Pemerintah Hentikan Latsarmil Manajer Kopdes, Pelatihan Diubah Usai Lima Peserta Meninggal

Kanama Amar
Rabu, 1 Juli 2026 00:16:54

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Pemerintah resmi menghentikan program Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP). Keputusan tersebut diambil setelah lima peserta dilaporkan meninggal dunia selama mengikuti pelatihan. Senin (29/06/2026).

Sebagai pengganti, pemerintah mengubah konsep pelatihan menjadi Latihan Pembekalan Bela Negara dan Manajerial yang lebih menitikberatkan pada pembentukan karakter, wawasan kebangsaan, serta peningkatan kemampuan manajerial dalam mengelola koperasi.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, mengatakan perubahan tersebut merupakan bagian dari evaluasi terhadap penyelenggaraan pelatihan.

Baca: Kapolri Minta MUI Pusat Kaji Fatwa Haram Vape, Waspadai Modus Baru Peredaran Narkoba Cair

"Kemhan melakukan penyesuaian pendekatan kegiatan. Terminologi dan pelaksanaan kegiatan saat ini diarahkan menjadi Latihan Pembekalan Bela Negara dan Manajerial, bukan Latsarmil lagi," kata Rico saat dikonfirmasi di Jakarta.

Seiring perubahan tersebut, sejumlah kegiatan yang bersifat taktis dan teknis militer tidak lagi menjadi bagian utama dalam pelatihan. Salah satunya adalah latihan menembak yang resmi dihapus dari kurikulum.

Baca: Sengketa Syarat Pendidikan Gibran di MK Memanas, Pasal PKPU Jadi Sorotan

"Dengan penyesuaian tersebut, kegiatan yang bersifat taktis dan teknis militer dikurangi, termasuk kegiatan menembak tidak lagi menjadi bagian dari pelaksanaan latihan saat ini," lanjut Rico.

Sebagai gantinya, peserta akan memperoleh pembekalan mengenai disiplin, kepemimpinan, kerja sama tim, tanggung jawab, wawasan kebangsaan, serta kemampuan manajerial yang relevan dengan tugas mereka sebagai pengelola koperasi.

Perubahan konsep pelatihan tersebut dilakukan setelah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memerintahkan evaluasi menyeluruh menyusul meninggalnya lima peserta selama mengikuti program.

Baca: Prabowo Minta Perda Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar Segera Direvisi

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pertahanan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, menegaskan evaluasi tidak hanya menyangkut materi pelatihan, tetapi juga aspek kesehatan peserta.

"Atas arahan Menteri Pertahanan, penyelenggara telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek kesehatan," ujar Ketut saat jumpa pers di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Sabtu (27/06/2026).

Baca: Kejagung Periksa 16 Saksi, Penyidikan Dugaan Korupsi MBG Terus Bergulir

Ke depan, pemerintah akan memperketat pemeriksaan kesehatan peserta sebelum pelatihan, menyesuaikan intensitas latihan fisik dengan kondisi masing-masing peserta, serta menerapkan metode pembelajaran yang lebih aman dan humanis.

Melalui perubahan tersebut, pemerintah berharap calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih maupun Koperasi Nelayan Merah Putih tetap memiliki kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, dan semangat bela negara tanpa harus mengedepankan pola latihan fisik bergaya militer. (SM)



Terkait
Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Penyelundupan 150 Kg Pasir Timah dalam Truk Ekspedisi
Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Penyelundupan 150 Kg Pasir Timah dalam Truk Ekspedisi
Sidang Praperadilan MBG, Kejagung Beber Dugaan Korupsi
Hendry Munief : SNI Bukan Sekedar Sertifikasi, Melainka
Tol Trans Sumatera Belum Selesai, Bapak ini Munculkan W
Lainnya
Misteri Kematian Dokter PPDS Unri di Siak Terungkap, Polisi Ungkap Hasil Forensik dan CCTV
Misteri Kematian Dokter PPDS Unri di Siak Terungkap, Polisi Ungkap Hasil Forensik dan CCTV
Pemko Pekanbaru Wajibkan Perusahaan dan ASN Membayar Za
Pedagang Dan Pengunjung Pasar Raya Solok Resah Karena B
Pemko Pekanbaru Usul Perekrutan 1.400 Tenaga P3K
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqi
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket