Hendry Munief Dorong Penguatan Industri Film Nasional dan Konsolidasi Pembangunan Riau
KANALSUMATERA.com –Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS, Hendry Munief, menegaskan pentingnya peran pemerintah dalam mendorong kemajuan industri film nasional sebagai bagian dari penguatan sektor ekonomi kreatif. Di sisi lain, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pembangunan daerah, khususnya di Provinsi Riau.
Hal tersebut disampaikan Hendry Munief menjelang Rapat Paripurna DPR RI yang digelar di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Dalam keterangannya, Hendry menjelaskan bahwa Komisi VII DPR RI saat ini tengah menjalankan Panitia Kerja Kreativitas dan Distribusi Film Nasional (KDFN). Sebagai bagian dari upaya penguatan industri perfilman nasional, pihaknya telah melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta untuk melihat secara langsung perkembangan ekosistem perfilman di daerah tersebut.
Baca: Minta Masukan atas RUU Daerah Kepulauan, Hendry Munief: Harus Sesuai Aspirasi Daerah
Menurutnya, hasil kunjungan tersebut menunjukkan bahwa industri film memiliki prospek besar sebagai salah satu penggerak ekonomi kreatif nasional. Keberhasilan penyelenggaraan festival film internasional yang melibatkan puluhan negara menjadi bukti nyata potensi tersebut.
“Kami mengunjungi salah satu komunitas film di Yogyakarta yang menyelenggarakan festival film dan dihadiri oleh 40 negara. Ini menjadi satu terobosan yang cukup menarik dan Kementerian Ekonomi Kreatif memberikan dukungan untuk penyelenggaraannya,” ujar Hendry.
Baca: Gaji Hakim Naik, Mahkamah Agung Ajukan Tambahan Anggaran Rp7,92 Triliun
Ia menilai capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan industri film berbasis komunitas. Karena itu, dukungan pemerintah terhadap pelaku dan komunitas film di berbagai daerah perlu terus diperkuat.
“Kita berharap pada tahun-tahun selanjutnya ini bisa menjadi salah satu dorongan dan motivasi agar industri film nasional meningkat dengan sangat baik,” katanya.
Hendry mengungkapkan, dari berbagai kunjungan dan dialog dengan pelaku industri kreatif, masih banyak komunitas film di daerah yang membutuhkan perhatian lebih, baik melalui insentif maupun program pembinaan dari pemerintah pusat.
Baca: KRL Duri-Tangerang Terganggu, Motor Tertemper di Rawa Buaya Picu Keterlambatan
“Saya menemukan banyak sekali kawan-kawan komunitas film, baik di Jawa Barat maupun di Provinsi Riau. Mereka membangun komunikasi tentang bagaimana komunitas film ini perlu mendapatkan insentif dan mendapatkan dukungan dari kementerian,” jelasnya.
Selain menyoroti pengembangan industri kreatif, Hendry juga menyampaikan perkembangan penting terkait upaya konsolidasi pembangunan di Provinsi Riau. Ia mengungkapkan bahwa pada 8 Juni 2026 telah diluncurkan Forum DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Riau yang menghimpun seluruh anggota DPR RI dari Dapil Riau 1 dan Riau 2, lintas partai politik.
Baca: 15 Srikandi Polisi Militer Kawal Kirab Bendera Pusaka dari Monas Menuju Istana
Forum tersebut dibentuk sebagai wadah koordinasi dan sinergi guna memperjuangkan kepentingan masyarakat Riau secara lebih terintegrasi di tingkat nasional.
“Kami mencoba menyatukan seluruh fraksi dan seluruh partai yang ada di Provinsi Riau. Sebanyak 13 anggota DPR RI dari Dapil Riau 1 dan Riau 2 menjadi satu kesatuan dalam Forum DPR RI Dapil Riau,” ujarnya.
Peluncuran forum tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas Gubernur Riau, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, serta para bupati dan wali kota se-Riau. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan itu menjadi simbol kuatnya komitmen bersama dalam memperjuangkan pembangunan daerah.
Baca: Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah, Penguatan Antikorupsi Dinilai Harus Jadi Agenda Utama
“Ini menjadi ajang yang sangat luar biasa. Salah satu kesepakatan kami adalah pada 19 Juni mendatang akan bertemu dengan Menteri Keuangan untuk menyampaikan berbagai program yang diusulkan oleh bupati, wali kota, dan perangkat daerah di Provinsi Riau,” ungkapnya.
Melalui forum tersebut, Hendry berharap sinergi antara anggota DPR RI asal Riau, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota dapat membuka peluang lebih besar bagi masuknya program-program strategis yang didanai APBN Tahun Anggaran 2027.
Baca: APBN Dipastikan Biayai Sekolah Rakyat, Purbaya Tegaskan Dukungan Penuh Program Prabowo
“Mudah-mudahan kompaknya anggota DPR RI, gubernur, bupati, dan wali kota se-Provinsi Riau ini bisa membawa lebih banyak program APBN 2027 untuk masyarakat yang ada di Provinsi Riau,” pungkasnya. (SM)
