Dorong Pendidikan Vokasi, Hendry Munief Minta Pemerintah Perkuat Beasiswa hingga CSR Industri

Mawardi Tombang Amar
Minggu, 24 Mei 2026 10:50:35
Hendry Munief saat melakukan kunjungan ke AK Tekstil Solo beberapa hari lalu

KANALSUMATERA.com -
Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief MBA, menegaskan pentingnya dukungan pemerintah terhadap pendidikan berbasis vokasi dalam bentuk penyediaan beasiswa dan CSR dari perusahaan industri.

Hendry Munief menyoroti bahwa perhatian pemerintah terhadap pendidikan vokasi makin berkurang. Hal itu disampaikannya melalui keterangan resmi pada Ahad (24/5/2026). Dia mengungkapkan hal itu dapat terlihat dari pengurangan beasiswa bagi para mahasiswa pendidikan vokasi akhir-akhir ini.

Pendidikan vokasi katanya memiliki peran strategis dalam mencetak tenaga kerja terampil yang siap terjun ke dunia industri. Oleh karena itu, pemerintah dinilai perlu memperkuat berbagai aspek pendukung, mulai dari beasiswa hingga penyediaan sarana dan prasarana pendidikan.

"Saat melakukan kunjungan ke Akademi Komunitas (AK) Tekstil Solo beberapa hari lalu ternyata beasiswa mahasiswa yang sudah tidak ada lagi. Pendidikan vokasi harus menjadi prioritas karena langsung menjawab kebutuhan industri. Dukungan beasiswa dan fasilitas belajar menjadi kunci.” ujarnya.

Dorong Penguatan Beasiswa KIP dan PIP

Baca: Usai Dapat Amnesti Prabowo, Gus Nur Gugat Negara Rp3,4 Miliar, Jokowi Terancam Digugat

Hendry Munief juga mendorong pemerintah untuk memperkuat program beasiswa pendidikan vokasi, seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Indonesia Pintar (PIP). Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan minat generasi muda dalam memilih jalur pendidikan vokasi.

Dengan adanya dukungan beasiswa, diharapkan akses pendidikan vokasi semakin terbuka luas bagi masyarakat, khususnya dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

“Beasiswa seperti KIP dan PIP harus diperkuat agar semakin banyak anak-anak kita tertarik masuk sekolah vokasi,” katanya.

CSR Industri Harus Dukung Pendidikan

Selain itu, Hendry turut mendorong Kementerian Perindustrian agar mengarahkan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari pelaku industri ke sektor pendidikan vokasi. Bentuk dukungan tersebut dapat berupa penyediaan peralatan praktik, bantuan beasiswa, hingga jaminan kerja bagi lulusan.

Baca: Prabowo Hadir di Monas, Karnaval HUT ke-81 RI Resmi Dimulai

“CSR industri jangan hanya fokus pada kegiatan sosial umum, tetapi juga harus menyentuh pendidikan vokasi melalui bantuan alat, beasiswa, dan bahkan jaminan kerja,” tegasnya.

Pendidikan Vokasi Jadi Kunci Daya Saing
Hendry menambahkan, penguatan pendidikan vokasi merupakan langkah strategis dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di tengah persaingan global.

Ia menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia industri, dan lembaga pendidikan menjadi faktor utama dalam menciptakan ekosistem vokasi yang kuat dan berkelanjutan.

“Kalau kita serius membangun pendidikan vokasi, maka kita sedang menyiapkan masa depan tenaga kerja Indonesia yang lebih kompetitif,” pungkasnya.

Riau Punya Potensi Besar Kembangkan Vokasi

Baca: Putusan MK Tegaskan MBG Tetap Konstitusional, Pemerintah dan DPR Diminta Segera Pisahkan Anggaran

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Riau, Hendry menilai provinsi tersebut memiliki potensi besar dalam pengembangan pendidikan vokasi. Hal ini tidak terlepas dari banyaknya sektor industri yang beroperasi di wilayah tersebut.

Menurutnya, keberadaan industri di Riau dapat menjadi mitra strategis dalam mendukung pendidikan vokasi, baik melalui program pelatihan, penyediaan alat praktik, hingga penyerapan tenaga kerja.

“Riau punya basis industri yang kuat. Ini harus disinergikan dengan dunia pendidikan vokasi agar menciptakan SDM unggul,” jelasnya.



Terkait
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Gantikan Nanik Deyang
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Gantikan Nanik Deyang
Purbaya Akui Merasa Berdosa Pangkas Dana Bagi Hasil unt
Hendry Munief : SNI Bukan Sekedar Sertifikasi, Melainka
Komisi V DPR Dorong Diskon Tiket Pesawat Lebaran 2026 C
Lainnya
Diadang Asap, Susi Air Batal Terbang ke Karimun dari Pekanbaru
Diadang Asap, Susi Air Batal Terbang ke Karimun dari Pekanbaru
Polemik Tanya Jawab Ceramah UAS, Majelis Dakwah Islamiy
Waduh... Pasangan Remaja di Aceh Besar ini Kepergok Mes
Sempat Heboh, Berikut Informasi Tentang Gaji PNS
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Pendidikan
Syahrul Aidi Maazat Tekankan Kemandirian Ekonomi dan Transformasi Kurikulum Pesantren di Kampar
Syahrul Aidi Maazat Tekankan Kemandirian Ekonomi dan Transformasi Kurikulum Pesantren di Kampar
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung