Dugaan Kebocoran Informasi OTT Langkat dan Kuansing, KPK Siapkan Evaluasi Menyeluruh

Kanama Amar
Sabtu, 4 Juli 2026 21:20:27

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyoroti dugaan kebocoran informasi terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Lembaga antirasuah itu memastikan akan melakukan evaluasi terhadap mekanisme pelaksanaan operasi agar kejadian serupa tidak terulang. Jumat (03/07/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, mengatakan informasi yang beredar bukan berarti berasal dari internal KPK. Menurutnya, kebocoran bisa saja terjadi karena pihak-pihak yang dimintai klarifikasi menyampaikan informasi kepada pihak lain, termasuk media.

"Jadi kalau itu bocor, ya mungkin bukan karena bocor, mungkin karena orang-orang yang diminta klarifikasi itu memberikan informasi baik ke media atau apa," kata Achmad Taufik Husein dalam konferensi pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

Baca: Puluhan Ribu Buruh Konvoi Motor Padati Jalan Sudirman, Lalu Lintas Jakarta Direkayasa

Ia menjelaskan, dalam setiap operasi tangkap tangan, tim penyidik memang harus turun langsung ke lapangan. Kehadiran petugas di lokasi berpotensi diketahui oleh pihak tertentu, terutama jika anggota tim pernah bertugas di daerah tersebut atau dikenali oleh masyarakat.

"Nah ketika turun ke lapangan itulah ada mungkin indikasi-indikasi diketahui karena memang mungkin orangnya sudah pernah datang ke Langkat atau memang ada informasi-informasi yang diketahui ini orang-orang KPK," ungkapnya.

Baca: Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Puan Minta Kekuatan APBN Dikaji

Achmad menegaskan, penyelidikan yang bersifat tertutup seharusnya tidak diketahui publik maupun pihak yang menjadi target operasi. Karena itu, tim penyelidik semestinya bergerak langsung ke lapangan tanpa lebih dahulu meminta klarifikasi kepada pihak terkait.

"Terkait untuk penyelidikan tertutup, memang semestinya itu tidak diketahui publik atau artinya tidak ada pihak-pihak yang dimintai oleh tim penyelidik untuk diklarifikasi. Artinya tim penyelidik langsung turun ke lapangan," tambahnya.

KPK kini mendalami penyebab informasi mengenai OTT tersebut dapat tersebar ketika proses operasi masih berlangsung. Selain melakukan penelusuran, lembaga antirasuah itu juga akan mengevaluasi pola pergerakan tim di lapangan untuk meminimalkan potensi kebocoran informasi.

Baca: Prabowo Bertemu Putin di Vladivostok, Rusia Dorong Penguatan Kemitraan Strategis

"Kami juga akan lakukan evaluasi apakah pada saat mungkin turun ke lapangan itu tidak bersama-sama atau berombongan gitu satu per satu, atau memang kami seperti apa untuk menghindari hal-hal yang mungkin tidak bocor dari dalam tetapi itu diduga-duga oleh pihak-pihak di luar sehingga kemudian itu sampai informasi ke pihak-pihak yang memang menjadi target kami," tuturnya. (SM)



Terkait
Wakil Menteri Perang AS Temui Menhan Sjafrie, Bahas Kelanjutan Kerja Sama Pertahanan RI-AS
Wakil Menteri Perang AS Temui Menhan Sjafrie, Bahas Kelanjutan Kerja Sama Pertahanan RI-AS
Tunjangan Profesi Guru Kemenag Melonjak 700 Persen, Men
Terungkap Modus Jual Beli Titik Dapur MBG, BGN Libatkan
Dari Festival Aspirasi BAM DPR RI, Revitalisasi Infrast
Lainnya
Dihadiri Lebih 200 Peserta, Bupati Rohil Buka Operasi Katarak Mata Gratis dari Lions Clubs
Dihadiri Lebih 200 Peserta, Bupati Rohil Buka Operasi Katarak Mata Gratis dari Lions Clubs
Gempa Magnitudo 7,8 Guncang Turki
Wilayah Jalan Teropong Jadi Prioritas Pemkab Kampar dan
Kapolres Kampar Beri Bantuan Sembako 100 Warga Kurang M
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Hukum
Tong Biru Berisi Rp 934 Juta Jadi Barang Bukti OTT Bupati Klaten, KPK Ungkap Asal Uang
Tong Biru Berisi Rp 934 Juta Jadi Barang Bukti OTT Bupati Klaten, KPK Ungkap Asal Uang
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, T
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK
Nasional
Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi Dorong TNI Jalankan Operasi secara Terencana dan Terpadu
Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi Dorong TNI Jalankan Operasi secara Terencana dan Terpadu
Prabowo Targetkan 70 Ribu Polisi Hutan, Rekrutmen 21 Ri
Prabowo Lantik Letjen Kristomei Sianturi sebagai Kepala
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda