Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah, Penguatan Antikorupsi Dinilai Harus Jadi Agenda Utama

Kanama Amar
Senin, 3 Agustus 2026 10:34:00

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto berencana kembali mengundang para gubernur, bupati, dan wali kota dari seluruh Indonesia ke Jakarta dalam waktu dekat untuk mengikuti rapat khusus. Pertemuan tersebut diharapkan tidak hanya membahas program nasional, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komitmen pemberantasan korupsi di lingkungan pemerintah daerah. Minggu (02/08/2026).

Rencana itu disampaikan Presiden saat menghadiri acara akad massal 62.000 unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi serta penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Dalam agenda tersebut, Presiden dijadwalkan memberikan arahan terkait Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI). Namun, sejumlah pihak menilai pertemuan itu juga perlu dimanfaatkan untuk membahas persoalan strategis lainnya, terutama upaya pencegahan korupsi di daerah.

Baca: Terungkap Modus Jual Beli Titik Dapur MBG, BGN Libatkan Kejaksaan Usut Dugaan Oknum Internal

Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), Herman Nurcahyadi Suparman atau Armand, menilai pemerintah pusat perlu menjadikan forum itu sebagai langkah awal melakukan pembenahan sistem pemerintahan secara menyeluruh.

Menurutnya, meningkatnya jumlah kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi menunjukkan perlunya reformasi yang lebih mendasar, bukan sekadar penindakan hukum.

Baca: BGN Temukan 414 Rekening SPPG Bermasalah, Rp311 Miliar Langsung Dikembalikan ke Kas Negara

"Yang paling penting adalah tindak lanjut terutama pada penataan sistemik struktural. Kalau bicara mau memberantas korupsi atau meningkatkan integritas kepala daerah, Presiden harus terdepan untuk melakukan pembenahan sistematis," kata Armand.

Data hingga akhir Juli 2026 mencatat sedikitnya 16 kepala daerah telah ditetapkan sebagai tersangka dalam berbagai perkara dugaan korupsi. Kasus-kasus tersebut meliputi suap proyek hingga dugaan pemerasan terhadap aparatur sipil negara.

Pandangan serupa disampaikan Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung. Ia berharap Presiden memberikan penegasan kepada seluruh kepala daerah agar menjalankan pemerintahan yang bersih serta meningkatkan komitmen dalam mencegah praktik korupsi.

Baca: Zulhas Bantah Isu Pengadaan Kipas Kopdes Rp1,8 Triliun, Sebut Angka Disalahartikan

"Yang jauh paling penting lagi adalah bagaimana arahan, penegasan, dan penguatan komitmen dari Presiden kepada seluruh Kepala Daerah untuk lebih sungguh-sungguh dan serius dalam melakukan pemberantasan korupsi dan membangun pemerintahan yang bersih," kata Doli.

Ia juga menilai penguatan komitmen tersebut perlu terus disampaikan karena kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah masih kerap terjadi.

Baca: Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes Mulai September, Pemerintah Diminta Jangan Persulit Warga

"Hal ini penting untuk diingatkan terus, karena belakangan ini hampir setiap minggu kita mendengarkan berita adanya Kepala Daerah yang terjerat dugaan korupsi," ujarnya.

Sementara itu, Armand menilai pembenahan sistem harus dimulai dari sektor politik, termasuk evaluasi terhadap regulasi yang mengatur partai politik dan penyelenggaraan pemilu. Menurutnya, tingginya biaya politik sejak masa pencalonan kepala daerah menjadi salah satu faktor yang berpotensi memicu praktik korupsi ketika pejabat terpilih mulai menjalankan pemerintahan.

Karena itu, ia menekankan bahwa penguatan integritas kepala daerah harus dibarengi dengan reformasi sistem politik dan tata kelola pemerintahan agar upaya pemberantasan korupsi berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. (SM)

Terkait
Utang Rp2,8 Triliun, Aset Perusahaan Udang Kaesang Tak Menutupi Liabilitas
Utang Rp2,8 Triliun, Aset Perusahaan Udang Kaesang Tak Menutupi Liabilitas
Perbatasan RI–Malaysia di Kaltara Dinilai Rawan, Umbu
Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan untuk Penertiban Kawa
KH Cholil Nafis Gantikan Prof Hasanudin sebagai Ketua B
Lainnya
Harga Sawit Riau Melonjak Naik Rp. 158,94/Kg Untuk Umur 10 Tahun Periode 14 - 20 Juli 2021
Harga Sawit Riau Melonjak Naik Rp. 158,94/Kg Untuk Umur 10 Tahun Periode 14 - 20 Juli 2021
Ini Catatan PAN ke Menkes Terawan soal Petisi Copot Jab
Ribuan Ubur-ubur Terdampar Di Pantai Sungai Pinang Sumb
BPJS Kesehatan Tak Lagi Gratis, Akan Ada Sistem Urunan
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Nasional
Bahlil Tanggapi Pujian Prabowo, Pilih Buktikan Kinerja Lewat Kerja Nyata
Bahlil Tanggapi Pujian Prabowo, Pilih Buktikan Kinerja Lewat Kerja Nyata
Monica Subastia Resmi Pimpin Nasyiatul Aisyiyah Periode
Pajak Marketplace Ditunda, Ekonom: UMKM Bisa Bernapas J
Olahraga
Wabup Misharti Buka Seleksi PORSENIJAR PGRI Kampar 2026, Dorong Sportivitas Guru
Wabup Misharti Buka Seleksi PORSENIJAR PGRI Kampar 2026, Dorong Sportivitas Guru
Bonus Rp27 Miliar Tak Kunjung Cair, Atlet dan Pelatih R
Pekanbaru Juara Umum O2SN Riau 2026, Borong 12 Medali d
Politik
Sudaryono Tegaskan SD Rusak Tak Terkait MBG, Sebut Perbandingan dengan Dapur SPPG Tidak Fair
Sudaryono Tegaskan SD Rusak Tak Terkait MBG, Sebut Perbandingan dengan Dapur SPPG Tidak Fair
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi 
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar