Menteri LH Dorong Istilah Pemulung Diubah Jadi Pekerja Pemilah Sampah

Kanama Amar
Senin, 10 Agustus 2026 16:59:08

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Menteri Lingkungan Hidup (LH) Mohammad Jumhur Hidayat mendorong perubahan istilah pemulung menjadi pekerja pemilah sampah. Usulan tersebut dinilai penting untuk memperkuat pengakuan terhadap peran mereka dalam sistem pengelolaan sampah di Indonesia. Senin (10/08/2026).

Jumhur menyampaikan usulan itu saat menghadiri peluncuran perlindungan sosial bagi sektor informal persampahan Indonesia di fasilitas RDF Rorotan, Jakarta Utara.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Baca: Arsip Pendidikan Gibran Tak Ditemukan di KBRI Singapura dan Australia

Menurut Jumhur, pekerja pemilah sampah memiliki posisi penting karena berada di bagian awal proses pengelolaan sampah. Mereka memilah berbagai jenis sampah sebelum masuk ke fasilitas pengolahan lebih lanjut.

"Bapak, Ibu, sekalian, saya tidak panjang lebar karena di sini ada sobat pemilah sampah, terima kasih. Kalau bisa, Pak Profesor Yassierli, pemulung kita ganti dengan pekerja pemilah sampah," kata Jumhur dalam sambutannya.

Baca: BMKG Petakan 20 Wilayah Berpotensi Hujan pada Senin 28 September 2026

Dorong Standar Kompetensi Nasional

Selain perubahan istilah, Jumhur juga mendorong agar pekerjaan pemilah sampah memiliki standar kompetensi yang jelas. Ia berharap kompetensi tersebut nantinya dapat diformalkan melalui Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

"Mudah-mudahan itu bisa SKKNI-nya dilakukan sehingga dan mereka berjasa karena mereka di front depan gitu ya, pemilah, dan itu yang paling dasar sebelum masuk ke tempat-tempat seperti ini," ujarnya.

Baca: Prabowo Tiba di Kalbar, Langsung Pimpin Penanganan Karhutla

Jumhur menilai keberadaan pekerja pemilah sampah tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka menjalankan pekerjaan yang berkontribusi langsung terhadap pengurangan dan pengelolaan sampah sejak dari tingkat paling dasar.

Ia bahkan menyebut para pekerja tersebut sebagai green collar workers karena memiliki peran dalam sektor pekerjaan yang berkaitan dengan lingkungan.

Baca: Hendry Munief Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan

"Jadi kita sebut green collar workers bagi mereka," lanjutnya.

Pekerja Pemilah Sampah Dapat Perlindungan Sosial

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyoroti pentingnya perlindungan bagi pekerja informal di sektor persampahan.

Baca: BGN Perketat Pengawasan Dapur MBG, CCTV Terhubung Pusat dan Cek Kesehatan Wajib

Menurutnya, pekerjaan di sektor tersebut memiliki risiko kecelakaan kerja sehingga perlindungan sosial menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.

Pemerintah memberikan potongan 50 persen untuk iuran jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM). Dengan kebijakan tersebut, iuran yang sebelumnya sebesar Rp16.800 per bulan menjadi Rp8.400.

Baca: Defisit APBN 2027 Berpotensi Melebar, Beban Program Baru Tekan Ruang Fiskal Pemerintah

"Teman-teman mendapatkan diskon 50 persen iuran jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Yang awalnya besaran iurannya Rp 16.800, berarti didiskon 50 persen tinggal Rp 8.400 sebulan," kata Yassierli.

Usulan perubahan istilah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan pengakuan, kompetensi, serta perlindungan bagi pekerja yang selama ini berperan dalam rantai pengelolaan sampah nasional. (SM)



Terkait
Pemerintah Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter Untuk Kapal 30-200 GT
Pemerintah Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter Untuk Kapal 30-200 GT
Syahrul Aidi Maazat Kecam Penghadangan UAS di Kutai Bar
Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Maazat Puji Pelaksanaan
Komisi IV Soroti Overkapasitas Kapal di Pelabuhan Muara
Lainnya
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Harus Jadi Perhatian dalam RUU Daerah Kepulauan
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Harus Jadi Perhatian dalam RUU Daerah Kepulauan
Kapolres Kampar Berikan Penghargaan Kepada Anggota Berp
Petugas Pertamina Gadungan Jual Selang LPG di Nias
Mantan Anggota DPRD Sumut Buronan KPK Menyerahkan Diri
Nasional
Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi Dorong TNI Jalankan Operasi secara Terencana dan Terpadu
Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi Dorong TNI Jalankan Operasi secara Terencana dan Terpadu
Prabowo Targetkan 70 Ribu Polisi Hutan, Rekrutmen 21 Ri
Prabowo Lantik Letjen Kristomei Sianturi sebagai Kepala
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda