Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan Ikon Jakarta Dipadamkan
KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Suasana sejumlah kawasan utama Ibu Kota berubah gelap pada Sabtu malam, 19 September 2026. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan pemadaman lampu selama satu jam sebagai bagian dari peringatan Hari Ozon Sedunia sekaligus kampanye penghematan energi. Sabtu (19/09/2026).
Aksi pemadaman berlangsung mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB. Program ini menyasar sejumlah ruas jalan protokol dan arteri, gedung pemerintahan, serta ikon-ikon penting Jakarta.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Dudi Gardesi mengatakan, kegiatan tersebut dimaksudkan untuk mengingatkan masyarakat bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, termasuk penggunaan energi secara bijak.
Baca: Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara yang Terdampak Debu Vulkanik Anak Krakatau
"Melalui aksi satu jam ini, kami mengajak masyarakat membawa semangat hemat energi ke dalam kehidupan sehari-hari. Setiap orang dapat mengambil peran, baik di rumah, di tempat kerja, maupun di tempat usaha. Langkah sederhana yang dilakukan bersama dan secara konsisten akan memberikan manfaat yang lebih besar," ujar Dudi.
Sejumlah Jalan Jakarta Ikut Gelap
Baca: Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Pemadaman penerangan dilakukan di lima wilayah administrasi Jakarta. Beberapa ruas yang masuk dalam program tersebut antara lain Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka, Jalan Yos Sudarso, Jalan Daan Mogot, Jalan Kembangan Raya, Jalan Rasuna Said, hingga Jalan Perintis Kemerdekaan.
Selain penerangan jalan, sejumlah gedung dan fasilitas pemerintah juga ikut dalam aksi tersebut. Gedung milik swasta, pusat perbelanjaan, restoran, hotel, dan apartemen juga menjadi bagian dari program pemadaman sesuai ketentuan yang telah ditetapkan Pemprov DKI Jakarta.
Namun, fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, dan klinik dikecualikan dari pemadaman.
Baca: Abu Anak Krakatau Meluas, 6 Bandara Ditutup Termasuk Husein Sastranegara
Monas hingga Bundaran HI Tanpa Penerangan
Sejumlah ikon Jakarta turut dimatikan pencahayaannya selama 60 menit. Lokasi tersebut meliputi Monumen Nasional (Monas), Patung Arjuna Wiwaha, Bundaran Hotel Indonesia, Patung Pemuda, Patung Pahlawan, Patung Jenderal Sudirman, serta kawasan Balai Kota DKI Jakarta.
Baca: Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Realitas dan Keadilan Geografis
Pemprov DKI juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dengan mematikan lampu dan peralatan elektronik yang tidak diperlukan selama satu jam.
"Yuk, luangkan 60 menit dengan mematikan lampu di rumahmu dan ikut berkontribusi untuk kesehatan bumi!" tulis akun Instagram Pemprov DKI Jakarta @dkijakarta.
Pernah Hemat 75,18 MWh
Baca: Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM
Pemprov DKI Jakarta sebelumnya juga menggelar aksi pemadaman lampu dalam rangka Hari Lingkungan Hidup pada 13 Juni 2026.
Dalam kegiatan tersebut, tercatat penghematan listrik sebesar 75,18 MWh, dengan efisiensi biaya mencapai Rp108.693.752. Pemprov DKI juga memperkirakan aksi tersebut mampu mengurangi emisi sebesar 60,14 ton CO?e.
Baca: Terungkap Modus Jual Beli Titik Dapur MBG, BGN Libatkan Kejaksaan Usut Dugaan Oknum Internal
"Capaian itu menunjukkan bahwa keterlibatan pemerintah, pengelola gedung, pelaku usaha, dan masyarakat dapat menghasilkan penghematan energi yang terukur," jelasnya.
Melalui aksi pemadaman lampu Hari Ozon Sedunia 2026, Pemprov DKI Jakarta kembali mendorong keterlibatan masyarakat dalam membangun kebiasaan hemat energi.
"Dukungan masyarakat, pengelola gedung, dan pelaku usaha sangat berarti bagi gerakan ini. Mari membiasakan diri mematikan lampu dan peralatan elektronik ketika tidak digunakan. Dengan menggunakan energi sesuai kebutuhan, kita dapat menghemat biaya sekaligus ikut menjaga lingkungan Jakarta," tutup Dudi. (SM)
