Bakom dan Kemendagri Selidiki Viral Makalah Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026

Kanama Amar
Kamis, 6 Agustus 2026 10:38:36

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Pemerintah mulai melakukan penelusuran terhadap beredarnya makalah yang mengusulkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai kandidat penerima Nobel Perdamaian 2026. Investigasi dilakukan setelah dokumen tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dan turut menyeret nama sejumlah lembaga pemerintah. Rabu (05/08/2026).

Makalah yang berjudul "Program Makan Gratis Hadiah Nobel Perdamaian 2026 oleh Badan Gizi Nasional Membangun Bisnis Cerdas untuk Industri Keamanan Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia" diketahui sempat diunggah pada laman papers.ssrn.com dan kemudian menjadi sorotan publik.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, M. Qodari, membenarkan bahwa pemerintah saat ini sedang menelusuri asal-usul serta proses penyusunan dokumen tersebut.

Baca: Korban KMP Mutiara Sentosa II Bertambah Jadi 238 Orang, Basarnas Masih Lanjutkan Operasi Pencarian

“Lagi investigasi,” kata Qodari di Kantor Bakom RI, Jakarta.

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga melakukan klarifikasi internal lantaran nama institusinya ikut disebut dalam dokumen yang beredar.

Baca: DPR Ingatkan Pemerintah Jangan Sepelekan ASN, Reformasi Birokrasi Harus Berbasis Kinerja

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Benni Irwan, mengatakan pihaknya sedang memastikan keaslian surat bernomor ND/KIE/001/I/2026 yang viral di media sosial dan dikaitkan dengan makalah tersebut.

“Ya itu kan tidak hanya dari kemendagri ya, ada beberapa lembaga yang ada di situ, terkait dengan kemendagri dari pagi kami sudah dapat informasi itu, sekarang lagi di klarifikasi, apakah itu memang kemendagri secara kelembagaan atau bagaimana, kemudian apakah surat yang disampaikan itu benar dari kemendagri atau apa kita pastikan dulu,” ujar Benni.

Selain memverifikasi dokumen, Kemendagri juga melakukan koordinasi dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Langkah itu dilakukan setelah muncul nama seorang pegawai yang dikaitkan sebagai bagian dari penyusunan makalah tersebut.

Baca: Sekolah Rakyat Jenjang SD Sepi Peminat, DPR Minta Pemerintah Evaluasi Sistem Asrama

Menurut Benni, hasil komunikasi dengan pihak IPDN memastikan bahwa lembaga tersebut tidak memiliki keterlibatan dalam penyusunan dokumen yang dimaksud.

"Saya sudah klarifikasi ke IPDN. Itu bukan dari IPDN. Kita sudah telepon Pak Rektor itu bukan dari IPDN," katanya.

Baca: Trik dan Tips Menyimpan Daging Kurban: Panduan Resmi dari Kemenkes dan Akademisi Indonesia

Ia menambahkan, proses klarifikasi juga dilakukan terhadap seorang staf di lingkungan Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) yang namanya tercantum dalam makalah.

"Tapi memang ada staf yang bernama Ashar itu di Dirjen Polpum. Nah itu yang tadi Pak Dirjen Polpum meminta klarifikasi secara internal Pak Akmal. Sejauh ini saya belum dapat hasil klarifikasi. Saya belum bisa update," imbuhnya.

Makalah yang mengaitkan Program Makan Bergizi Gratis dengan usulan Nobel Perdamaian 2026 sebelumnya menjadi viral setelah sejumlah akun media sosial membagikan cuplikan isi dokumen tersebut.

Baca: Hendry Munief : SNI Bukan Sekedar Sertifikasi, Melainkan Instrumen Kedaulatan Negara

Salah satu unggahan yang ramai diperbincangkan berasal dari akun X @Txtdariugm yang menampilkan potongan makalah beserta narasi mengenai usulan MBG sebagai kandidat Nobel Perdamaian.

Hingga kini, pemerintah masih menunggu hasil investigasi dan klarifikasi internal untuk memastikan keaslian dokumen, keterlibatan pihak-pihak yang namanya dicantumkan, serta validitas informasi yang beredar di ruang publik. (SM)

Terkait
Jelang Masuki Ramadan, Pemulihan Listrik di Aceh Berjalan Optimal
Jelang Masuki Ramadan, Pemulihan Listrik di Aceh Berjalan Optimal
Dari Festival Aspirasi BAM DPR RI, Revitalisasi Infrast
KH Cholil Nafis Gantikan Prof Hasanudin sebagai Ketua B
Menkeu Purbaya Sebut Ada Peluang Gaji ASN tahun 2026 Ba
Lainnya
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Pimpin Sertijab Pejabat Strategis, Perkuat Soliditas Satuan
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Pimpin Sertijab Pejabat Strategis, Perkuat Soliditas Satuan
Pembakaran Susi Air di Papua, Ini Penyebabnya Kata Wapr
Jambore BKMT Kecamatan Bukit Raya, Mulai dari Berzanji,
Faisal Basri Ingatkan Pemerintah soal Utang dari Surat
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Hukum
Hukuman Mati Koruptor Kembali Mengemuka, Yusril Tegaskan Sudah Diatur dalam UU Tipikor
Hukuman Mati Koruptor Kembali Mengemuka, Yusril Tegaskan Sudah Diatur dalam UU Tipikor
Eksepsi Dibacakan, Tim Hukum Rida K Liamsi Nilai Dakwaa
Tiga Pelaku Pembalakan Liar di Suaka Margasatwa Kerumut
Pendidikan
Kemensos Target Rekrutmen 8.300 Guru Sekolah Rakyat Tuntas September
Kemensos Target Rekrutmen 8.300 Guru Sekolah Rakyat Tuntas September
Pemko Pekanbaru Perluas Seragam Sekolah Gratis, DPRD In
LatihanĀ  Tingkat II Kwarran Bukit Raya Resmi Dibuka, G
Olahraga
Wabup Misharti Buka Seleksi PORSENIJAR PGRI Kampar 2026, Dorong Sportivitas Guru
Wabup Misharti Buka Seleksi PORSENIJAR PGRI Kampar 2026, Dorong Sportivitas Guru
Bonus Rp27 Miliar Tak Kunjung Cair, Atlet dan Pelatih R
Pekanbaru Juara Umum O2SN Riau 2026, Borong 12 Medali d
Politik
Sudaryono Tegaskan SD Rusak Tak Terkait MBG, Sebut Perbandingan dengan Dapur SPPG Tidak Fair
Sudaryono Tegaskan SD Rusak Tak Terkait MBG, Sebut Perbandingan dengan Dapur SPPG Tidak Fair
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke FraksiĀ 
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
Daerah
Pemko Gencarkan Edukasi Bahaya HIV/AIDS bagi Pelajar MAN 2 Pekanbaru
Pemko Gencarkan Edukasi Bahaya HIV/AIDS bagi Pelajar MAN 2 Pekanbaru
Delapan OPD Riau Borong Penghargaan Kearsipan, Bapenda
Misteri Kematian Dokter PPDS Unri di Siak Terungkap, Po
Ekonomi
Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Kawasan Industri demi Keseimbangan Semua Aspek
Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Kawasan Industri demi Keseimbangan Semua Aspek
Uji Kekuatan Tanah, Bandara SSK II Pekanbaru Pangkas Ja
Pasar Murah Pemprov Riau Sambangi Kampar dan Empat Keca