Rapat Pansus Daerah Kepulauan, Hendry Munief Soroti Pesisir Riau dan Dorong Anggaran Afirmatif

Mawardi Tombang Amar
Rabu, 1 Juli 2026 20:24:54

KANALSUMATERA.com - Jakarta - Anggota Fraksi PKS DPR RI Dapil Riau 1, Hendry Munief MBA ditunjuk sebagai anggota Pansus RUU Daerah Kepulauan. Pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Selasa (30/6/2026) beliau menyampaikan sejumlah gagasan agar DPR RI melahirkan regulasi yang berpihak kepada daerah terpencil khususnya daerah kepulauan.

Pada rapat yang dihadiri oleh seluruh anggota Pansus Daerah Kepulauan dan sejumlah kepala daerah seperti Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Wagub NTB Hj. Indah Dhamayanti, Wagub Sulut J.Victor Mailangkay dan plt. Sekda Babel Fery Afriyanto.

Dalam rapat tersebut, Hendry Munief menyampaikan bahwa sejumlah daerah di Riau juga tergolong kepulauan terpencil, dan berada di daerah perbatasan yang tergolong dalam daerah 3T(Terluar, Terdepan dan Terpencil). Seperti Kepulauan Meranti, Bengkalis, Rohil, dan Indragiri Hilir.

"Saya berkeliling di dapil, miris kita melihat kondisi masyarakatnya. Ketergantungan mereka terhadap negeri jiran seperti Malaysia dan Singapura masih tinggi. Baik penjualan hasil komoditas, pekerjaan dan lain-lain. Sinyal seperti radio, televisi bahkan internet dari Indonesia dikalahkan oleh negara tetangga. Jalan layak, jembatan tidak ada. Harga sembako tinggi. Bahkan kondisi di Kabupaten Kepulauan Meranti dari data BPS adanya Kemiskinan Ekstrim," terang Hendry Munief dalam RDP tersebut.

Baca: DPR Pertanyakan Pengawasan TNI, Markas Judol Bisa Beroperasi di Rumah Dinas Cijantung

Terkait bagaimana perhatian dalam bentuk regulasi anggaran, Hendry Munief mengusulkan agar DPR RI merekomendasikan sistemnya adalah affirmative spending yaitu memberikan alokasi dana secara khusus dan lebih besar kepada kelompok atau wilayah tertentu yang dianggap tertinggal, kurang berkembang, atau memiliki keterbatasan struktural.

"Persoalan setiap daerah kepulauan itu berbeda dengan penanganan yang berbeda juga. Maka kita mengusulkan agar regulasi anggaran kita berdasarkan affirmative spending. Belanja disesuaikan dengan kebutuhan daerah tersebut. Dan sistem ini juga menyesuaikan dengan kondisi keuangan pemerintah pada setiap situasi. Namun tetap daerah kepulauan memiliki skala prioritas" terang Hendry Munief.

Panitia Khusus (Pansus) Daerah Kepulauan DPR RI dibentuk sebagai bagian dari fungsi legislasi dan pengawasan DPR. Pembentukan Pansus ini dilatarbelakangi oleh kesadaran bahwa daerah kepulauan memiliki tantangan yang berbeda dibandingkan wilayah daratan, baik dari sisi geografis, ekonomi, maupun pelayanan publik. Oleh karena itu, tujuan utama Pansus adalah mengkaji kebutuhan regulasi khusus yang dapat memberikan keadilan pembangunan bagi daerah kepulauan.

Selain itu, Pansus juga bertujuan untuk mendorong pemerataan pembangunan, mengidentifikasi persoalan strategis seperti konektivitas antar pulau, keterbatasan infrastruktur, serta kesenjangan ekonomi, sekaligus menghimpun aspirasi dari pemerintah daerah sebagai bahan perumusan kebijakan nasional.

Baca: Prabowo Lantik Budi Gunawan Jadi Wantimpres, PDIP: Selamat Bekerja

Dalam pelaksanaannya, Pansus menargetkan sejumlah output strategis, di antaranya penyusunan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah pusat terkait penguatan daerah kepulauan. Pansus juga diharapkan mampu menghasilkan naskah akademik dan/atau rancangan undang-undang yang secara khusus mengatur daerah kepulauan. Selain itu, Pansus menyusun peta permasalahan serta kebutuhan prioritas daerah kepulauan yang dapat dijadikan dasar dalam perencanaan pembangunan nasional, sekaligus merumuskan strategi pembangunan yang berbasis pada karakteristik wilayah kepulauan.

Melalui rapat dengar pendapat (RDP) dengan perwakilan daerah kepulauan, Pansus memperoleh berbagai masukan penting. Sejumlah daerah menyampaikan kendala utama berupa keterbatasan akses transportasi dan tingginya biaya logistik, yang berdampak pada mahalnya harga kebutuhan pokok. Selain itu, muncul tuntutan agar pemerintah pusat menyusun formula dana transfer yang lebih berpihak kepada daerah kepulauan, serta menghadirkan regulasi khusus yang mengakui keunikan wilayah tersebut.

Infrastruktur dasar seperti listrik, air bersih, dan jaringan telekomunikasi juga menjadi perhatian utama. Pansus mencatat seluruh aspirasi ini sebagai bahan dalam merumuskan rekomendasi dan langkah legislasi lanjutan guna memperkuat pembangunan daerah kepulauan di Indonesia.



Terkait
Prabowo Resmi Lantik Sarmuji Jadi Menteri Perindustrian Gantikan Agus Gumiwang
Prabowo Resmi Lantik Sarmuji Jadi Menteri Perindustrian Gantikan Agus Gumiwang
Guru PPPK Dapat Kepastian Status, Ketua DPD Soroti Pelu
Anggaran MBG Dipisah, Komisi X DPR Dorong Kesejahteraan
Pelunasan Biaya Haji Tahap Kedua Diperpanjang Hingga Ak
Lainnya
Semarak HUT Riau ke-69, 200 ASN Bappeda Ikuti Cek Kesehatan Gratis
Semarak HUT Riau ke-69, 200 ASN Bappeda Ikuti Cek Kesehatan Gratis
Hendry Munief Pimpin Rakor DPP PKS Wilayah Sumbagut, Si
Operasi Zebra 2019, Satlantas Polres Bengkalis Targetka
Tol 'Jalur Neraka' Siap Dioperasikan pada Juli 2019 Nan
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Pendidikan
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2026, Ini Prestasinya
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2026, Ini Prestasinya
Ahmad Yuzar Hadiri Grand Opening Kebun Raya Universitas
Mendikdasmen Siapkan Kebijakan Siswa Tak Otomatis Naik
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D