Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI untuk Suku Dayak Disesuaikan, Panglima Tindak Lanjuti

Kanama
Minggu, 30 Agustus 2026 20:30:20

KANALSUMATERA.com - Jakarta — Presiden Prabowo Subianto meminta agar proses perekrutan masyarakat Suku Dayak pedalaman menjadi prajurit TNI mendapat perhatian khusus. Arahan tersebut kini ditindaklanjuti Mabes TNI dengan mengevaluasi sekaligus menyesuaikan sejumlah persyaratan penerimaan prajurit. Minggu (30/08/2026).

Pembahasan mengenai rekrutmen masyarakat Dayak menjadi salah satu agenda yang dibicarakan Prabowo bersama jajaran pimpinan TNI dan sejumlah menteri dalam pertemuan di Hambalang, Sabtu (29/08/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menerima Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan, Menteri Pertahanan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Menteri Sekretaris Negara serta Sekretaris Kabinet.

Baca: Abu Anak Krakatau Meluas, 6 Bandara Ditutup Termasuk Husein Sastranegara

Salah satu fokus pembahasan adalah perkembangan penyesuaian persyaratan bagi masyarakat Suku Dayak pedalaman yang memiliki keinginan untuk mengabdi sebagai prajurit TNI.

Persyaratan Rekrutmen Jadi Sorotan

Baca: Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Realitas dan Keadilan Geografis

Arahan Presiden Prabowo berkaitan dengan aspirasi masyarakat Dayak yang sebelumnya disampaikan Panglima Jilah ketika bertemu dengan Presiden di Istana Merdeka.

Dalam aspirasi tersebut, masyarakat Dayak meminta adanya penyesuaian terhadap sejumlah ketentuan rekrutmen TNI-Polri agar kondisi adat dan kehidupan masyarakat setempat dapat turut dipertimbangkan.

Salah satu persoalan yang mencuat adalah aturan mengenai tato yang dalam sebagian masyarakat adat Dayak memiliki makna budaya tertentu. "Keinginan warga Dayak untuk masuk menjadi anggota TNI-Polri, persyaratannya disesuaikan kembali, misalnya penggunaan tato bagi suku adat," demikian keterangan yang disampaikan Sekretaris Kabinet terkait pembahasan tersebut.

Baca: Wabup Kampar Dorong PSEL Jadi Solusi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Pemerintah kemudian mulai mengevaluasi ketentuan tersebut agar kesempatan masyarakat Dayak untuk mengikuti proses seleksi prajurit tetap terbuka dengan mempertimbangkan karakteristik masyarakat adat.

TNI Siapkan Tindak Lanjut

Baca: DPR Soroti Temuan 995 Senjata di Sekolah, Desak Pengawasan Keamanan Pendidikan Diperketat

Mabes TNI menyatakan arahan Presiden akan ditindaklanjuti. Penyesuaian persyaratan diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat Dayak pedalaman yang ingin berkarier di lingkungan TNI.

Kebijakan tersebut bukan sekadar menyangkut proses penerimaan prajurit, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membuka kesempatan pengabdian kepada negara bagi masyarakat dari berbagai wilayah dan latar belakang.

Pembahasan di Hambalang juga tidak hanya berkaitan dengan rekrutmen prajurit dari Suku Dayak. Presiden turut membicarakan sejumlah persoalan lain bersama jajaran terkait, termasuk penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.

Baca: Putusan MK Tegaskan MBG Tetap Konstitusional, Pemerintah dan DPR Diminta Segera Pisahkan Anggaran

Dengan adanya arahan tersebut, proses penyesuaian persyaratan rekrutmen TNI bagi masyarakat Dayak kini memasuki tahap tindak lanjut. Pemerintah berharap kebijakan tersebut dapat mengakomodasi kondisi masyarakat adat tanpa mengabaikan standar dan kebutuhan organisasi TNI. (SM)



Terkait
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara
BKSAP DPR-Kemenlu Selaraskan Arah Diplomasi Indonesa da
Penyandang Disabilitas dan Lansia Segera dapat MBG, Tah
Pulihkan Pangan Nasional, Petani di Daerah Bencana Suma
Lainnya
Cuan PalmCo Makin Tinggi, Bukukan Laba Rp3, 48T atau Melonjak 84 Persen
Cuan PalmCo Makin Tinggi, Bukukan Laba Rp3, 48T atau Melonjak 84 Persen
Walikota Pekanbaru Luncurkan QRIS Bagi Pedagang Pasar T
Banyak Tiang Listrik PLN di Kuala Kampar, Pelalawan Tum
Di Pemda Kepri, KPK Temukan Banyak Ketidakberesan
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I