BKSAP DPR-Kemenlu Selaraskan Arah Diplomasi Indonesa dan Sinergi Parlemen dan Eksekutif

Mawardi Tombang
Jumat, 20 Februari 2026 11:38:12
Ketua BKSAP DPR Dr Syahrul Aidi Maazat Rakor dengan Kementerian Luar Negeri

KANALSUMATERA.com - Jakarta — Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen DPR RI (BKSAP) Syahrul Aidi Maazat, menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara diplomasi parlemen dan diplomasi eksekutif dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang semakin kompleks dan penuh tantangan.

Hal tersebut ia sampaikan usai Rapat Koordinasi BKSAP DPR RI dengan Kementerian Luar Negeri di Ruang KK II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/2/2026) lalu.

Rakor tersebut dihadiri pimpinan dan anggota BKSAP serta dari Kemlu dihadiri oleh Wakil Menteri Luar Negeri beserta Sekretaris Jenderal dan jajaran Kementerian Luar Negeri. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan arah dan prioritas diplomasi Indonesia ke depan, khususnya memasuki agenda internasional tahun 2026–2027.

Syahrul Aidi menjelaskan, koordinasi ini bertujuan memperkuat kesinambungan antara langkah-langkah diplomasi yang dijalankan pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri dengan peran aktif parlemen dalam forum-forum antar parlemen internasional.

“Kita berdiskusi tentang langkah-langkah diplomasi kita bersama, bagaimana diplomasi eksekutif yang dilakukan Kementerian Luar Negeri dapat disinergikan dengan diplomasi parlemen,” ujar politikus Fraksi PKS tersebut.

Baca: UU Reforma Agraria Disahkan DPR, Aturan Baru Penguasaan Tanah

Menurutnya, di tengah situasi geopolitik yang turbulen, Indonesia memerlukan pendekatan diplomasi yang inklusif, adaptif, serta mampu membaca dinamika global secara cepat. Ia juga mengapresiasi respons pemerintah dalam menyikapi berbagai isu internasional yang berkembang.

Dalam rapat tersebut, BKSAP memaparkan sejumlah agenda penting yang akan digelar Indonesia. Pada Juli 2026, Indonesia dijadwalkan menjadi tuan rumah ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) Caucus yang diharapkan memperkuat posisi strategis Indonesia dalam diplomasi kawasan Asean. Selain itu, Indonesia juga akan menyelenggarakan Indonesia-Pasific Parliamentary Partnership (IPPP) pada 2027 mendatang sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama parlemen dengan negara-negara Pasifik.

Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi fondasi penguatan diplomasi Indonesia yang lebih terintegrasi, sehingga peran Indonesia di berbagai forum internasional dapat semakin efektif, terarah, dan mencerminkan kepentingan nasional sekaligus komitmen terhadap perdamaian dunia.

Jakarta — Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen DPR RI (BKSAP) Syahrul Aidi Maazat, menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara diplomasi parlemen dan diplomasi eksekutif dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang semakin kompleks dan penuh tantangan. Hal tersebut disampaikan usai Rapat Koordinasi BKSAP DPR RI dengan Kementerian Luar Negeri di Ruang KK II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/2/2026).

Rapat tersebut dihadiri pimpinan dan anggota BKSAP serta Wakil Menteri Luar Negeri beserta Sekretaris Jenderal dan jajaran Kementerian Luar Negeri. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan arah dan prioritas diplomasi Indonesia ke depan, khususnya memasuki agenda internasional tahun 2026–2027.

Baca: Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Realitas dan Keadilan Geografis

Syahrul menjelaskan, koordinasi ini bertujuan memperkuatkesinambungan antara langkah-langkah diplomasi yang dijalankan pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri dengan peran aktif parlemen dalam forum-forum antar parlemen internasional. “Kita berdiskusi tentang langkah-langkah diplomasi kita bersama, bagaimana diplomasi eksekutif yang dilakukan Kementerian Luar Negeri dapat disinergikan dengan diplomasi parlemen,” ujar politikus Fraksi PKS tersebut.

Menurutnya, di tengah situasi geopolitik yang turbulen, Indonesia memerlukan pendekatan diplomasi yang inklusif, adaptif, serta mampu membaca dinamika global secara cepat. Ia juga mengapresiasi respons pemerintah dalam menyikapi berbagai isu internasional yang berkembang.

Dalam rapat tersebut, BKSAP memaparkan sejumlah agenda penting yang akan digelar Indonesia. Pada Juli 2026, Indonesia dijadwalkan menjadi tuan rumah ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) Caucus yang diharapkan memperkuat posisi strategis Indonesia dalam diplomasi kawasan Asean. Selain itu, Indonesia juga akan menyelenggarakan Indonesia-Pasific Parliamentary Partnership (IPPP) pada 2027 mendatang sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama parlemen dengan negara-negara Pasifik.

Kedua pihak juga sepakat untuk meningkatkan intensitas komunikasi dan koordinasi. Jika sebelumnya pertemuan dilakukan satu kali dalam setahun, ke depan direncanakan minimal setiap enam bulan dengan format yang lebih dialogis dan terbuka, sehingga substansi pembahasan dapat lebih mendalam dan responsif terhadap perkembangan global.

Bahas Perkembangan BoP

Baca: Guru PPPK Dapat Kepastian Status, Ketua DPD Soroti Peluang Jadi PNS 2027

Rakor tersebut turut membahas perkembangan Board of Peace (BOP) penghentian konflik Palestina. Syahrul Aidi menjelaskan bahwa inisiatif tersebut muncul setelah ratusan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menghentikan peperangan di Palestina dinilai belum efektif, terutama karena dinamika veto di Dewan Keamanan PBB.

Ia menyebut sejumlah negara seperti Mesir, Qatar, Arab Saudi, dan Yordania memandang perlunya melibatkan Amerika Serikat dalam upaya mendorong penghentian konflik.

“BoP menurut pemerintah Indonesia adalah opsi yang ada saat ini. Dalam kondisi darurat, kita memilih mudarat yang lebih ringan dengan harapan ada ruang untuk meredakan eskalasi kekerasan,” jelasnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina tetap konsisten. Pemerintah diingatkan untuk tidak melupakan perjuangan rakyat Palestina serta berbagai pelanggaran yang masih terjadi, termasuk di wilayah Tepi Barat.



Terkait
Kemhan Siapkan Satu Yon TP dan Dua Batalyon Komcad di Setiap Kabupaten/Kota
Kemhan Siapkan Satu Yon TP dan Dua Batalyon Komcad di Setiap Kabupaten/Kota
MA Koreksi Kasus Timah: Kerusakan Lingkungan Rp271 Tril
Zulhas Bantah Isu Pengadaan Kipas Kopdes Rp1,8 Triliun,
Hendry Munief Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi dan Ev
Lainnya
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Minta Pekerja Hotel dan Restoran Juga Divaksin
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Minta Pekerja Hotel dan Restoran Juga Divaksin
Sriwijaya Air Jatuh, Politikus Hanura Bersama Tiga Kera
Seluler Pakai Internet di Indonesia Paling Lambat Loadi
Pendiri Sinar Mas Meninggal Dunia
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Nasional
DPR Desak Pemerintah Fasilitasi Jemaah Umrah Batal Berangkat Akibat Penutupan Bandara Riyadh
DPR Desak Pemerintah Fasilitasi Jemaah Umrah Batal Berangkat Akibat Penutupan Bandara Riyadh
Kapolri Minta MUI Pusat Kaji Fatwa Haram Vape, Waspadai
Jaksa Agung dan Kapolri Bahas Penanganan Karhutla, Koor
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I