Hendry Munief Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Mawardi Tombang Amar
Sabtu, 15 Agustus 2026 10:35:54

KANALSUMATERA.com - JAKARTA — Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang memberikan perhatian besar terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.

Hal itu disampaikan Hendry menanggapi pidato Presiden Prabowo saat menyampaikan Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN 2027 beserta Nota Keuangan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Menurut Hendry Munief, ekonomi kerakyatan harus menjadi salah satu kekuatan utama ekonomi nasional. Sektor tersebut mencakup UMKM, pertanian, perkebunan, peternakan, kelautan, perikanan, koperasi dan ekonomi desa.

"Ekonomi kerakyatan tidak bisa dipisahkan dari persoalan biaya transportasi dan energi. Petani membutuhkan biaya angkut, nelayan membutuhkan bahan bakar, UMKM membutuhkan listrik untuk produksi. Ketika biaya energi dan transportasi tinggi, otomatis biaya produksi masyarakat juga ikut meningkat," ujar Hendry.

UMKM dan Ekonomi Desa Harus Naik Kelas

Baca: Komjen Herry Heryawan Resmi Jadi Kabaharkam Polri, Tegaskan Amanah dan Pengabdian

Hendry menilai kebijakan pemerintah untuk memperkuat UMKM dan ekonomi desa merupakan langkah tepat.

UMKM, menurutnya, tidak cukup hanya diberikan bantuan modal. Pelaku usaha juga membutuhkan akses pasar, teknologi, digitalisasi, pendampingan dan kemudahan dalam meningkatkan kualitas produk.

"Kalau UMKM kuat, petani kuat, nelayan kuat dan ekonomi desa bergerak, maka ekonomi nasional akan semakin kuat," katanya.

Hendry juga menilai penguatan koperasi di desa dapat membantu masyarakat meningkatkan posisi tawar, terutama petani, nelayan dan pelaku UMKM.

Energi Murah untuk Masyarakat

Baca: Nakhoda KM Virgo Jadi Tersangka, Polisi Dalami Pihak Lain

Hendry memberikan perhatian khusus terhadap kebijakan energi Presiden Prabowo. Menurutnya, energi sangat berkaitan dengan biaya produksi masyarakat. Karena itu, kebijakan BBM tepat sasaran dan pembangunan sumber energi baru harus diarahkan untuk melindungi masyarakat produktif.

"Yang kita dorong adalah subsidi yang tepat sasaran sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat produktif. Jangan sampai petani, nelayan atau UMKM yang menggunakan energi untuk mencari nafkah justru terbebani," ujar Hendry.

Ia juga mengapresiasi rencana pengembangan energi terbarukan, termasuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan elektrifikasi desa.

Menurut Hendry, listrik desa bukan hanya untuk penerangan, tetapi juga dapat menjadi penggerak ekonomi.

"Kalau listrik masuk ke desa, yang masuk bukan hanya penerangan. Yang masuk adalah peluang usaha. Ada pengolahan hasil pertanian, perikanan, usaha UMKM dan berbagai aktivitas ekonomi lainnya," jelasnya.

Baca: Hendry Munief: Konektivitas Antarpulau Jadi Isu Penting dalam RUU Daerah Kepulauan

Transportasi Menentukan Harga Produk Rakyat

Selain energi, Hendry menilai biaya transportasi juga sangat menentukan kesejahteraan masyarakat.

Petani membutuhkan transportasi untuk membawa hasil panen. Nelayan membutuhkan biaya untuk melaut dan membawa hasil tangkapan ke pasar. Begitu juga UMKM yang membutuhkan distribusi untuk menjual produknya.

"Kalau biaya transportasi lebih murah, produk masyarakat lebih mudah masuk pasar dan harga bisa lebih kompetitif," katanya.

Karena itu, Hendry berharap kebijakan RAPBN 2027 tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan biaya produksi masyarakat tetap terjangkau.

Baca: Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Realitas dan Keadilan Geografis

Menurutnya, perlindungan terhadap ekonomi rakyat merupakan bagian dari upaya membangun ketahanan ekonomi nasional.

"APBN harus hadir dalam kehidupan rakyat. Hadir di sawah petani, di laut bersama nelayan, di tempat produksi UMKM dan di desa-desa yang membutuhkan energi," tegas Hendry.

Ia menambahkan, jika UMKM tumbuh, petani dan nelayan semakin produktif, ekonomi desa bergerak serta biaya energi dan transportasi terkendali, maka ekonomi nasional akan memiliki fondasi yang semakin kuat.



Terkait
KRL Duri-Tangerang Terganggu, Motor Tertemper di Rawa Buaya Picu Keterlambatan
KRL Duri-Tangerang Terganggu, Motor Tertemper di Rawa Buaya Picu Keterlambatan
Purbaya Akui Merasa Berdosa Pangkas Dana Bagi Hasil unt
Kemenag Uji Coba Sistem Gaji Terintegrasi, Update Data
Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat
Lainnya
Pengurus I-MES Riau-Kepri Akan Dilantik Besok
Pengurus I-MES Riau-Kepri Akan Dilantik Besok
Prabowo berkemungkinan jadi Menteri, apa tanggapan Fadl
Ini Kata Ayat Cahyadi Terkait ASN Pemko yang Sudah Dipe
Awal 2019, Kapal Dengan Kapasitas di Bawah 5.000 GT Dil
Nasional
Cuaca 6 Provinsi Rawan Karhutla 10 Oktober 2026, Riau dan Sumsel Wajib Waspada
Cuaca 6 Provinsi Rawan Karhutla 10 Oktober 2026, Riau dan Sumsel Wajib Waspada
DPR Pertanyakan Pengawasan TNI, Markas Judol Bisa Berop
Perpres Ojol Resmi Terbit, Potongan Aplikator Maksimal
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Hukum
Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, Polisi Amankan 24 Orang dan Sita Narkoba
Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, Polisi Amankan 24 Orang dan Sita Narkoba
Bareskrim Bekuk Buron Impor HP Bekas Ilegal Senilai Rp2
Kajari Konawe Fachrizal Ditangkap, Kini Jalani Pemeriks
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Kriminal
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi, Ada Latihan Menembak
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi, Ada Latihan Menembak
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Presenter TVRI Papua Barat Tewas, Polisi Tetapkan Dua T