Prabowo Minta Perda Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar Segera Direvisi

Kanama
Minggu, 23 Agustus 2026 08:43:02

KANALSUMATERA.com - JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah daerah menyesuaikan peraturan daerah (Perda) yang masih memberikan ruang bagi pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Minggu (23/08/2026).

Arahan tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat koordinasi penanganan karhutla di Kalimantan pada Sabtu (22/08/2026). Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan solusi ketika membutuhkan lahan, tanpa harus menggunakan metode pembakaran.

Prasetyo menjelaskan, dalam rapat tersebut pemerintah membahas keberadaan sejumlah aturan daerah yang berkaitan dengan pembukaan lahan sebagai bagian dari praktik atau kearifan lokal.

"Tadi di dalam rapat juga disepakati bahwa yang yang pertama diminta untuk itu Perda tersebut kalau bisa dilarang, disesuaikan," ujar Prasetyo.

Baca: Perpres Ojol Resmi Terbit, Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen dan Jaminan Sosial Diatur

Menurut dia, penyesuaian regulasi diperlukan agar pembukaan lahan tidak menjadi pemicu kebakaran yang dapat meluas dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun masyarakat.

Pemerintah Siapkan Alat Berat

Selain meminta penyesuaian Perda, pemerintah juga menyiapkan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan pembukaan lahan. Salah satunya melalui penambahan alat berat seperti ekskavator.

"Kalau perkaranya adalah masyarakat kita membutuhkan untuk membuka lahan maka pemerintah akan hadir dalam bentuk yang lain dengan memberikan bantuan misalnya. Jadi ekskavator-ekskavator yang itu diperlukan untuk membuka lahan," ujar Prasetyo.

Baca: DPR Ingatkan Pemerintah Jangan Sepelekan ASN, Reformasi Birokrasi Harus Berbasis Kinerja

Presiden Prabowo, lanjut Prasetyo, telah memutuskan adanya penguatan atau penambahan alat berat untuk membantu masyarakat membuka lahan tanpa menggunakan api.

"Tadi juga sudah diputuskan oleh Bapak Presiden untuk nanti akan ada penguatan atau penambahan alat-alat berat untuk nantinya membantu masyarakat kalau ingin membuka lahan," jelasnya.

Kebijakan tersebut diharapkan menjadi alternatif bagi masyarakat sekaligus memperkuat upaya pencegahan karhutla, terutama di wilayah yang masih menghadapi persoalan kebakaran hutan dan lahan.

Pembukaan Lahan Tanpa Bakar Jadi Fokus

Baca: Syahrul Aidi Maazat Kecam Penghadangan UAS di Kutai Barat, Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Pemerintah kini mendorong perubahan pola pembukaan lahan agar tidak lagi mengandalkan pembakaran. Langkah ini dinilai penting karena aktivitas pembakaran dapat meningkatkan risiko kebakaran, khususnya ketika kondisi lingkungan kering.

Arahan Prabowo tersebut disampaikan setelah pemerintah meningkatkan penanganan karhutla di Kalimantan. Pemerintah juga menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat untuk mencegah kebakaran kembali meluas.

Dengan revisi aturan daerah serta dukungan alat berat, pemerintah berharap masyarakat tetap dapat membuka lahan dengan cara yang lebih aman dan tidak memperbesar potensi terjadinya karhutla. (SM)



Terkait
PKS Soroti OTT Beruntun Bupati Kuansing dan Langkat, Minta Praktik 'Ruang Gelap' Dihentikan
PKS Soroti OTT Beruntun Bupati Kuansing dan Langkat, Minta Praktik 'Ruang Gelap' Dihentikan
Pemerintah Hentikan Latsarmil Manajer Kopdes, Pelatihan
Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi: IMYF 2026 Perkuat Solidar
Penyandang Disabilitas dan Lansia Segera dapat MBG, Tah
Lainnya
Hendry Munief Soroti Informasi Piala Dunia 2026 Belum Terasa oleh  Masyarakat di Daerah
Hendry Munief Soroti Informasi Piala Dunia 2026 Belum Terasa oleh  Masyarakat di Daerah
Sekjen Golkar Pastikan KIB Tetap Solid, Akan Bahas Capr
Patut Dicontoh, Masyarakat Perawang secara Swadaya Bang
Anwar Abbas: Jangan Angkat Sukarno Lalu Injak Nabi Muha
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Hukum
Tong Biru Berisi Rp 934 Juta Jadi Barang Bukti OTT Bupati Klaten, KPK Ungkap Asal Uang
Tong Biru Berisi Rp 934 Juta Jadi Barang Bukti OTT Bupati Klaten, KPK Ungkap Asal Uang
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, T
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria