
Polri Pastikan Bantuan Disalurkan Sesuai Kebutuhan
Polri menyatakan distribusi bantuan akan dikoordinasikan bersama jajaran kepolisian di NTT agar logistik dan perlengkapan yang dikirim dapat segera diteruskan kepada masyarakat terdampak.
Baca: Utang Rp2,8 Triliun, Aset Perusahaan Udang Kaesang Tak Menutupi Liabilitas
Langkah tersebut menunjukkan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kepedulian dan gotong royong membantu warga yang sedang menghadapi bencana.
Pengiriman puluhan truk bantuan sekaligus sarana pendukung penanganan bencana menjadi bagian dari upaya Polri memastikan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak gempa Flores dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi.(SM)
