Abu Anak Krakatau Meluas, 6 Bandara Ditutup Termasuk Husein Sastranegara

Kanama
Minggu, 6 September 2026 14:08:23

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau terus mengganggu aktivitas penerbangan. Sedikitnya enam bandara ditutup sementara demi menjaga keselamatan penerbangan. Minggu (06/09/2026).

Bandara Husein Sastranegara di Bandung menjadi bandara terbaru yang terkena dampak. Kementerian Perhubungan menyatakan operasional penerbangan di bandara tersebut dihentikan mulai pukul 12.00 WIB setelah hasil pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi paparan abu vulkanik.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan keputusan penutupan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari BMKG dan melakukan sejumlah pemeriksaan di beberapa bandara.

Baca: Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026-2031, Terpilih Lewat Musyawarah AHWA

"Dapat kami sampaikan update terakhir, sebagaimana kami menyampaikan pada pukul 09.30 tadi pagi bahwa pada pukul 09.30, berdasarkan informasi yang kami peroleh dari Badan Meteorologi, dan Klimatologi Geofisika, BMKG, kemudian kami menindaklanjuti dengan melakukan beberapa tes di beberapa bandara," kata Dudy dalam konferensi pers secara daring, Minggu (6/9/2026).

Sebelum Husein Sastranegara ditutup, lima bandara lainnya telah lebih dahulu menghentikan sementara aktivitas penerbangan. Kelima bandara tersebut yakni Bandara Radin Inten di Lampung, Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Pondok Cabe, serta Bandara Budiarto Curug di Tangerang.

Baca: Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM

"Pagi hari kami telah melakukan penutupan bandara, yaitu lima bandara: Radin Inten Lampung, Soekarno-Hatta Jakarta, Halim Perdanakusuma Jakarta, Pondok Cabe Jakarta, kemudian Budiarto Curug Tangerang," kata Dudy.

Menurut Dudy, pemeriksaan terhadap kondisi Bandara Husein Sastranegara pada siang hari menunjukkan adanya dampak abu vulkanik. Atas pertimbangan keselamatan, penerbangan di bandara tersebut kemudian dihentikan.

"Pada kondisi sekarang ini, kami ingin melakukan update kembali, berdasarkan informasi yang kami peroleh dengan melakukan tes, pukul 12.00 untuk Bandara Husein Sastranegara di Bandung terindikasikan bahwa sudah terdampak, sehingga pada pukul 12.00 Bandara Husein Sastranegara di Bandung kami nyatakan ditutup untuk penerbangan," tambahnya.

Baca: Ketua MPR Ahmad Muzani: MBG Bukan Sekadar Makanan, tapi Investasi Generasi Emas 2045

Kemenhub Minta Maskapai Utamakan Keselamatan

Kementerian Perhubungan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memantau perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Maskapai juga diminta tidak memaksakan penerbangan apabila kondisi ruang udara belum memungkinkan.

Baca: Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Gantikan Nanik Deyang

Imbauan tersebut disampaikan karena abu vulkanik dapat mengganggu keselamatan penerbangan sehingga kondisi atmosfer dan ruang udara harus dipastikan aman sebelum operasional kembali dilakukan.

"Dari informasi tersebut kami juga sampaikan kepada pihak airlines sebagai operator penerbangan untuk senantiasa mengedepankan keselamatan ya, dan keamanan dari penerbangan, memastikan bahwa setiap penerbangan atau setiap operasional berjalan dengan baik dan laik untuk dilakukan penerbangan. Tidak memaksakan penerbangan apabila kondisi tidak memungkinkan atau belum memungkinkan," imbuhnya.

Penutupan enam bandara ini menjadi bagian dari langkah mitigasi pemerintah menyusul meluasnya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. AirNav Indonesia juga terus memperbarui informasi aeronautika sesuai perkembangan kondisi di ruang udara.

Baca: Dorong Pendidikan Vokasi, Hendry Munief Minta Pemerintah Perkuat Beasiswa hingga CSR Industri

Situasi penerbangan masih dapat berubah mengikuti pergerakan abu vulkanik dan hasil pemantauan otoritas terkait. Penumpang yang terdampak disarankan memantau informasi terbaru dari maskapai maupun pengelola bandara sebelum melakukan perjalanan. (SM)



Terkait
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
BKSAP DPR-Kemenlu Selaraskan Arah Diplomasi Indonesa da
Hendry Munief Soroti Informasi Piala Dunia 2026 Belum T
Update Bencana Sumatera per 31 Desember oleh BNPB: Korb
Lainnya
Kades Empat Balai Kuok Dinilai Mahasiswa Tidak Profesional
Kades Empat Balai Kuok Dinilai Mahasiswa Tidak Profesional
Jikalau Harus Mudik Lokal, Hamdani Ingatkan Masyarakat
Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Menyembur 2.000 Meter
Fachruddin Panggabean Jabat Lurah Air Hitam Payung Seka
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Politik
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotri
Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gi
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Nasional
Abu Anak Krakatau Meluas, 6 Bandara Ditutup Termasuk Husein Sastranegara
Abu Anak Krakatau Meluas, 6 Bandara Ditutup Termasuk Husein Sastranegara
HNW Tegaskan Label ‘No Pork No Lard’ Bukan Jaminan
Hendry Munief Dorong Hilirisasi Kopi, Nilai Tambah Haru
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung