Jokowi Pilih Listyo Sigit Calon Kapolri, Moeldoko: Untuk Kepentingan Lebih Besar

Mawardi Tombang
Rabu, 20 Januari 2021 17:27:58

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, menjelaskan beberapa alasan Presiden Joko Widodo atau Jokowi memilih Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri.

"Kriteria lah, kan semua ada kriteria. Kapasitas, kapabilitas, loyalitas, integritas, itu bagian dari semua itu. Jadi indikator-indikator yang dikenali dari awal itu memunculkan sebuah agregat. Dan dari agregat itu, seseorang akan dipilih," kata Moeldoko di kantornya, Rabu, 20 Januari 2021.

"Jadi bukan karena macem-macem. Jangan diartikan macem-macem," tambah Moeldoko.

Pengusungan Listyo, lulusan Akpol 1991, melompati sejumlah angkatan atau seniornya di Polri. Diketahui, sempat beredar sejumlah nama jenderal bintang tiga yang lebih senior yang diisukan menjadi Kapolri, yakni, Gatot Edhy Pramono (Akpol 1988), Boy Rafly Amar (Akpol 1988), Arief Sulistyanto (Akpol 1987), dan Agus Andrianto (Akpol 1989).

Baca: Sejumlah Gerbang Tol Dalam Kota Jakarta Ditutup, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif

Menurut Moeldoko, sebagai mantan Panglima TNI, senioritas tentu menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih pucuk pimpinan. Para senior itu, kata Moeldoko, tentu akan dipilih jika memenuhi kriteria yang disebutkan di atas.

"Pertanyaannya apakah tidak terpenuhi? Dalam konteks ini, tidak bisa dijelaskan secara matematika, karena penilaian itu bisa jarak dekat, jarak jauh. Penilaian itu bisa dari keseharian, dari pengalaman empirik yang terjadi selama ini. Penilaian itu holistik memperhatikan berbagai hal persyaratan yang tadi, psikologi, dan lain-lain," kata dia.

"Pasti Presiden sudah memikirkan untuk kepentingan lebih besar, maka ada pertimbangan-pertimbangan lain. Ini kan pilihan-pilihan. Pilihan pertama, pendekatan senioritas. Pilihan kedua, yang memenuhi beberapa persyaratan tadi," jelas dia.

Adapun Listyo saat ini masih menjalani fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI. Jika dinyatakan lolos, maka Listyo Sigit Prabowo akan dilantik menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis yang akan memasuki masa pensiun pada Februari nanti.

Baca: Hendry Munief Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Sumber: tempo.co



Terkait
MA Koreksi Kasus Timah: Kerusakan Lingkungan Rp271 Triliun Bukan Kerugian Negara
MA Koreksi Kasus Timah: Kerusakan Lingkungan Rp271 Triliun Bukan Kerugian Negara
Defisit APBN 2027 Berpotensi Melebar, Beban Program Bar
Dana Transfer Daerah Berpeluang Ditambah, Pemerintah Si
Waduh... Menhaj Akui Hadapi Banyak "Titipan Kepentingan
Lainnya
Bocah Pengemis Dituduh Mencuri Uang Rp8000 Milik Pedagang Pasar Kampung Lalang
Bocah Pengemis Dituduh Mencuri Uang Rp8000 Milik Pedagang Pasar Kampung Lalang
Malam Ketiga Wafatnya Ibunda UAS, Gubernur-Wagub Sumut
"Sumatera Prestige Cup 2019" Digelar di Takengon, Dinil
Remaja Korban Penganiayaan Oknum Polisi Akhirnya Mening
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Kriminal
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Penipuan Rp5,7 Miliar Diselidiki
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Penipuan Rp5,7 Miliar Diselidiki
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Polda Metro Bongkar Alur Dana Kerusuhan 27 Agustus, Akt
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik