Monica Subastia Resmi Pimpin Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026-2030

Kanama Amar
Sabtu, 8 Agustus 2026 13:40:08

KANALSUMATERA.com - SURAKARTA – Monica Subastia resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026-2030 dalam rangkaian Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah di Surakarta, Jawa Tengah. Sabtu (08/08/2026).

Penetapan Monica dilakukan melalui Sidang Formatur yang digelar secara musyawarah mufakat di Hotel Dwangsa, Surakarta. Hasil sidang tersebut diumumkan Ketua Panitia Pemilihan (Panlih), Ni’matul Azizah, sekitar pukul 09.45 WIB.

Ni’matul Azizah menjelaskan, keputusan tersebut diambil setelah 13 anggota formatur melakukan pembahasan untuk menentukan sosok yang akan memimpin PPNA selama periode 2026-2030.

Baca: UU Reforma Agraria Disahkan DPR, Aturan Baru Penguasaan Tanah

“Dengan ditetapkannya ketua umum tersebut, proses pemilihan ketua umum oleh tim formatur telah dilaksanakan sesuai ketentuan organisasi,” tegas Ni’matul Azizah.

Setelah berita acara penetapan dibacakan, Monica Subastia bersama jajaran tim formatur diperkenalkan secara resmi kepada peserta Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah.

Baca: Gaji Hakim Naik, Mahkamah Agung Ajukan Tambahan Anggaran Rp7,92 Triliun

Dalam kesempatan tersebut, Monica menyampaikan harapannya terkait arah gerakan Nasyiatul Aisyiyah pada periode kepemimpinannya. Ia mengajak seluruh kader untuk memperluas kontribusi organisasi agar manfaat gerakan dapat dirasakan lebih luas.

“Harapan untuk Nasyiatul Aisyiyah ke depan, mari kita bawa obor ini untuk menyala tidak hanya di atas, tapi menerangi seluruh jagad Indonesia,” seru Monica Subastia di hadapan para kader.

Terpilihnya Monica sekaligus menutup salah satu agenda utama Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah. Ia akan menggantikan Ariati Dina Puspitasari dan memimpin organisasi tersebut selama empat tahun ke depan.

Baca: DPR Pertanyakan Alasan Eks Pejabat Pajak Hari Sih Advianto Ingin Jadi Hakim Agung

Kepemimpinan Monica juga menjadi bagian dari langkah Nasyiatul Aisyiyah dalam memasuki abad kedua sebagai organisasi perempuan Islam yang berkemajuan.

Raih Suara Tertinggi

Baca: MK Putuskan Anggaran MBG Dipisah dari Pendidikan Mulai APBN 2028

Sebelum ditetapkan sebagai ketua umum, Monica telah masuk dalam daftar calon tetap hasil Sidang Pleno III Tanwir Nasyiatul Aisyiyah pada Kamis malam (06/08/2026).

Dalam sidang tersebut, Monica memperoleh 174 suara dan masuk dalam 39 nama Calon Tetap. Selanjutnya, dalam forum Muktamar ke-15, ia meraih dukungan tertinggi dengan perolehan 725 suara.

Perolehan tersebut mengantarkan Monica menjadi sosok yang dipercaya memimpin PPNA untuk periode 2026-2030.

Baca: Mendagri Akan Bedah APBD Daerah yang Klaim Tak Mampu Bayar Gaji PPPK

Rekam Jejak Monica Subastia

Monica Subastia sebelumnya menjabat sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Tengah periode 2022-2026. Ia juga dikenal sebagai founder Komunitas Ruang Belajar Perempuan.

Baca: Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat Silaturahmi dan Bahas Pembangunan Daerah

Perempuan berusia 30 tahun tersebut berdomisili di Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Monica memiliki aktivitas sebagai pekerja lepas dengan ketertarikan pada bidang pemberdayaan komunitas, penelitian, dan pendidikan.

Dengan pengalaman tersebut, Monica kini mendapat amanah baru untuk memimpin PPNA dan mengarahkan gerakan organisasi perempuan muda tersebut dalam periode 2026-2030. (SM)



Terkait
BKSAP DPR-Kemenlu Selaraskan Arah Diplomasi Indonesa dan Sinergi Parlemen dan Eksekutif
BKSAP DPR-Kemenlu Selaraskan Arah Diplomasi Indonesa dan Sinergi Parlemen dan Eksekutif
Komisi IV Soroti Overkapasitas Kapal di Pelabuhan Muara
Pulihkan Pangan Nasional, Petani di Daerah Bencana Suma
KH Cholil Nafis Gantikan Prof Hasanudin sebagai Ketua B
Lainnya
Munas Usai, Kemenangan Akbar adalah Kemenangan HIPMI se-Indonesia
Munas Usai, Kemenangan Akbar adalah Kemenangan HIPMI se-Indonesia
Dinas P3APM Bentuk Kepengurusan FK PUSPA 2019-2024 Duku
Riset Oxford: Buzzer Indonesia Dibayar Rp1-50 Juta Giri
Gempa Dini Hari Ini - BMKG Catat Gempa M 3,2 Goyang Par
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Politik
Bawaslu Kampar Perketat Pengawasan Pemutakhiran Data Parpol PPP Semester II 2026
Bawaslu Kampar Perketat Pengawasan Pemutakhiran Data Parpol PPP Semester II 2026
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fr
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Pendidikan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanja
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak B
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Nasional
Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Puan Minta Kekuatan APBN Dikaji
Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Puan Minta Kekuatan APBN Dikaji
HUT ke-81 TNI Batal di Monas, Upacara Dipindah ke Mabes
UU Reforma Agraria Disahkan DPR, Aturan Baru Penguasaan
Hukum
Sebelum Jual Konten Asusila, Dua Pria di Bogor Ternyata Sempat Menganggur
Sebelum Jual Konten Asusila, Dua Pria di Bogor Ternyata Sempat Menganggur
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari