BGN Temukan 414 Rekening SPPG Bermasalah, Rp311 Miliar Langsung Dikembalikan ke Kas Negara

Kanama Amar
Jumat, 31 Juli 2026 19:12:24

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap hasil pemeriksaan terhadap ribuan rekening virtual account milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dari proses audit tersebut, ditemukan ratusan rekening yang mengalami anomali, sehingga dana senilai Rp311,2 miliar dikembalikan ke kas negara. Jumat (31/07/2026).

Kepala BGN, Sudaryono, menjelaskan temuan itu diperoleh setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap rekening virtual account yang digunakan dalam operasional program pemenuhan gizi.

"Nah, dalam proses pemeriksaan, ya, setelah kami ada di sini kami periksa semua gitu. Setelah kami periksa ribuan-ribuan rekening itu, kami menemukan semacam anomali," kata Sudaryono dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat.

Baca: BGN Larang Siswa Bawa Pulang MBG, Ini Alasan dan Batas Waktu Konsumsinya

Ia menjelaskan bahwa sebagian dana telah ditransfer dari pusat ke rekening virtual account dapur SPPG. Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan sejumlah rekening tersebut terhubung dengan dapur yang belum aktif beroperasi.

"Bahwa ada saldo rekening yang terkirim dari, terkirim dari pusat kepada rekening-rekening dapur yang dalam bentuk virtual account itu, ternyata rekening penampungan rekening dapur itu dapurnya either dapurnya itu belum beroperasi," lanjutnya.

Baca: BGN Perketat Pengawasan MBG, Siapkan Label Waktu dan Sanksi untuk Dapur

BGN melakukan pemeriksaan terhadap 27.469 SPPG yang saat ini telah beroperasi di berbagai daerah. Dari jumlah tersebut, ditemukan sebanyak 414 SPPG yang memiliki rekening virtual account dengan kondisi tidak sesuai.

"414 SPPG atau dapur yang rekeningnya itu kemudian rekeningnya either double atau rekeningnya dapurnya nggak ada atau dapurnya belum beroperasi," ujarnya.

Atas temuan tersebut, BGN memutuskan mengembalikan seluruh dana yang terindikasi bermasalah ke kas negara. Nilai pengembalian sementara mencapai Rp311.246.295.184 dan masih berpotensi bertambah seiring berlanjutnya proses penyisiran data.

Baca: Guru Bersertifikat Terancam Gagal Terima TPG, Status Dapodik Berubah Jadi Tendik

"Totalnya Rp 311,2 miliar kami kembalikan ke kas negara dari hasil penyisiran kami yang kami temukan sampai dengan saat ini dari 414 SPPG," ujarnya.

Sudaryono menegaskan bahwa BGN juga telah menyerahkan hasil temuan tersebut kepada aparat penegak hukum guna mendalami kemungkinan adanya unsur pidana dalam pengelolaan rekening virtual account tersebut.

Baca: Evaluasi MBG Difokuskan pada Validasi Penerima Manfaat dan Insentif SPPG yang Lebih Adil

"Kemudian kami juga melaporkan hal ini kepada penegak hukum, apakah adanya indikasi mens rea. Misalnya memang ada niat untuk nyuri, ada niat untuk korupsi, ada niat untuk nilep, ngentit apa tidak dan lain-lain kami serahkan kepada penegak hukum di Kejaksaan untuk diperiksa," kata Sudaryono.

Ia memastikan tidak ada pihak yang akan mendapat perlakuan khusus apabila terbukti terlibat, baik mitra pelaksana, pengelola SPPG, maupun oknum di internal BGN.

"Ya, tentu saja bagi dapur-dapur yang atau bagi dapur SPPG atau pihak-pihak manapun, mau mitra, mau siapa pun itu, termasuk juga adalah oknum-oknum yang ada di Badan Gizi ini tidak ada yang kebal hukum. Kami sampaikan semuanya kepada penegak hukum," sambungnya.

Baca: Usai Pesan MenPAN-RB, Kepala BKN Ajak 6,7 Juta ASN Terus Mengabdi untuk Negeri

BGN menegaskan proses verifikasi terhadap rekening virtual account dan operasional SPPG akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus memastikan penggunaan anggaran negara berjalan transparan dan akuntabel. (SM)



Terkait
Sosialisasi Empat Pilar dengan Perempuan Muhammadiyah, Hendry Munief Puji Kontribusi PW Aisyiyah
Sosialisasi Empat Pilar dengan Perempuan Muhammadiyah, Hendry Munief Puji Kontribusi PW Aisyiyah
BKSAP DPR-Kemenlu Selaraskan Arah Diplomasi Indonesa da
Jelang Masuki Ramadan, Pemulihan Listrik di Aceh Berjal
Pelunasan Biaya Haji Tahap Kedua Diperpanjang Hingga Ak
Lainnya
Kolaborasi DPR RI dan Pemkab Rohil, Sekolah Garuda Diusulkan untuk Tingkatkan SDM Pesisir Riau
Kolaborasi DPR RI dan Pemkab Rohil, Sekolah Garuda Diusulkan untuk Tingkatkan SDM Pesisir Riau
Resmikan Perkutaan Sitepu, Gubri Syamsuar: Riau Sangat
Jokowi Pilih Listyo Sigit Calon Kapolri, Moeldoko: Untu
Usai Turun Tahta, Eks Raja Malaysia Dikabarkan Akan Ber
Nasional
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi PNS
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi PNS
Peringatan Keamanan Arab Saudi Meningkat, Begini Kondis
Syahrul Aidi Fasilitasi Kerjasama Pemprov Riau dengan J
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Politik
Partai Buruh Tolak Ambang Batas Parlemen 5 Persen, Usul 1 Persen
Partai Buruh Tolak Ambang Batas Parlemen 5 Persen, Usul 1 Persen
Golkar dan PKS Dorong Parliamentary Threshold 5 Persen,
Golkar-PKS Bahas RUU Pemilu, Ambang Batas Parlemen 5 Pe
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Hukum
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Harus Jadi Perhatian dalam RUU Daerah Kepulauan
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Harus Jadi Perhatian dalam RUU Daerah Kepulauan
KPK Geledah Kementerian ATR/BPN, Bidik Bukti Kasus Suap
KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus Suap HGB Bogor, Ada Fahd
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat