Kejagung Ungkap Dugaan Pemborosan Program MBG Capai Rp10,5 Triliun per Tahun

Kanama Amar
Selasa, 28 Juli 2026 15:09:36

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan pemborosan anggaran dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang nilainya diperkirakan mencapai Rp10,5 triliun setiap tahun. Temuan tersebut merupakan hasil audit yang kini menjadi bagian dari proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam program nasional tersebut. Selasa (28/07/2026).

Penyidik menilai pemborosan terjadi akibat mekanisme pemberian insentif kepada sejumlah yayasan mitra yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan. Skema tersebut diduga menyebabkan anggaran negara membengkak dalam jumlah yang sangat besar setiap tahunnya.

Kejagung menegaskan bahwa pengusutan kasus tidak hanya berfokus pada dugaan kerugian negara, tetapi juga menelusuri pihak-pihak yang diduga memperoleh keuntungan dari pelaksanaan program MBG.

Baca: BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah

"Telah terjadi pemborosan Program MBG Rp10,5 triliun per tahun."

Penyidik saat ini masih terus mengumpulkan alat bukti, memeriksa sejumlah saksi, serta mendalami aliran dana yang berkaitan dengan pelaksanaan program tersebut. Seluruh data hasil audit akan digunakan untuk memperkuat proses penyidikan hingga penetapan pihak yang bertanggung jawab. (SM)



Terkait
Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Penyelundupan 150 Kg Pasir Timah dalam Truk Ekspedisi
Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Penyelundupan 150 Kg Pasir Timah dalam Truk Ekspedisi
Putusan MK Tegaskan MBG Tetap Konstitusional, Pemerinta
Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi: IMYF 2026 Perkuat Solidar
Dorong Pendidikan Vokasi, Hendry Munief Minta Pemerinta
Lainnya
Wali Kota Pekanbaru Tegaskan HGB Ruko STC Tak Bisa Diperpanjang, Ini Alasannya
Wali Kota Pekanbaru Tegaskan HGB Ruko STC Tak Bisa Diperpanjang, Ini Alasannya
Benny Rhamdani Minta Jajaran BP2MI Tak Khianati Keperca
Hasil Penelusuran Polisi, Pencuri 38 Mayam Emas Jual Ha
4.629 Pemilih di Medan Masuk DPT Luar Negeri, Kok Bisa?
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Politik
Andi Arief Bantah AHY Incar Kursi Wapres, Demokrat Pilih Jalur Pemilu Usai Era Prabowo
Andi Arief Bantah AHY Incar Kursi Wapres, Demokrat Pilih Jalur Pemilu Usai Era Prabowo
Tiji Tibeh dan Politik Sandera, Polemik Suket Ijazah Gi
KPU Buka Suara soal Putusan MA Terkait Suket SMA Gibran
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Hukum
Syahrul Aidi: Investasi Asing Harus Sejalan Kepentingan Nasional, PMA Tersangka Karhutla Ditindak
Syahrul Aidi: Investasi Asing Harus Sejalan Kepentingan Nasional, PMA Tersangka Karhutla Ditindak
Pesantren Kampar Desak Propam Periksa Dugaan Intimidasi
Dedi Congor Jadi Tersangka KPK dan Polri, Ini Kasusnya
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat