Mendagri Akan Bedah APBD Daerah yang Klaim Tak Mampu Bayar Gaji PPPK

Kanama Amar
Jumat, 17 Juli 2026 23:28:29

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan pemerintah akan meneliti secara menyeluruh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) milik pemerintah daerah yang mengaku tidak sanggup membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kamis (16/07/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan apakah daerah telah mengoptimalkan efisiensi anggaran dan menggali potensi pendapatan sebelum menyatakan tidak mampu memenuhi kewajiban pembayaran gaji pegawai.

"Kita ingin melihat daerah-daerah yang menyampaikan bahwa tidak mampu membayar gaji misalnya, entar dulu dong, kita akan bedah dulu APBD-nya. Sudah melakukan efisiensi belum?" kata Tito di kompleks parlemen, Jakarta.

Baca: Hunian Mewah Lapas Cibinong Dibongkar, Rieke Minta Bukti Fisik Diamankan

Tito menjelaskan, sejumlah daerah telah membuktikan bahwa efisiensi belanja mampu menciptakan ruang fiskal yang cukup besar. Salah satu contohnya adalah Kabupaten Lahat yang berhasil menghemat anggaran hingga Rp400 miliar melalui pengurangan belanja perjalanan dinas, biaya rapat, serta anggaran pemeliharaan yang dinilai berlebihan.

Dana hasil efisiensi tersebut kemudian dialihkan untuk memenuhi kebutuhan belanja pegawai, termasuk pembayaran gaji.

Baca: 8 Orang Hilang Saat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Polri dan Wartawan Gelar Doa Bersama

Selain melakukan efisiensi, Tito juga mendorong pemerintah daerah agar meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai inovasi pelayanan dan sistem pemungutan, tanpa menambah beban masyarakat.

“Ada yang bisa melakukan itu contohnya Walikota Pekanbaru di tahun sebelumnya PAD mereka Rp800 miliar, dengan kemudahan pembayaran pajak dan sistem retribusi dia permudah dan melakukan sosialisasi, itu bisa mendapatkan PAD Rp1,2 triliun, dapat tambahan Rp400 miliar. Otomatis dia akan lebih mudah untuk membayar pegawai maupun membuat program-program lain,” ujarnya.

Menurut Tito, apabila pemerintah daerah telah menjalankan efisiensi anggaran sekaligus berupaya meningkatkan PAD namun masih belum mampu membayar gaji PPPK, maka pemerintah pusat akan mempertimbangkan pemberian dukungan anggaran tambahan.

Baca: Mendagri Tito dan Menteri ATR Nusron Sepakati Integrasi Data BPHTB dan Pertanahan

“Kalau seandainya sudah dilakukan dua-duanya, mungkin perlu ada top up dari pemerintah pusat misalnya DBH, Dana Bagi Hasil yang mungkin belum izin oleh Kementerian Keuangan ya kita kita usulkan kepada Kementerian Keuangan untuk menjelaskan ke daerah itu supaya mereka bisa membayar pegawainya,” katanya. (SM)



Terkait
Putusan MK Tegaskan MBG Tetap Konstitusional, Pemerintah dan DPR Diminta Segera Pisahkan Anggaran
Putusan MK Tegaskan MBG Tetap Konstitusional, Pemerintah dan DPR Diminta Segera Pisahkan Anggaran
MBG Dipercepat, Zulhas Prioritaskan Pesantren dan Wilay
Syahrul Aidi Maazat Kecam Penghadangan UAS di Kutai Bar
Jaga Kedaulatan Negara, Komarudin Watubun Dorong Pemben
Lainnya
Ketua DPRD Bengkalis Ajak Anggota Dewan Berpihak ke Rakyat, Bukan Kepentingan Oknum
Ketua DPRD Bengkalis Ajak Anggota Dewan Berpihak ke Rakyat, Bukan Kepentingan Oknum
Honor Bagi Juru Dakwah di Pekanbaru Bakal Diberikan
Bersama Wagubri, PJ Bupati Kamsol Buka Gebyar IP-ICBS 2
Bencoolen Mall dan Komunitas Goro Bersihkan Pantai Dari
Kriminal
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polisi, Polda Metro Jaya Lakukan Penahanan
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polisi, Polda Metro Jaya Lakukan Penahanan
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di J
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Hukum
Dua Tahun Prabowo-Gibran, DPR Soroti Pemulihan Aset dan Integritas Penegak Hukum
Dua Tahun Prabowo-Gibran, DPR Soroti Pemulihan Aset dan Integritas Penegak Hukum
BNNK Pelalawan Gandeng Tiga OPD Berdayakan Mantan Penya
Tong Biru Berisi Rp 934 Juta Jadi Barang Bukti OTT Bupa
Politik
TOP dan JoinPKS Kampar, Syahrul Aidi Ajak Warga Bergabung dan Hadirkan Kebaikan untuk Indonesia
TOP dan JoinPKS Kampar, Syahrul Aidi Ajak Warga Bergabung dan Hadirkan Kebaikan untuk Indonesia
Survei PPI Ungkap Tiga Pejabat Berkinerja Terbaik, Amra
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan