MBG Dipercepat, Zulhas Prioritaskan Pesantren dan Wilayah 3T pada Tahap Awal

Kanama Amar
Senin, 27 Juli 2026 19:31:39

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Pemerintah akan mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memprioritaskan pondok pesantren, sekolah berbasis agama, serta wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Kebijakan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) sebagai bagian dari skema percepatan distribusi program nasional tersebut. Minggu (27/07/2026).

Zulhas menjelaskan pelaksanaan MBG akan dilakukan dalam dua tahap. Pada tahap pertama, pemerintah akan memfokuskan layanan kepada pesantren, sekolah berbasis agama, dan wilayah 3T sebelum diperluas ke sasaran lainnya.

"Saya bikin dua tahap MBG. Satu bulan pertama, yang akan diprioritaskan adalah wilayah 3T dan sekolah berbasis agama, pondok-pondok. Ini sedang kami matangkan. Dalam satu sampai dua minggu ini, minggu ketiga saya akan paparkan kepada Bapak Presiden. Kalau disetujui, langsung berlaku," ujar Zulhas.

Baca: Punya Rekam Jejak Bela Israel, Syahrul Aidi Dukung MUI dan Forkomnas Tolak Konser Andrea Bocelli

Untuk mempercepat realisasi program, pemerintah juga tengah menyiapkan skema khusus bagi pondok pesantren. Melalui skema tersebut, pesantren tidak diwajibkan membangun dapur baru karena dapat memanfaatkan fasilitas dapur yang sudah tersedia di lingkungan pondok.

"Jadi pondok, sekolah-sekolah Islam, saya akan minta nanti gak usah bikin dapur. Dapurnya di sekolah saja, dapurnya di pondok saja agar ada percepatan. Gak usah memberi keuntungan kepada pihak lain. Pondok ya sudah, bangunnya di situ. Tinggal pengawasannya agar sehat dan bagus. Ini akan kita percepat bersama wilayah 3T," katanya.

Baca: Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara yang Terdampak Debu Vulkanik Anak Krakatau

Selain mempercepat layanan di pesantren dan daerah 3T, pemerintah juga akan melakukan penataan sekitar 8.000 titik layanan MBG baru di Pulau Jawa. Langkah tersebut diawali dengan pendataan ulang penerima manfaat agar distribusi program lebih tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih.

"Di Jawa ini ada lebih dari 8.000 titik baru. Kita akan data dulu. Selama ini ada SPPG yang mencari pelajar sehingga terjadi benturan dan berebut sasaran. Karena itu kami bentuk tim bersama Kementerian Pendidikan dan kementerian terkait untuk mendata jumlah murid secara akurat," jelasnya.

Pendataan tersebut juga akan menjadi dasar evaluasi terhadap sekolah yang dinilai belum membutuhkan layanan MBG sehingga alokasi anggaran dapat dialihkan ke daerah yang lebih membutuhkan.

Baca: Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Realitas dan Keadilan Geografis

Di sisi lain, Zulhas menegaskan pemerintah tetap memperhatikan masyarakat yang telah berinvestasi untuk mendukung pelaksanaan program MBG agar tidak mengalami kerugian akibat penyesuaian kebijakan.

"Saya tidak mau rakyat, masyarakat yang sudah ditunjuk dirugikan. Masyarakat yang sudah utang bank, yang sudah bekerja, yang sudah membangun, jangan sampai dirugikan. Formulasinya sedang kami siapkan," tegasnya.

Baca: Sekolah Rakyat Jenjang SD Sepi Peminat, DPR Minta Pemerintah Evaluasi Sistem Asrama

Ia menargetkan percepatan pelaksanaan MBG bagi pesantren dan wilayah 3T dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan. Sementara itu, penataan titik layanan MBG secara nasional ditargetkan rampung paling lambat dalam dua bulan.

"Yang berbasis agama dan yang 3T saya akan selesaikan satu bulan. Yang detail tadi paling lama dua bulan. Mudah-mudahan bisa lebih cepat," pungkas Zulhas. (SM)



Terkait
Selain Gandeng Meta, Anggota DPR Hendry Munief Minta Kemenekraf Gandeng Aplikator lainnya.
Selain Gandeng Meta, Anggota DPR Hendry Munief Minta Kemenekraf Gandeng Aplikator lainnya.
Jaga Kedaulatan Negara, Komarudin Watubun Dorong Pemben
Walau sudah Didukung Rudal MICA, Pemerintah Batal Beli
Ketua BKSAP DPR RI Kecam Tindakan AS Tangkap Presiden V
Lainnya
Usai Raker, PWI Kampar Promosikan Objek Wisata Danau Rusa
Usai Raker, PWI Kampar Promosikan Objek Wisata Danau Rusa
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Pekanbaru Tahun 2021 N
Nama Sandiaga Uno Disebut di Bursa Calon Ketua Umum PPP
Rasio KPMM Kurang dari 4 Persen, OJK Cabut Izin BPRS Sa
Pendidikan
Dewan Pendidikan Bengkalis Apresiasi Lomba Cerdas Cermat SD di Bantan
Dewan Pendidikan Bengkalis Apresiasi Lomba Cerdas Cermat SD di Bantan
80 Sekolah di Rohil Terima Revitalisasi, Disdikbud Tega
Wisuda Umri ke-31 Tahun 2026, 1.351 Lulusan Dikukuhkan,
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Politik
Bawaslu Ingatkan Larangan Libatkan Anak dalam Kampanye Politik, Ini Sanksinya
Bawaslu Ingatkan Larangan Libatkan Anak dalam Kampanye Politik, Ini Sanksinya
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarka
Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI di
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I