8 Orang Hilang Saat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Polri dan Wartawan Gelar Doa Bersama

Kanama
Jumat, 11 September 2026 18:08:23

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Upaya pencarian terhadap delapan orang yang hilang saat menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau terus dilakukan. Di tengah operasi pencarian, Polda Metro Jaya bersama Forum Wartawan Polri (FWP) Polda Metro Jaya menggelar salat Jumat dan doa bersama untuk keselamatan para korban. Jumat (11/09/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Satyahaprabu Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Doa bersama menjadi bentuk ikhtiar untuk berharap seluruh korban segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Dari delapan orang yang masih dalam pencarian, lima di antaranya merupakan jurnalis, sedangkan tiga lainnya adalah awak kapal yang berada dalam perjalanan terkait aktivitas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau.

Baca: Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan kegiatan doa bersama tersebut diinisiasi Ditreskrimum Polda Metro Jaya sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban dan keluarga yang tengah menunggu kabar.

"Kita sama-sama mendoakan semoga delapan orang, di mana lima di antaranya adalah rekan-rekan jurnalis dan tiga awak kapal, segera ditemukan dalam kondisi selamat," kata Budi.

Baca: Abu Anak Krakatau Meluas, 6 Bandara Ditutup Termasuk Husein Sastranegara

Menurut Budi, pencarian melibatkan berbagai unsur. Operasi tersebut dilakukan secara bersama-sama dengan BPBD, Basarnas, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal), Polda Banten dan insan pers.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin turut berharap proses pencarian segera membuahkan hasil. Ia juga menyampaikan doa bagi keluarga korban agar diberikan ketabahan.

"Harapan kita semuanya, saudara-saudara kita yang saat ini belum ditemukan bisa segera ditemukan dalam keadaan yang selamat dan sehat. Kemudian, keluarganya juga diberikan kesabaran dan kekuatan dalam menjalani cobaan ini," ujar Iman.

Baca: Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Turun Jadi 55,1 Persen

Doa Khusus untuk 8 Korban

Doa bersama dipimpin Ustadz Jauhari Akbar. Dalam kegiatan tersebut, pembacaan Surat Al-Fatihah dan doa keselamatan secara khusus ditujukan bagi lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hingga kini masih dicari.

Baca: Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Penyelundupan 150 Kg Pasir Timah dalam Truk Ekspedisi

"Al-Fatihah ini kita khususkan untuk delapan awak kapal, yang mana lima di antaranya adalah teman-teman jurnalis kita. Mudah-mudahan, dengan doa kita ini cepat ditemukan dan dalam keadaan sehat wal afiat," tutur Jauhari.

Selain doa bersama, pencarian di perairan lokasi kejadian juga terus diperkuat. Memasuki hari keempat operasi pencarian, Basarnas mengerahkan 13 kapal yang dibagi ke dalam empat sektor.

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan sejumlah unsur ikut dilibatkan dalam penyisiran, mulai dari kapal Basarnas, TNI AL, Polri hingga unsur pendukung lainnya.

Baca: Karyawan Akui Pinjamkan KTP dan ATM demi Uang, Sidang Korupsi Klaim BPJS Ungkap Modus Baru

"Untuk hari ini, kami menggerakkan 13 alutsista yang terbagi dalam empat sektor," kata Amrad di Pos SAR Marina Carita, Pandeglang, Banten.

Pencarian terhadap delapan orang yang hilang tersebut masih terus berlangsung. Sinergi antara unsur SAR, aparat keamanan, pemerintah daerah dan insan pers diharapkan dapat mempercepat proses penemuan para korban.

Baca: APBN Dipastikan Biayai Sekolah Rakyat, Purbaya Tegaskan Dukungan Penuh Program Prabowo

Doa dan operasi pencarian kini berjalan beriringan, dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan dan kembali berkumpul bersama keluarga dalam kondisi selamat. (SM)



Terkait
MBG Dipercepat, Zulhas Prioritaskan Pesantren dan Wilayah 3T pada Tahap Awal
MBG Dipercepat, Zulhas Prioritaskan Pesantren dan Wilayah 3T pada Tahap Awal
833 Dapur MBG Ditutup Permanen, Pemerintah Tegas Tak Be
Jelang Masuki Ramadan, Pemulihan Listrik di Aceh Berjal
Pegawai Program MBG Langsung Diangkat Jadi PPPK, Jangan
Lainnya
Hendry Munief Tekankan Pelaku UMKM Implementasikan Ekonomi Pancasila
Hendry Munief Tekankan Pelaku UMKM Implementasikan Ekonomi Pancasila
Sidang Perdana Penyuap Nurdin Basirun, KPK Hadirkan Her
Pengganguran di Kota Lhokseumawe Capai Puluhan Ribu Ora
Konsep 'Darul Abdi Wa Syahadat' yang Diusung Muhammadiy
Kriminal
Tiga Pegawai Pemkab Jayawijaya Tewas Ditembak KKB Saat Jalankan Tugas
Tiga Pegawai Pemkab Jayawijaya Tewas Ditembak KKB Saat Jalankan Tugas
BNN Usul Vape Dilarang Total, Temuan Narkoba Cair Jadi
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecat
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Politik
Demokrat Ketambahan Kader Baru, Aldi Taher dan Andry Hakim Resmi Bergabung
Demokrat Ketambahan Kader Baru, Aldi Taher dan Andry Hakim Resmi Bergabung
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat M
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotri
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan