Polda Riau Turunkan Tim Medis dan Trauma Healing untuk Warga Terdampak Karhutla Kerumutan
KANALSUMATERA.com - Pelalawan — Polda Riau mengambil langkah penanganan di luar pemadaman api dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Tim kesehatan dan psikologi diterjunkan untuk membantu warga sekaligus petugas yang terdampak kondisi karhutla dan asap. Minggu (23/08/2026).
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi gangguan kesehatan, khususnya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), akibat paparan asap kebakaran.
Tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Riau melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap masyarakat serta personel yang berada di lokasi penanganan karhutla. Pelayanan kesehatan juga dilakukan dengan mendatangi warga secara langsung.
Baca: 10,67 Juta Orang Berebut Kerja, Pakar UGM Dorong Pendidikan Direvitalisasi
Kabid Dokkes Polda Riau AKBP dr Parluhutan Sitindaon mengatakan kesiapan fasilitas kesehatan di wilayah Kerumutan turut diperiksa untuk mengantisipasi apabila jumlah warga yang membutuhkan penanganan medis meningkat.
"Kami memastikan fasilitas kesehatan terdekat memiliki kesiapan apabila sewaktu-waktu terjadi peningkatan masyarakat yang membutuhkan penanganan. Ketersediaan ruang perawatan, oksigen, masker hingga obat-obatan sudah kami cek langsung," kata Parluhutan.
Baca: KPK Tegaskan Siap Lawan Gugatan Praperadilan Tersangka Suap Pegawai BPK Sumsel
Selain pemeriksaan kesehatan, Polda Riau juga memberikan dukungan berupa masker dan kebutuhan medis kepada warga serta petugas yang berada di lapangan.
Trauma Healing untuk Warga dan Petugas
Penanganan karhutla di Kerumutan juga menyasar kondisi psikologis masyarakat. Polda Riau mengerahkan 10 personel Bagian Psikologi Biro SDM untuk memberikan pendampingan psikologis dan trauma healing.
Baca: Sidang Praperadilan MBG, Kejagung Beber Dugaan Korupsi Picu Pemborosan Rp10,5 Triliun per Tahun
Pendampingan tersebut menyasar masyarakat terdampak, termasuk anak-anak, serta personel yang telah menjalani aktivitas pemadaman dalam kondisi yang cukup berat.
Karo SDM Polda Riau Kombes Winarko menjelaskan dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan. Kondisi tersebut juga dapat memengaruhi kehidupan sosial dan psikologis warga.
Baca: Korupsi Program MBG Meluas, Brigjen Polisi Jadi Tersangka Kasus Pengadaan Ompreng
"Kami hadir karena karhutla bukan hanya berdampak pada lingkungan, tetapi ada juga anak-anak yang kehilangan ruang bermain, orangtua yang cemas karena penghasilan terganggu akibat kebun yang terbakar dan tak bisa diolah, termasuk petugas di lapangan yang juga mengalami kelelahan fisik maupun psikis," ujar Winarko.
Dalam kegiatan tersebut, tim psikologi memberikan penguatan mental, teknik relaksasi, pendampingan psikologis, hingga trauma healing.
Penanganan Karhutla Tidak Hanya Padamkan Api
Baca: Anggota DPR Usulkan Pelatihan Calon Manajer Kopdes Tetap Berjalan Tanpa Latsarmil
Karhutla di Kerumutan menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian serius karena kebakaran terjadi di kawasan gambut. Berdasarkan laporan terkait penanganan di lapangan, luas lahan yang terbakar telah mencapai lebih dari 280 hektare.
Penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), pemerintah daerah, BNPB, BPBD, perusahaan, dan masyarakat.
Baca: Purbaya Buka Suara Terkait Pencairan JHT yang Dikenai Pajak, Janji Tinjau Aturan Bersama DJP
Polda Riau menilai pemulihan masyarakat harus menjadi bagian dari penanganan bencana. Karena itu, dukungan kesehatan fisik dan psikologis diberikan bersamaan dengan upaya pemadaman serta pencegahan meluasnya kebakaran.
"Pulih dari bencana itu butuh waktu. Tugas kami memastikan bahwa selama proses itu tidak ada yang merasa sendirian," tutup Winarko.
Polda Riau juga merencanakan pergerakan tim trauma healing ke sejumlah desa lain di Kabupaten Pelalawan yang masih terdampak karhutla dan mengalami kualitas udara buruk.
Baca: Hendry Munief : SNI Bukan Sekedar Sertifikasi, Melainkan Instrumen Kedaulatan Negara
Dengan langkah tersebut, penanganan karhutla di Riau tidak hanya diarahkan untuk mengendalikan api, tetapi juga memastikan kesehatan dan kondisi psikologis masyarakat tetap mendapat perhatian selama masa pemulihan. (SM)
