Waduh... Menhaj Akui Hadapi Banyak "Titipan Kepentingan" di Balik Layanan Haji 2026

Mawardi Tombang
Jumat, 9 Januari 2026 12:11:33
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf atau Gus Irfan bersama Wamenhaj Dahniel Anzar Simanjuntak

KANALSUMATERA.com - Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Menhaj) mengakui adanya "titipan kepentingan" atas sejumlah layanan dan kebijakan Haji Indonesia tahun 2026.

Titipan itu pada proses penetapan layanan haji 2026—mulai dari akomodasi, konsumsi, hingga transportasi—tidak lepas dari berbagai tekanan kepentingan.

Pengakuan tersebut disampaikan Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf atau Gus Irfan saat menjelaskan dinamika persiapan layanan haji tahun 2026.

Menurut Menhaj, tantangan terbesar dalam proses ini bukan semata persoalan teknis, melainkan upaya menjaga integritas kebijakan di tengah banyaknya pihak yang ingin masuk dalam rantai penyediaan layanan.

“Memang dalam proses pelaksanaan penetapan persiapan akomodasi, konsumsi, dan transportasi ini banyak hal yang menjadi hambatan, terutama terkait dengan banyaknya pihak-pihak yang ingin memasukkan ‘titipan-titipan’ mereka untuk di Saudi kita pakai. Tapi prinsip kita tetap lurus. Kita harus akuntabel, dan transparan,” ujarnya dalam kegiatan Media Briefing: Outlook Penyelenggaraan Haji 1447 H/2026, Kamis (8/1/2026) di Jakarta.

Baca: Fadli Zon Dorong Indonesia Jadi Pusat Kebudayaan Dunia, Kekayaan Nusantara Jadi Modal Utama

Meski ada berbagai tantangan, pemerintah melalui Menhaj menyatakan progres penetapan akomodasi jamaah haji Indonesia sudah mendekati final. Menhaj menjelaskan, penyediaan tempat tinggal di Madinah telah mencapai sekitar 93 persen, sementara akomodasi di Makkah masih dalam tahap penyelesaian tetapi dipastikan akan rampung dalam waktu dekat.

“Transportasi sudah 100 persen, konsumsi sudah 100 persen, akomodasi Madinah sudah 93 persen, sementara akomodasi di Mekah belum terlalu signifikan. Tapi insyaallah dalam waktu seminggu kita pastikan akan bisa segera selesai,” ujar Menhaj.

Selain fokus pada akomodasi, pemerintah juga telah menyelesaikan penetapan transportasi dan konsumsi secara penuh. Hal ini memberi kejelasan bagi jamaah terkait rangkaian layanan inti mereka selama haji, termasuk jadwal penerbangan, penginapan, dan penyediaan makanan.

Dengan progres yang ada, pemerintah optimistis penyelenggaraan Haji 2026 akan berjalan lebih baik dan minim kendala dibanding tahun-tahun sebelumnya, serta tetap berpegang pada prinsip akuntabilitas dan transparansi.



Terkait
BMKG Petakan 20 Wilayah Berpotensi Hujan pada Senin 28 September 2026
BMKG Petakan 20 Wilayah Berpotensi Hujan pada Senin 28 September 2026
Abu Anak Krakatau Meluas, 6 Bandara Ditutup Termasuk Hu
Polda Metro Sebut Jakarta Tetap Aman, Aktivitas Warga B
Anggaran MBG Dipisah, Komisi X DPR Dorong Kesejahteraan
Lainnya
Pj. Sekda Kampar Hadiri Kunjungan Spesifik Komisi II DPR RI untuk Pengawasan BUMD dan Bank Lokal
Pj. Sekda Kampar Hadiri Kunjungan Spesifik Komisi II DPR RI untuk Pengawasan BUMD dan Bank Lokal
Pelatihan Jurnalistik Forum Jurnalis Remaja Kampar Hadi
Harimau Sumatera Dilaporkan Masuk ke Permukiman Warga S
Gandeng Investor Taiwan, Lampung akan Bangun Pabrik Gul
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Hukum
PC PMII Pekanbaru Kecam Dugaan Aktivitas Tak Pantas di Laksamana Muda Coffee, Desak Evaluasi Izin
PC PMII Pekanbaru Kecam Dugaan Aktivitas Tak Pantas di Laksamana Muda Coffee, Desak Evaluasi Izin
Dua Tahun Prabowo-Gibran, DPR Soroti Pemulihan Aset dan
BNNK Pelalawan Gandeng Tiga OPD Berdayakan Mantan Penya