Hendry Munief Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi dan Evaluasi Serius KUR KIPK Industri

Mawardi Tombang
Senin, 26 Januari 2026 22:35:47
Hendry Munief MBA saat menyampaikan pandangannya

KANALSUMATERA.com - Jakarta — Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS, Hendry Munief, mengapresiasi capaian kinerja Kementerian Perindustrian sepanjang tahun 2025, khususnya keberhasilan Indonesia menempati posisi teratas di ASEAN dalam Manufacturing Value Added (MVA).

Namun demikian, ia menegaskan masih terdapat sejumlah catatan penting yang perlu menjadi perhatian serius pemerintah ke depan, terutama terkait pendidikan vokasi dan efektivitas penyaluran kredit industri.

Hal tersebut disampaikan Hendry Munief dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI bersama Kementerian Perindustrian, yang digelar pada Senin (26/1) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Hendry menyampaikan apresiasinya atas capaian MVA Indonesia yang mencapai USD 265,07 miliar, tertinggi di kawasan ASEAN.

“Kami menyampaikan apresiasi atas capaian Manufacturing Value Added, di mana Indonesia menempati posisi utama di ASEAN dengan nilai USD 265,07 miliar. Ini tentu kado yang sangat baik bagi negeri,” ujar Hendry Munief saat sesi mendengarkan pendapat para anggota komisi VII.

Baca: Guru Besar IPB Desak Dapur MBG Lebih Banyak Dikelola UMKM Bukan Oleh Elit dan Aparat

Meski demikian, ia menekankan pentingnya penguatan pendidikan vokasi industri sebagai solusi strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing. Hendry mencontohkan hasil kunjungan Komisi VII ke SMK Mitra Industri MM2100 serta Politeknik STTT Bandung, yang menunjukkan keberhasilan nyata konsep link and match antara pendidikan dan industri.

“Dari siswa SMK itu bahkan belum tamat, sudah 100 persen diminta oleh perusahaan industri. Begitu juga di Politeknik ST3 Bandung, dari 445 lulusan tahun 2025, sebelum diwisuda pun sudah 100 persen diterima industri,” urai Hendry Munief menjelaskan.

Menurut Hendry, fakta tersebut membuktikan bahwa pendidikan vokasi merupakan solusi konkret dalam menjawab kebutuhan tenaga kerja industri. Karena itu, ia mendorong agar model pendidikan vokasi serupa dapat diperluas ke daerah-daerah, termasuk di luar Pulau Jawa.

“Artinya kita perlu fokus bagaimana perusahaan industri benar-benar link and match dengan pendidikan vokasi,” tegasnya.

Baca: Pelunasan Biaya Haji Tahap Kedua Diperpanjang Hingga Akhir Januari 2026

Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Riau, Hendry menyoroti belum adanya pendidikan vokasi industri yang terintegrasi di Provinsi Riau. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Siak dan Kota Dumai, telah merencanakan pengembangan pendidikan vokasi, bahkan Universitas Riau direncanakan membuka Kampus Vokasi di Kota Dumai.

“Pertanyaan kami, bagaimana teknis dan percepatan dari Kementerian Perindustrian agar pendidikan vokasi ini betul-betul bisa segera diwujudkan dan menjadi solusi dalam menyiapkan SDM industri,” ujarnya.

Selain pendidikan vokasi, Hendry juga menyoroti kinerja Kredit Industri Padat Karya (KIPK) yang dinilainya masih menjadi “rapor merah” pada tahun 2025. Dari pagu anggaran sebesar Rp787 miliar, realisasi penyaluran hanya mencapai 2,09 persen atau sekitar Rp16,45 miliar.

“Kegagalan penyaluran KIPK ini perlu kita evaluasi serius. Kami memahami ada kendala sistem host-to-host perbankan, perbedaan tarif imbal jasa penjamin, hingga subsidi bunga yang hanya terealisasi 0,27 persen,” ungkap Hendry.

Baca: Pemerintah Dikritik Angkat SPPG sebagai PPPK, Koalisi Guru: Ini Menyakitkan!!!

Ia meminta Kementerian Perindustrian menyiapkan langkah mitigasi yang lebih konkret agar permasalahan tersebut tidak terulang pada tahun 2026.

“Kami ingin mendengar program mitigasi ke depan agar tahun 2026 penyaluran KIPK bisa jauh lebih baik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pelaku industri,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Hendry Munief menegaskan komitmen Komisi VII DPR RI Fraksi PKS untuk terus bersinergi dengan Kementerian Perindustrian dalam memperkuat sektor industri nasional.

Terkait
Pulihkan Pangan Nasional, Petani di Daerah Bencana Sumatera akan Digaji oleh Pemerintah
Pulihkan Pangan Nasional, Petani di Daerah Bencana Sumatera akan Digaji oleh Pemerintah
Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Berbasis Link
KH Cholil Nafis Gantikan Prof Hasanudin sebagai Ketua B
Menkeu Purbaya Sebut Ada Peluang Gaji ASN tahun 2026 Ba
Lainnya
Hingga Oktober 2022, Realisasi Pajak Hotel di Pekanbaru Capai Rp33,2 Miliar
Hingga Oktober 2022, Realisasi Pajak Hotel di Pekanbaru Capai Rp33,2 Miliar
Jokowi Pilih Listyo Sigit Calon Kapolri, Moeldoko: Untu
Mayat Di kebun Cabai, Polisi Temukan Gelas Plastik Beri
Bentrok Antar Warga, Tiga Rumah Dibakar
Nasional
Hendry Munief Soroti Informasi Piala Dunia 2026 Belum Terasa oleh  Masyarakat di Daerah
Hendry Munief Soroti Informasi Piala Dunia 2026 Belum Terasa oleh  Masyarakat di Daerah
Hendry Munief Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi dan Ev
Guru Besar IPB Desak Dapur MBG Lebih Banyak Dikelola UM
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Ekonomi
Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Swadaya Riau Melonjak Tembus Rp 3.544 per Kilogram
Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Swadaya Riau Melonjak Tembus Rp 3.544 per Kilogram
Belajar dari Sidomuncul, Hendry Munief Berharap Kemenpe
PHR Raih Asian Management Excellence Awards 2026 dari A
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Global
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia, Nilai Mencapai Rp 1.760 Trilliun
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia, Nilai Mencapai Rp 1.760 Trilliun
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB 2026, Berikut Tug
Entertainment
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Peserta BPJS Kesehatan Kabupaten Solok Apresiasi Pelaya