Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Penyelundupan 150 Kg Pasir Timah dalam Truk Ekspedisi

Kanama Amar
Minggu, 9 Agustus 2026 08:16:11

KANALSUMATERA.com - JAKARTA — Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya mengungkap dugaan penyelundupan pasir timah seberat sekitar 150 kilogram yang diangkut menggunakan truk ekspedisi dari wilayah Bangka Belitung. Sabtu (08/08/2026).

Pengungkapan tersebut bermula dari informasi mengenai dugaan pengiriman pasir timah menuju Jakarta melalui Pelabuhan Pelni Tanjung Priok, Jakarta Utara. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sebuah kendaraan ekspedisi yang membawa muatan kayu sengon.

Truk tersebut diketahui memiliki tujuan pengiriman ke wilayah Jawilan, Kabupaten Serang, Banten. Saat pemeriksaan dilakukan, petugas menemukan tiga karung yang diduga berisi pasir timah dan disembunyikan di sejumlah bagian kendaraan.

Baca: Hendry Munief Dorong Hilirisasi Kopi, Nilai Tambah Harus Naik: Petani dan Pengusaha harus Untung

Satu karung ditemukan di bawah kursi pengemudi. Sementara dua karung lainnya berada di bagian atas truk, ditutup terpal dan disamarkan di antara muatan kayu sengon.

Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya AKBP Ardhie Demastyo mengatakan, pengungkapan dilakukan setelah polisi menindaklanjuti informasi mengenai dugaan pengiriman pasir timah dari Bangka Belitung.


"Kami menindaklanjuti informasi yang kami terima terkait adanya dugaan pengiriman pasir timah dari wilayah Bangka Belitung menuju Jakarta. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap kendaraan ekspedisi, petugas menemukan tiga karung yang diduga berisi pasir timah dengan berat kurang lebih 150 kilogram," ujar Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya AKBP Ardhie Demastyo dalam keterangannya.

Baca: MBG Dipercepat, Zulhas Prioritaskan Pesantren dan Wilayah 3T pada Tahap Awal

Menurut Ardhie, barang tersebut sengaja ditempatkan di lokasi tertentu pada kendaraan untuk menghindari pemeriksaan. Polisi kini masih menelusuri asal barang serta pihak yang berada di balik pengiriman tersebut.

"Modusnya adalah menyamarkan barang tersebut di dalam kendaraan. Satu karung ditemukan di bawah kursi pengemudi, sementara dua karung lainnya berada di bagian atas kendaraan yang ditutupi terpal dan disamarkan dengan muatan kayu sengon. Saat ini kami masih melakukan pendalaman terhadap asal-usul barang tersebut serta pihak yang memerintahkan dan menerima pengiriman," jelasnya.

Polisi Telusuri Pemilik dan Penerima Pasir Timah

Baca: Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri

Dari hasil pemeriksaan awal, pasir timah tersebut diduga berasal dari Belitung. Pengemudi truk disebut membawa barang berdasarkan perintah seseorang berinisial G yang hingga kini masih dalam pencarian.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti dalam perkara tersebut. Barang bukti itu meliputi satu unit truk Colt Diesel bernomor polisi BN 8007 WB, muatan kayu sengon sekitar 20 meter kubik, surat jalan, STNK kendaraan, serta tiga karung yang diduga berisi pasir timah dengan total berat sekitar 150 kilogram.

Baca: PKS Soroti OTT Beruntun Bupati Kuansing dan Langkat, Minta Praktik 'Ruang Gelap' Dihentikan

Penyidik masih mendalami jalur pengiriman untuk mengetahui pihak yang memerintahkan pengangkutan hingga calon penerima barang.

"Kami akan mendalami seluruh rangkaian peristiwa ini, mulai dari asal barang, pihak yang memerintahkan pengiriman, hingga siapa yang menjadi tujuan penerima di Jakarta. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi juga terus dilakukan untuk mengungkap secara utuh jaringan di balik pengiriman tersebut," tegasnya.

Diselidiki Berdasarkan UU Pertambangan

Baca: Dugaan Kebocoran Informasi OTT Langkat dan Kuansing, KPK Siapkan Evaluasi Menyeluruh

Atas temuan tersebut, Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya melanjutkan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana di bidang pertambangan mineral dan batubara.

Penyelidikan dilakukan dengan mengacu pada ketentuan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Baca: Hendry Munief Dorong Penguatan Industri Film Nasional dan Konsolidasi Pembangunan Riau

Petugas masih melakukan pendataan, pemeriksaan saksi, serta penelusuran terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pengiriman pasir timah tersebut.

"Kami akan terus melakukan penindakan terhadap aktivitas pertambangan maupun peredaran hasil tambang yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan hukum. Kami juga mengimbau masyarakat maupun pelaku usaha ekspedisi agar tidak terlibat dalam pengangkutan barang yang tidak memiliki dokumen atau legalitas yang jelas," pungkasnya. (SM)



Terkait
Anggaran MBG Dipangkas Rp 67, Ini Sektor yang Terdampak: Penerima Manfaat Tidak Terdampak
Anggaran MBG Dipangkas Rp 67, Ini Sektor yang Terdampak: Penerima Manfaat Tidak Terdampak
Hendry Munief Apresiasi Kinerja Kementerian UMKM 2025,
Dari Festival Aspirasi BAM DPR RI, Revitalisasi Infrast
Stok Beras Melimpah, Masyarakat bisa Beli Beras SPHP 5
Lainnya
Bupati Ahmad Yuzar Apresiasi Jefry Noer Kembangkan Pisang Cavendish di Kampar
Bupati Ahmad Yuzar Apresiasi Jefry Noer Kembangkan Pisang Cavendish di Kampar
Bawaslu: 43 TPS Berpotensi Lakukan Pemungutan Suara Ula
Wako Padang Panjang Minta Inspektorat Jeli Lakukan Revi
Minta Polisi Bertindak, Bawaslu Kepri Kecam Intimidasi
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Kriminal
Eks Napiter Diduga Jadi Otak Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Tangkap Buronan
Eks Napiter Diduga Jadi Otak Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Tangkap Buronan
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desa
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar