Drone Emprit Baca Sentimen Negatif atas Penggantian Kepala BGN: Ragukan Kompetensi Nanik S Deyang

Mawardi Tombang Amar
Kamis, 4 Juni 2026 14:42:51
Nanik S Deyang

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dari Dadan Hindayana kepada Nanik Sudaryati Deyang memicu perdebatan luas di ruang publik. Keputusan pemerintah tersebut menjadi sorotan setelah muncul berbagai pertanyaan terkait dasar pengangkatan kepala BGN yang baru, terutama menyangkut kompetensi akademik dan arah reformasi lembaga yang mengelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Berdasarkan analisis Drone Emprit, sentimen publik terhadap pergantian kepala BGN cenderung terbelah. Sebanyak 47,2 persen percakapan di media sosial bernada negatif, dengan banyak warganet mempertanyakan kapasitas Nanik Sudaryati Deyang di bidang gizi serta menilai pergantian tersebut lebih bernuansa politik dibandingkan pertimbangan teknokratis.

Data Drone Emprit menunjukkan bahwa dalam periode 2 hingga 3 Juni 2026, terdapat 3.134 artikel dan lebih dari 10.774 komentar yang membahas isu tersebut. Total percakapan aktif mencapai 11.711 diskusi yang tersebar di berbagai platform digital, termasuk Twitter, Facebook, Instagram, YouTube, dan TikTok.

Pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi, menilai bahwa respons publik tidak hanya berkaitan dengan latar belakang pejabat yang ditunjuk, tetapi juga menyentuh aspek kepercayaan terhadap institusi negara.

“Masyarakat khawatir perubahan ini justru mengaburkan transparansi, bukan memperbaiki tata kelola,” ujarnya dalam laporan resmi pada 4 Juni 2026.

Baca: Ribuan Warga Meranti Bekerja di Malaysia, Hendry Munief Dorong Solusi dari Kemenhan dan KKP RI

Program Makan Bergizi Gratis Jadi Sorotan

Kritik publik juga mengarah pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintah yang selama ini menjadi fokus Badan Gizi Nasional. Sejumlah warganet menilai program tersebut rentan terhadap penyimpangan dan mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh.

Sebagian masyarakat bahkan meminta penghentian sementara atau revisi total program MBG. Kekhawatiran tersebut muncul seiring dugaan lemahnya pengawasan dan potensi penyalahgunaan anggaran. Dalam berbagai percakapan digital, muncul pula peringatan bahwa BGN berpotensi menjadi “pelataran korupsi berikutnya.”

Meski demikian, tidak seluruh respons publik bernada negatif. Analisis Drone Emprit menunjukkan 50,5 persen sentimen secara keseluruhan justru berada pada kategori positif. Di media online, sentimen positif bahkan mencapai 81,3 persen.

Kelompok yang mendukung keputusan pemerintah menilai pergantian pimpinan BGN merupakan langkah tegas Presiden Prabowo Subianto dalam melakukan pembenahan kelembagaan. Mereka juga mengapresiasi langkah cepat aparat penegak hukum dalam mengusut dugaan korupsi yang terkait dengan pelaksanaan program MBG.

Baca: Hendry Munief Perjuangkan Kepulauan Meranti Masuk dalam RUU Daerah Kepulauan

Kejaksaan Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi MBG

Perkembangan terbaru semakin memperkuat perhatian publik terhadap BGN setelah Kejaksaan Agung menetapkan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana bersama Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis.

Penetapan tersangka dilakukan kurang dari 24 jam setelah pengumuman resmi pergantian kepala BGN yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Negara.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Syarief Sulaiman Nahdi, mengungkapkan bahwa penyidik telah mengantongi dua alat bukti yang dianggap cukup untuk menjerat ketiga tersangka menggunakan Pasal 603 dan Pasal 604 KUHP 2023.

Selain penetapan tersangka, aparat juga melakukan penggeledahan di kantor BGN pada dini hari. Operasi tersebut melibatkan empat kendaraan tim jaksa yang mendapat pengamanan dari personel TNI.

Baca: Hendry Munief Paparkan Urgensi Regulasi Khusus untuk Daerah Kepulauan Indonesia

Harapan terhadap Kepemimpinan Baru BGN

Di tengah derasnya kritik, sebagian kalangan tetap menaruh harapan terhadap kepemimpinan baru Badan Gizi Nasional. Mereka menilai Program Makan Bergizi Gratis masih memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia apabila dikelola secara transparan dan akuntabel.

“Jika kepemimpinan baru mampu memperbaiki sistem logistik dan akuntabilitas, program ini bisa menjadi tulang punggung pemenuhan gizi anak Indonesia,” kata Fahmi.

Pergantian pucuk pimpinan BGN kini menjadi lebih dari sekadar rotasi jabatan. Peristiwa ini mencerminkan dinamika antara tuntutan reformasi institusi, pemberantasan korupsi, dan kebutuhan menjaga kepercayaan publik terhadap program strategis nasional.

Publik pun menantikan langkah konkret Nanik Sudaryati Deyang dalam menjawab berbagai keraguan yang muncul. Apakah kepemimpinan baru akan membawa perubahan nyata bagi tata kelola Badan Gizi Nasional, atau justru memperpanjang polemik yang saat ini berkembang di ruang publik, masih menjadi pertanyaan yang akan diuji oleh waktu.

Baca: Syahrul Aidi Maazat Kecam Penghadangan UAS di Kutai Barat, Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama


Sumber: Sumbawanews.com

Terkait
Selain Gandeng Meta, Anggota DPR Hendry Munief Minta Kemenekraf Gandeng Aplikator lainnya.
Selain Gandeng Meta, Anggota DPR Hendry Munief Minta Kemenekraf Gandeng Aplikator lainnya.
Sosialisasi Empat Pilar dengan Perempuan Muhammadiyah,
Dari Festival Aspirasi BAM DPR RI, Revitalisasi Infrast
Pelunasan Biaya Haji Tahap Kedua Diperpanjang Hingga Ak
Lainnya
Tinjau Asia Heritage, Azwandi: Prokes Tetap, Ekonomi Harus Jalan
Tinjau Asia Heritage, Azwandi: Prokes Tetap, Ekonomi Harus Jalan
Puluhan Mahasiswa Memadati RS Bhayangkara Medan Untuk M
Cerita Perempuan Penyulam Tertua di Kota Pariaman
Ambruknya Toko Ritel Bukan karena Serbuan E-Commerce
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Politik
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Pendidikan
Bus Sekolah Gratis Resmi Beroperasi, DPRD Dorong Pemko Pekanbaru Perluas Jangkauan Rute
Bus Sekolah Gratis Resmi Beroperasi, DPRD Dorong Pemko Pekanbaru Perluas Jangkauan Rute
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Ak
Bunda PAUD Kampar Tinjau MPLS Ramah, Pastikan Sekolah A
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Nasional
BGN Raih Opini WTP dari BPK, Laporan Keuangan Era Dadan Hindayana Dipuji DPR
BGN Raih Opini WTP dari BPK, Laporan Keuangan Era Dadan Hindayana Dipuji DPR
Mendagri Akan Bedah APBD Daerah yang Klaim Tak Mampu Ba
Utang Program MBG Capai Rp1,6 Triliun, BGN Minta Maaf d