Walau sudah Didukung Rudal MICA, Pemerintah Batal Beli Jet Tempur Mirage: Ini Alasannya
KANALSUMATERA.com - Jakarta - Indonesia mengambil langkah tegas dengan membatalkan sepenuhnya rencana akuisisi 12 unit jet tempur bekas Mirage 2000-5. Keputusan ini diambil meskipun paket pembelian tersebut sempat dinilai sangat menggiurkan karena menyertakan stok rudal MICA (Missile d’Interception, de Combat et d’Autodéfense) yang dikenal mematikan untuk pertempuran udara jarak dekat maupun menengah.
Alasan utama di balik pembatalan ini bukanlah keraguan atas kemampuan tempur pesawat, melainkan mitigasi risiko jangka panjang yang dinilai terlalu tinggi. Pemerintah menyadari bahwa mengoperasikan pesawat tua membawa beban logistik yang berat. Risiko kelangkaan suku cadang dan biaya perawatan (maintenance) yang diprediksi membengkak menjadi pertimbangan krusial.
Indonesia tidak ingin terjebak memiliki skuadron yang "gahar" di atas kertas namun memiliki tingkat kesiapan terbang (availability rate) yang rendah karena masalah teknis usia pakai.
Langkah ini menegaskan pergeseran prioritas belanja pertahanan yang lebih bijak. Anggaran negara kini difokuskan sepenuhnya untuk mendatangkan alutsista baru (brand new) seperti Rafale dan rencana pengadaan F-15EX.
Baca: Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munief Dorong Warga Aktif Sampaikan Aspirasi
Strategi ini dinilai jauh lebih efisien secara fiskal, menjamin siklus hidup alutsista yang panjang tanpa dihantui bayang-bayang keusangan teknologi dalam waktu dekat.
Sumber: Zona Jakarta
