Istana Jelaskan Alasan Kenaikan Tukin TNI dan Pegawai Kemhan Lewat Perpres Baru

Kanama Amar
Jumat, 31 Juli 2026 07:29:46

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Pemerintah memberikan penjelasan terkait terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) bagi prajurit TNI dan pegawai di lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemhan). Kebijakan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan aparatur yang selama beberapa tahun belum menerima penyesuaian tunjangan. Kamis (30/07/2026).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, kenaikan tukin diberikan setelah melalui berbagai pertimbangan pemerintah. Menurutnya, terdapat sejumlah kelompok aparatur yang sudah cukup lama tidak memperoleh kenaikan tunjangan.

“Ada beberapa yang kemudian karena pertimbangan tertentu itu diberikan kebijakan untuk dilakukan kenaikan setelah sekian tahun tidak pernah naik,” ujar Prasetyo Hadi dalam sesi wawancara di rangkaian kereta dari Batang menuju Jakarta,

Baca: Cuaca 6 Provinsi Rawan Karhutla 10 Oktober 2026, Riau dan Sumsel Wajib Waspada

Prasetyo menegaskan, perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan aparatur tidak hanya menyasar prajurit TNI dan pegawai Kemhan. Pemerintah juga memberikan perhatian kepada tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Untuk dosen di daerah 3T, untuk tenaga-tenaga kesehatan di daerah 3T itu kita memperhatikan mengenai tunjangan atau kesejahteraan bagi mereka-mereka yang mengabdikan diri di tempat-tempat yang apa yang tergolong cukup sulit begitu,” katanya.

Baca: Prabowo Undang Jokowi ke Kertanegara, Ajudan Ungkap Pertemuan Dua Jam

Penyesuaian tunjangan tersebut diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2026 dan Peraturan Presiden Nomor 43 Tahun 2026 yang telah diterbitkan Presiden sebagai dasar pelaksanaan kebijakan.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo, membenarkan bahwa kementeriannya telah menerima salinan kedua Perpres tersebut dan tengah menyiapkan pelaksanaannya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Benar, Presiden telah menerbitkan Peraturan Presiden terkait penyesuaian tunjangan kinerja bagi prajurit TNI dan pegawai di lingkungan Kementerian Pertahanan,” kata Rico.

Baca: Syahrul Aidi Sambut Menlu Baru, BKSAP DPR Siap Berkolaborasi  Penguatan Diplomasi Bebas Aktif

Kemhan menyambut positif kebijakan tersebut sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap peningkatan kinerja dan pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Pertahanan dan TNI.

Rico menjelaskan, besaran tunjangan kinerja yang tercantum dalam lampiran Perpres sesuai dengan ketentuan resmi. Namun, ia menegaskan bahwa penentuan nilai tukin didasarkan pada kelas jabatan, bukan pangkat.

Baca: Hendry Munief Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik Dikembangkan, Baterai Bekas Potensi Baru

“Namun perlu diluruskan bahwa yang diatur bukan berdasarkan pangkat bintang 4, melainkan berdasarkan jabatan,” ujarnya.

Dalam ketentuan tersebut, jabatan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal), dan Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) memperoleh tunjangan kinerja sebesar Rp44.874.000 per bulan.

Sementara itu, pejabat dan personel lainnya akan menerima tukin sesuai kelas jabatan masing-masing sebagaimana diatur dalam Perpres yang telah ditetapkan pemerintah. (SM)



Terkait
BGN Perketat Pengawasan MBG, Siapkan Label Waktu dan Sanksi untuk Dapur
BGN Perketat Pengawasan MBG, Siapkan Label Waktu dan Sanksi untuk Dapur
Kemhan Siapkan Diklat SPPI Gelombang Kedua, Kuota Peser
833 Dapur MBG Ditutup Permanen, Pemerintah Tegas Tak Be
Anggaran MBG Dipangkas Rp 67, Ini Sektor yang Terdampak
Lainnya
Mahfud: Saya Diminta Jokowi Jadi Menteri, Kami Bahas Hukum dan HAM
Mahfud: Saya Diminta Jokowi Jadi Menteri, Kami Bahas Hukum dan HAM
92.331 Siswa Lulus SNMPTN 2019
Sekolah di Aceh Utara Mirip Kandang Kambing
Dinkes Batam Sediakan Fasilitas Kesehatan Bagi Penderit
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Pendidikan
Adam Syafaat: Perempuan Jadi Kunci Gerakan Pelestarian Lingkungan di Riau
Adam Syafaat: Perempuan Jadi Kunci Gerakan Pelestarian Lingkungan di Riau
Karmila Sari Dorong Guru, Dosen dan Mahasiswa Perkuat B
STIE Bangkinang Gelar Gladi Bersih Jelang Dies Natalis
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini