Jokowi Berpeluang di Impeachment Jika Salah Ambil Kebijakan Soal BP Batam

Amar
Selasa, 8 Januari 2019 22:21:19
Ahmad Riza Patria (tengah) dalam diskusi: 'Menakar Masa Depan Free Trade Zone (FTZ) Batam dan Inkonsistensi Kebijakan Pusat dalam mengembangkan Batam

Batam, KANALSUMATERA.com - Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria, menilai keputusan pemerintah melebur jabatan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam ke Wali Kota Batam atau ex officio sebagai keputusan poltitis.

Ahmad Riza juga menilai keputasan tersebut melanggar undang-undang, sehingga Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa di-impeachment atau dijatuhkan dari jabatannya jika tetap dilanjutkan.

"Pemerintah ini menganggap permasalahan di Batam ini tidak bisa sukses, dianggap karena dualisme. Sehingga ketika ada dua kepala, dualisme dijadikan satu dianggap maslahnya selesai, kan seperti itu cara pikirnya," ungkap Riza dalam diskusi bertema 'Menakar Masa Depan Free Trade Zone Batam dan Inkonsistensi Kebijakan Pusat dalam mengembangkan Batam' di Media Center, Senayan, Jakarta, (7/1/2019)

Riza pun berpendapat, kebijakan pemerintah pusat ini meruppakan cara pikir yang salah dan bodoh. "Karena mengambil keputusan tidak melhat substansi masalah yang sesungguhnya. Apa yang terjadi di sana, itu poin yang paling penting. Dari temen-temen yang lebih paham masalahnya itu bukan dualisme," urai Riza.

Baca: Pemerintah Diminta Hati-hati Buat Kebijakan Tata Kelola Batam

Baca: Jelang Masuki Ramadan, Pemulihan Listrik di Aceh Berjalan Optimal

Menurutnya, seharusnya pemerintah bukan menyelesaikan masalah ini dengan menyerahkan kewenangan BP Batam kepada pemerintah daerah atau Wali Kota Batam.

"Pertama, dengan menyerahkan kepada pemerintah daerah ini melanggar undang-undang undang-undang 53/1999 tentang pembentukan Kota Batam, Undang-undang tentang pemerintah daerah 23/2014 tadi sudah disampaikan pasal 76 tentang rangkap jabatan, undang-undang 25/2009 tentang pelayanan publik, belum PP (Peraturan Pemeribtah) lainnya sudah melanggar, bertentangan melanggar, lucu kalau pak Darmin (Menteri Perekonomian, Darmin Nasution-red) bilang tidak ada yang dilanggar," papar Riza.

Kemudian, lanjut dia, yang ketiga, selain melanggar ini membuat konflik, yakni ada konflik anggaran dan konflik kepentingan.

"Ada tata kelola pemerintahan yang salah, tidak good government dan good governance, jadinya ada yang dilanggar, pelayanan publik," beber legislator Partai Gerindra itu lagi.

Baca: Penunjukan Edy Putra untuk Muluskan Ex Officio Kepala BP Batam Dirangkap Wali Kota Batam

Baca: Stok Beras Aman, Firman Soebagyo Ingatkan Potensi Anomali Cuaca Ganggu Distribusi jelang Ramadhan

"Ternyata, mohon maaf ya, bukan karena saya oposisi, wali kota itu pejabat publik, pejabat politik. Jabatan publik yang diisi oleh orang-orang politik. Apa kebetulan atau bagaimana ini, kok wali kota, wakil wali kota dan gubernurnya dalam satu partai yang sama. Jadi saya terang-terangan aja, memang ada kepentingan politik di sini, jelas nyata. Temen-temen di Batam, nggak usah tanya para ahli, jangan tanya para politisi, pengamat, pakar, tanya masyarakat awam biasa, ada kepentingan politik di sini. Jelas dan ini sangat berbahaya, kok demen impor-impor gitu. Ini kan pintu masuk ini, itu masukin pintu masuk impor," tandasnya lagi.

Menurut Riza, kewenangan BP Batam sebetulnya luar biasa. BP Batam ingin membangun satu kawasan industri dengan diberikan kekuasaan, kewenangan yang didukung UU, regulasi yang sah, didukung oleh pemerintah dan DPR.

"Kewennagan ini berpindah sekarang, yang harus di otonom, berdiri sendiri dan tidak ada permasalahan dengan pemerintah kota sebetulnya. Cuma sekarang ditarik-tarik, seolah ada dualisme. Lucunya justru diserahkan ke pemerintah daerah," pungkasnya.

Masih kata Riza, kalau mau memilih satu diantara dua kenapa tidak pilih BP Batam. Kenapa harus ke Wali kota, ke pemeritah daerah? "Pertanyaan yang mengglitik," katanya.

"Saya seribu persen, kalau kebetulan walikotanya, mohon maaf, dari oposisi atau dari Gerindra, saya seribu persen ngga mungkin keluar diserahkan kepada pemerintah kota. Itu artinya ada kepentingan politik di situ," ujarnya lagi.

Baca: Penyandang Disabilitas dan Lansia Segera dapat MBG, Tahap Awal 400 Ribu Orang

Pada diskusi yang antara lain juga dihadiri Praktisi Hukum Batam Ampuan Situmeang dan Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk ini, Riza menyatakan, ketika yang meminpin adalah pendukung pemerintah, mungkin di situ ada kepentingan pemerintah, politik.

"Maka dibuatlah kebijakan. Jadi sekali lagi, kebijakan ini adalaah kebijakan yang ngawur, salah, melanggar UU dan presiden bisa impeach, saya kira begitu," tutupnya.btc/ks

Terkait
Hendry Munief Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi dan Evaluasi Serius KUR KIPK Industri
Hendry Munief Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi dan Evaluasi Serius KUR KIPK Industri
Guru Besar IPB Desak Dapur MBG Lebih Banyak Dikelola UM
Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Berbasis Link
Menkeu Purbaya Sebut Ada Peluang Gaji ASN tahun 2026 Ba
Lainnya
Pegawai Program MBG Langsung Diangkat Jadi PPPK, Jangan Sampai Guru Pengabdi Lama Tersisih
Pegawai Program MBG Langsung Diangkat Jadi PPPK, Jangan Sampai Guru Pengabdi Lama Tersisih
Mengenal Penyakit Stroke dan Cara Pencegahannya
Wanita Ini Kritis, Setelah Iseng Jadikan Jus Buah Sebag
Bentrok di Solo, 2 Warga Tertemabak dan 1 Polisi Terluk
Daerah
Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
Dari Musrenbang RKPD Riau 2027, DPRD: Tahun Depan Sudah
Kababinkum dan HAM TNI Laksda TNI Farid Ma'ruf Kunjunga
Politik
Ketua DPD PKS Kampar Fahmil SE Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji Kampar
Ketua DPD PKS Kampar Fahmil SE Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji Kampar
Fraksi PKS DPRD Riau Launching Hari Aspirasi, Pesan Sek
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD P
Ekonomi
Antrian Panjang Sebabkan Kemacetan, Krisis BBM Terjadi di SPBU Bangkinang Sepekan  Terakhir
Antrian Panjang Sebabkan Kemacetan, Krisis BBM Terjadi di SPBU Bangkinang Sepekan  Terakhir
Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Mun
Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sekt
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Entertainment
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Nasional
Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat Silaturahmi dan Bahas Pembangunan Daerah
Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat Silaturahmi dan Bahas Pembangunan Daerah
Hutama Karya Segera Konstruksi Tol Jambi–Rengat, Hubu
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Keca