Forum Rakeras APPSI di Padang, JK Minta Kepala Daerah Tidak Mengeluh dengan Besaran Gaji

Alwira Fanzary
Kamis, 21 Februari 2019 14:14:49
Arahan Jusuf Kalla (Antara)

KANALSUMATERA.com - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengimbau kepala daerah tidak mengeluhkan besaran gaji yang mereka dapatkan dari negara. JK mengatakan kalau hitung-hitungan gaji, gaji presiden dan wakil presiden bahkan tidak lebih besar dari gaji DPR RI atau DPRD.

JK memberikan pernyataan itu di dalam forum Rakeras Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI). Dalam forum ada kepala daerah yang melemparkan guyon gaji gubernur lebih kecil dibandingkan gaji wakil rakyat di parlemen.

"Presiden pun gajinya lebih kecil dari DPRD. Padahal tanggung jawabnya jauh lebih besar," kata Jusuf Kalla di Hotel Grand Inna, Padang, Kamis (21/2).

Politikus senior Partai Golkar itu seperti yang dilansir Republika.co.id mengatakan besaran gaji bukanlah tujuan utama menjadi kepala negara. Walau gaji presiden dan gubernur tidak besar, tetap saja ada banyak yang berjuang dan bertarung untuk menjadi kepala daerah dan kepala negara.

Baca: Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI untuk Suku Dayak Disesuaikan, Panglima Tindak Lanjuti

Karena tujuan utama jadi pejabat publik adalah pengabdian kepada masyarakat. Kalau ingin gaji besar menurut JK harus bekerja untuk swasta, bukan untuk negara.

Jusuf Kalla mengingatkan menjadi pejabat adalah amanah dari masyarakat. Pejabat kata dia harus terus bekerja dalam apapun kondisi.

Masih banyak PR bagi masing-masing kepala daerah untuk menyejahterakan masyarakatnya di dalam tantangan global. Kepala daerah, kata JK, harus memicu masyarakatnya untuk lebih kreatif. Supaya masyarakat Indonesia bisa mandiri secara ekonomi.

"SDM harus kita tingkatkan. Teknologi terus berkembang," ujarnya. Kso



Terkait
Mendagri Tito dan Menteri ATR Nusron Sepakati Integrasi Data BPHTB dan Pertanahan
Mendagri Tito dan Menteri ATR Nusron Sepakati Integrasi Data BPHTB dan Pertanahan
BGN Temukan 414 Rekening SPPG Bermasalah, Rp311 Miliar
MK Putuskan Anggaran MBG Dipisah dari Pendidikan Mulai
833 Dapur MBG Ditutup Permanen, Pemerintah Tegas Tak Be
Lainnya
Peserta KLB Demokrat Cerita Kejanggalan Terpilihnya Moeldoko
Peserta KLB Demokrat Cerita Kejanggalan Terpilihnya Moeldoko
Ombudsman minta Dishub akomodasi keluhan penumpang Tran
60 Menit di Desa Gobah, UAS: Syahrul Aidi dan Saidul To
PBB Tunggu Pemerintah Indonesia Beri Akses Ke Papua
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Nasional
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Gaji Hakim Naik, Mahkamah Agung Ajukan Tambahan Anggara
Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran T
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pendidikan
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban