Tragedi KMP Virgo Transport 8, DPR Desak Kemenhub Perketat Uji Kelayakan Kapal

Kanama
Senin, 14 September 2026 10:06:13

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Komisi V DPR RI meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperketat pemeriksaan dan uji kelayakan kapal penyeberangan setelah insiden yang melibatkan KMP Virgo Transport 8.

Anggota Komisi V DPR RI Sudjatmiko menilai keselamatan penumpang dan awak kapal harus menjadi prioritas utama. Ia meminta perusahaan angkutan penyeberangan tidak hanya memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga memastikan kondisi kapal benar-benar aman sebelum berlayar.

Menurutnya, insiden KMP Virgo Transport 8 harus menjadi momentum untuk mengevaluasi sistem pengawasan serta pemeriksaan kelaikan kapal yang beroperasi di Indonesia.

Baca: Cuaca 6 Provinsi Rawan Karhutla 10 Oktober 2026, Riau dan Sumsel Wajib Waspada

“Jangan sampai kita baru berbicara soal kelayakan kapal setelah terjadi tragedi. Pengusaha kapal harus secara rutin melakukan pemeriksaan dan memastikan kapal benar-benar dalam kondisi layak dan aman sebelum berlayar,” ujar Sudjatmiko di Jakarta, Senin (14/09/2026).

Sudjatmiko juga menyoroti kapal-kapal yang telah berusia tua, termasuk kapal yang sebelumnya digunakan di negara lain sebelum kemudian dibeli dan kembali dioperasikan di Indonesia.

Baca: DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp158 Miliar Akhirnya Dibayarkan

KMP Virgo Transport 8 disebut merupakan kapal asal Jepang bernama Ferry Kurushima yang telah berusia cukup tua. Kapal tersebut sebelumnya dipensiunkan sebelum kemudian dibeli dan dioperasikan kembali di Indonesia, termasuk melayani rute Surabaya–Banjarmasin.

“Jangan asal membeli kapal hanya karena harganya murah atau secara teknis masih bisa dioperasikan. Yang paling penting adalah apakah kapal tersebut benar-benar memiliki kualitas dan kondisi yang layak untuk membawa masyarakat dalam pelayaran, apalagi untuk rute yang cukup jauh,” tegasnya.

Pemeriksaan Kapal Tak Boleh Sekadar Administratif

Baca: Orang Tua Penerima MBG Berpeluang Dapat Bedah Rumah dan Rumah Subsidi

Sudjatmiko meminta Kemenhub meningkatkan pengawasan terhadap kapal penumpang yang masih beroperasi. Pemeriksaan kelaikan, menurut dia, harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak berhenti pada pengecekan dokumen.

“Pengecekan dokumen maintenance dan Surat Layak Berlayar (SLB) itu bukan hanya persoalan administrasi. Pemeriksaan harus dibarengi dengan pengecekan fisik kapal secara menyeluruh. Alat keselamatan, alat pemadam kebakaran, kondisi engine atau mesin, dan seluruh komponen yang berkaitan langsung dengan keselamatan pelayaran harus benar-benar diperiksa dan dipastikan berfungsi dengan baik,” ujar Sudjatmiko.

Baca: KPK Tegaskan Siap Lawan Gugatan Praperadilan Tersangka Suap Pegawai BPK Sumsel

Ia menilai pemeriksaan fisik penting untuk memastikan kondisi kapal sesuai dengan dokumen dan standar keselamatan yang dipersyaratkan.

Dengan pemeriksaan tersebut, pemerintah dapat mengetahui secara langsung apakah peralatan keselamatan, mesin, hingga komponen penting lainnya masih berfungsi dengan baik.

“Pemerintah harus memastikan seluruh kapal penumpang yang masih beroperasi benar-benar layak. Kalau ada kapal yang tidak memenuhi standar keselamatan, jangan dipaksakan beroperasi sebelum dilakukan perbaikan dan dinyatakan lulus uji,” katanya.

Baca: Target IKN Nol Kemiskinan 2035, Otorita Gandeng PNM Perkuat Pembiayaan UMKM Lokal

Kapal Tua Jadi Sorotan

Selain meminta pemeriksaan diperketat, Sudjatmiko mendorong evaluasi terhadap kapal-kapal penumpang berusia tua. Kapal yang pernah dipensiunkan di negara asalnya juga dinilai perlu mendapat perhatian khusus ketika kembali digunakan untuk melayani penumpang di Indonesia.

Baca: Tunjangan Profesi Guru Kemenag Melonjak 700 Persen, Menag Sebut Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

Ia menegaskan keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama antara operator kapal dan pemerintah sebagai regulator.

Pengawasan yang konsisten dan transparan diperlukan agar masyarakat memperoleh kepastian bahwa kapal yang digunakan untuk perjalanan telah memenuhi standar keselamatan.

“Cek semuanya. Jangan menunggu terjadi kecelakaan baru dilakukan evaluasi. Pastikan setiap kapal yang beroperasi memang memenuhi standar keselamatan dan benar-benar lulus uji kelayakan,” pungkas Sudjatmiko.

Baca: Syahrul Aidi Apresiasi Putusan MK Soal Kuota Internet, Tegaskan Hak Konsumen Harus Dilindungi

Insiden kapal laut juga terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Pada Juli 2026, KM Nurul Salsa tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Dalam insiden tersebut, 58 orang dilaporkan selamat, tiga orang meninggal dunia, sementara 14 orang lainnya masih belum diketahui keberadaannya.

Baca: PKS Soroti OTT Beruntun Bupati Kuansing dan Langkat, Minta Praktik 'Ruang Gelap' Dihentikan

Data Mahkamah Pelayaran Kementerian Perhubungan mencatat terdapat 111 kecelakaan kapal sepanjang periode 2020 hingga 2026. Dari jumlah tersebut, tubrukan menjadi jenis kecelakaan terbanyak dengan 40 kasus atau 36 persen.

Kecelakaan tenggelam tercatat sebanyak 28 kasus atau 24 persen, kandas 24 kasus atau 22 persen, dan kebakaran sebanyak 20 kasus atau 18 persen. (SM)



Terkait
Selain Gandeng Meta, Anggota DPR Hendry Munief Minta Kemenekraf Gandeng Aplikator lainnya.
Selain Gandeng Meta, Anggota DPR Hendry Munief Minta Kemenekraf Gandeng Aplikator lainnya.
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Keca
Komisi V DPR Dorong Diskon Tiket Pesawat Lebaran 2026 C
Jaga Kedaulatan Negara, Komarudin Watubun Dorong Pemben
Lainnya
BMKG Peringatkan 9 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Warga Diminta Waspada
BMKG Peringatkan 9 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Warga Diminta Waspada
Perjuangan Samsuri Daris Berbuah Hasil, Perbaikan Jalan
Asisten II Buka Jambore BKMT Tingkat Kecamatan Marpoyan
Suhu Kota Medan Diprediksi Mencapai 32 Derajat Celcius
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Politik
Desakan Indonesia Keluar dari BoP Dinilai Perlu Dicermati, Ini Alasannya
Desakan Indonesia Keluar dari BoP Dinilai Perlu Dicermati, Ini Alasannya
Bawaslu Ingatkan Larangan Libatkan Anak dalam Kampanye
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarka
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Pendidikan
Pemkot Pekanbaru Bebaskan 59 Ijazah Siswa, Tahap 2 Segera Berjalan
Pemkot Pekanbaru Bebaskan 59 Ijazah Siswa, Tahap 2 Segera Berjalan
Perkuat Kualitas Pendidikan, UPT SDN 014 Batu Belah Gel
Syahrul Aidi Dorong Riset Kampus Jadi Acuan Utama Dasar