Guru Besar IPB Desak Dapur MBG Lebih Banyak Dikelola UMKM Bukan Oleh Elit dan Aparat

Mawardi Tombang
Jumat, 23 Januari 2026 21:36:53
Guru Besar IPB Didin Pekan Gizi Nasional BGN 2026

KANALSUMATERA.com - Jakarta - Dalam siniar bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dalam rangka memperingati Pekan Gizi Nasional 2026 Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor (IPB) Didin S. Damanhuri menekankan pentingnya dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dikelola oleh lebih banyak oleh UMKM.

"Catatan-catatan kritis dari masyarakat, misalnya SPPG itu kemarin masih dilaksanakan oleh berbagai yayasan, ada yang terkait dengan aparat, elit politik, dan macam-macam, mungkin nanti itu lebih baik memang UMKM pelaksananya, atau bahkan kantin sekolah," katanya, Jumat (23/1/2026).

Didin menegaskan pentingnya pemerintah mempersiapkan infrastruktur yang jelas dan transparan yang memungkinkan pelaku lokal untuk menyuplai bahan baku MBG.

"Entah itu untuk menyuplai beras, telur, daging, ikan, atau sayur. Desentralisasi menjadi penting untuk mengurangi ketimpangan dalam program ini, karena jika MBG dikelola publik dan UMKM, dampaknya bukan hanya pertumbuhan ekonomi, melainkan juga pemerataan," terang Didin lagi.

Menurutnya, skema pengelolaan dapur MBG oleh UMKM ini menjadi solusi yang tepat, baik bagi pemerintah maupun pelaku usaha kecil. Melalui tata kelola yang lebih baik, MBG dapat menjadi program yang berdampak besar pada sosial-ekonomi masyarakat Indonesia.

Baca: Kejagung Periksa 16 Saksi, Penyidikan Dugaan Korupsi MBG Terus Bergulir

"Kalau sebagian besar SPPG itu dipegang oleh publik atau masyarakat dengan UMKM yang menjadi pelaksananya, kantin-kantin sekolah dan lain sebagainya, maka nanti dampaknya bukan hanya pada pertumbuhan ekonomi, melainkan juga ke lebih adil dan merata. Para usaha, para penjual makanan misalnya, jadi win-win, semua happy," tuturnya.

Ia juga menegaskan, tanpa pembenahan tata kelola, MBG berisiko menjadi program besar dengan dampak sosial-ekonomi yang timpang, alih-alih menjadi instrumen keadilan dan pemerataan.

Sumber: Antara

Terkait
Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah, Penguatan Antikorupsi Dinilai Harus Jadi Agenda Utama
Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah, Penguatan Antikorupsi Dinilai Harus Jadi Agenda Utama
9 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK Sepanjang 2026, Pukat
PKS Soroti OTT Beruntun Bupati Kuansing dan Langkat, Mi
Waduh... Menhaj Akui Hadapi Banyak "Titipan Kepentingan
Lainnya
Asisten I Setdako Pekanbaru Pimpin Aksi Bersih Sampah dan Penutupan TPS Ilegal
Asisten I Setdako Pekanbaru Pimpin Aksi Bersih Sampah dan Penutupan TPS Ilegal
Baznas Siak Salurkan Limbako Bagi Mustahik Terdampak Co
Peduli Kabut Asap, Calsic Riau dan PT Capella Bagikan R
Luka Modric Raih Ballon d'Or 2018
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Nasional
Desa Adat Sade Lombok Dilalap Api, Ratusan Bangunan Rumah Sasak Tinggal Puing
Desa Adat Sade Lombok Dilalap Api, Ratusan Bangunan Rumah Sasak Tinggal Puing
Polda Riau Turunkan Tim Medis dan Trauma Healing untuk
Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, Riau Jadi Wilayah
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Global
HNW Desak Tekanan Internasional Diperkuat Usai Israel Tolak Proposal Damai BoP
HNW Desak Tekanan Internasional Diperkuat Usai Israel Tolak Proposal Damai BoP
Kevin Lamour Dipecat FIFA Usai Kritik Proyek Gianni Inf
Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Milik Teheran, Bantah
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan