Desa Adat Sade Lombok Dilalap Api, Ratusan Bangunan Rumah Sasak Tinggal Puing

Kanama
Minggu, 23 Agustus 2026 20:10:54

KANALSUMATERA.com - LOMBOK TENGAH — Kebakaran hebat melanda Desa Adat Sade di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (22/08/2026) malam. Permukiman tradisional Suku Sasak yang selama ini menjadi salah satu destinasi wisata budaya Lombok mengalami kerusakan parah.

Kobaran api membakar sebagian besar kawasan permukiman adat tersebut. Sejumlah bangunan yang sebelumnya menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sekaligus daya tarik wisata kini hanya menyisakan puing dan abu.

Dokumentasi pascakebakaran pada Minggu (23/08/2026) memperlihatkan warga mulai mendatangi lokasi untuk mencari dan mengais barang yang masih dapat diselamatkan. Sejumlah wisatawan asing juga terlihat menyaksikan kondisi Desa Adat Sade setelah kebakaran.

Baca: PW Mathla'ul Anwar Riau Audiensi dengan Menteri Koperasi, Undang Pembukaan Muswil 2026 di Pekanbaru

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.00 WITA. Api dengan cepat merambat karena banyak rumah tradisional di kawasan tersebut menggunakan material yang mudah terbakar, seperti kayu, bambu, bedek, serta atap ilalang.

Laporan ANTARA menyebut sekitar 120 bangunan di Desa Adat Sade terdampak kebakaran. Dalam peristiwa tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa.

Baca: Gaji Hakim Naik, Mahkamah Agung Ajukan Tambahan Anggaran Rp7,92 Triliun

Rumah Tradisional Suku Sasak Hangus

Kebakaran ini tidak hanya menghanguskan bangunan tempat tinggal warga. Sejumlah fasilitas pendukung kehidupan dan aktivitas masyarakat di kawasan adat juga ikut terdampak.

Desa Sade dikenal sebagai salah satu kawasan yang masih mempertahankan rumah tradisional dan berbagai warisan budaya masyarakat Sasak. Rumah-rumah tersebut memiliki karakter arsitektur khas dengan penggunaan material alami.

Baca: DPR Tetapkan Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman RI Periode 2026-2031

Kondisi itu membuat kobaran api lebih cepat meluas ketika kebakaran terjadi. Laporan mengenai penyebab pasti kebakaran hingga kini masih belum dapat dipastikan.

Desa Sade, Ikon Wisata Budaya Lombok

Baca: Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM

Sebelum kebakaran, Desa Adat Sade menjadi salah satu tujuan wisata budaya yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Kawasan ini dikenal karena masyarakatnya masih mempertahankan berbagai tradisi Suku Sasak, mulai dari rumah adat, kerajinan tenun hingga adat istiadat yang diwariskan lintas generasi.

Kebakaran tersebut membuat perhatian terhadap keberlangsungan Desa Adat Sade kembali mengemuka. Pemulihan kawasan nantinya tidak hanya menyangkut pembangunan kembali rumah warga, tetapi juga upaya menjaga karakter budaya dan identitas masyarakat Sasak.

Baca: Usai Pesan MenPAN-RB, Kepala BKN Ajak 6,7 Juta ASN Terus Mengabdi untuk Negeri

Pascakebakaran, warga mulai membersihkan lokasi dan mengumpulkan barang-barang yang masih tersisa. Suasana kawasan yang sebelumnya dipenuhi rumah tradisional kini berubah menjadi hamparan puing akibat kobaran api.

Musibah ini menjadi pukulan berat bagi masyarakat Desa Sade. Selain kehilangan tempat tinggal dan harta benda, warga juga menghadapi tantangan untuk mempertahankan warisan budaya yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan mereka. (SM)



Terkait
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Komisi IV Soroti Overkapasitas Kapal di Pelabuhan Muara
Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan untuk Penertiban Kawa
Lainnya
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Demokrat Kampar Tegaskan Solid dan Komit Dukung Kepemim
Presiden Jokowi Disebut Menginginkan FPI Dibubarkan
Tentara Israel Tembak Mati Gadis Palestina
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Nasional
Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi Dorong TNI Jalankan Operasi secara Terencana dan Terpadu
Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi Dorong TNI Jalankan Operasi secara Terencana dan Terpadu
Prabowo Targetkan 70 Ribu Polisi Hutan, Rekrutmen 21 Ri
Prabowo Lantik Letjen Kristomei Sianturi sebagai Kepala
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad