BGN Perketat Pengawasan Dapur MBG, CCTV Terhubung Pusat dan Cek Kesehatan Wajib

Kanama Amar
Jumat, 7 Agustus 2026 22:11:45

KANALSUMATERA.com - Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat sistem pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menerapkan sejumlah kebijakan baru di seluruh dapur penyedia makanan. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan standar keamanan pangan, kualitas layanan, serta mencegah potensi pelanggaran dalam operasional dapur MBG. Jumat (07/08/2026).

Salah satu kebijakan yang tengah disiapkan adalah integrasi seluruh kamera pengawas (CCTV) di dapur MBG ke sistem teknologi informasi yang terhubung langsung dengan kantor pusat BGN. Dengan sistem tersebut, aktivitas di setiap dapur dapat dipantau secara langsung atau real time sehingga pengawasan menjadi lebih efektif.

Kepala BGN, Sudaryono, menjelaskan bahwa pihaknya sedang menyelesaikan proses integrasi tersebut agar seluruh dapur MBG berada dalam satu jaringan pengawasan nasional.

Baca: Prabowo ke Rusia, Putin Beri Kehormatan Khusus di Eastern Economic Forum

"Kami sedang bagaimana caranya mengintegrasikan CCTV di semua dapur bisa terintegrasi kepada kami seluruhnya di kantor pusat. Itu juga salah satu fungsi pengawasan yang kami ingin capai ke sana."

Menurut Sudaryono, seluruh dapur MBG saat ini telah dilengkapi kamera pengawas. Tahap berikutnya adalah menghubungkan seluruh perangkat tersebut dengan sistem digital BGN agar dapat diakses tidak hanya oleh kantor pusat, tetapi juga oleh koordinator di tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi.

Baca: Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Meterai Palsu, 16 Orang Jadi Tersangka

"Jadi CCTV kami ingin semua connect ke dalam sistem IT kita yang ada di kantor pusat."

Ia menambahkan, sistem pengawasan berlapis tersebut diharapkan mampu mendeteksi aktivitas yang tidak sesuai prosedur secara cepat sehingga dapat segera dilakukan evaluasi maupun tindakan korektif.

"Saya ingin niru yang kepolisian itu. Jadi orang kalau maju sedikit, syukur-syukur bisa diteriaki, 'eh kok jam 7 malam enggak boleh ya, kok masak?'."

Baca: Ketua MPR Ahmad Muzani: MBG Bukan Sekadar Makanan, tapi Investasi Generasi Emas 2045

Selain memperkuat pengawasan melalui CCTV, BGN juga tengah mengembangkan sistem digital yang merekam seluruh proses operasional dapur, mulai dari waktu memasak, distribusi makanan hingga waktu makanan diterima oleh sekolah penerima manfaat.

Menurut Sudaryono, pencatatan digital tersebut penting untuk memastikan makanan tidak berada dalam kondisi penyimpanan terlalu lama sebelum dikonsumsi. Hal itu dilakukan setelah ditemukan beberapa kasus makanan dimasak pada malam hari, kemudian baru didistribusikan keesokan harinya sehingga berisiko mengalami penurunan kualitas.

Baca: Wabup Kampar Dorong PSEL Jadi Solusi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

"Bayangkan, itu baru dibagi, belum lagi nanti dimakan. Menurut informasi beberapa itu dimakan sore. Inilah penyebabnya, makanannya sudah rusak."

Tak hanya fokus pada sistem pengawasan, BGN juga memperketat standar kesehatan seluruh pegawai dan relawan yang bertugas di dapur MBG. Setiap petugas diwajibkan mengikuti pemeriksaan kesehatan sebelum mulai bekerja guna memastikan kondisi fisiknya layak menangani makanan.

"BGN akan memerintahkan keseluruh jajaran yang bekerja di dapur itu untuk kemudian melakukan cek kesehatan gratis untuk tahu kondisi kesehatannya."

Baca: Gaji dan Tunjangan Guru Diminta Naik Usai Pemerintah Tingkatkan Tukin Prajurit TNI

Pemeriksaan kesehatan harian juga akan diterapkan di seluruh dapur MBG. Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan suhu tubuh serta memastikan petugas tidak mengalami keluhan kesehatan seperti diare, sakit perut, atau gejala penyakit lainnya.

"Kami sudah memerintahkan ke seluruh dapur sebelum memulai pekerjaan, seluruh karyawan, seluruh pegawai, seluruh relawan harus dicek suhunya, ditanya apakah diare, sakit perut dan lain-lain. Manakala sakit maka saya minta untuk diliburkan."

Baca: Istana Jelaskan Alasan Kenaikan Tukin TNI dan Pegawai Kemhan Lewat Perpres Baru

BGN menilai langkah tersebut penting untuk mencegah penyebaran penyakit di lingkungan dapur sekaligus menghindari kontaminasi makanan yang akan didistribusikan kepada jutaan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis.

"Jadi kami strict di situ karena ada beberapa keluhan, katanya ada yang kemudian sakit tapi tidak ngaku ternyata sakit. Nah itu bisa menulari orang di dapur itu dan juga mengontaminasi makanan yang kemudian dibagikan kepada penerima manfaat," tegasnya. (SM)



Terkait
Syahrul Aidi Apresiasi Putusan MK Soal Kuota Internet, Tegaskan Hak Konsumen Harus Dilindungi
Syahrul Aidi Apresiasi Putusan MK Soal Kuota Internet, Tegaskan Hak Konsumen Harus Dilindungi
Hendry Munief Apresiasi Kinerja Kementerian UMKM 2025,
Stok Beras Aman, Firman Soebagyo Ingatkan Potensi Anoma
Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan untuk Penertiban Kawa
Lainnya
SP2D Online Dipercepat, Gaji ASN Pemprov Riau Kini Cair Real Time
SP2D Online Dipercepat, Gaji ASN Pemprov Riau Kini Cair Real Time
Hasil Hearing Komisi IV DPRD Pekanbaru, Poemik Pengangk
JK Sebut Kepala Daerah Tak Harus Independen di Pilpres,
Pemerintah Targetkan Tol Bakauheni-Terbanggi Dapat Dile
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pendidikan
PISA 2025: Skor Literasi dan Sains Indonesia Naik, Akses Pendidikan Capai 90 Persen
PISA 2025: Skor Literasi dan Sains Indonesia Naik, Akses Pendidikan Capai 90 Persen
Lintas Angkatan Bersatu, Reuni IKA SMPN 10/09 Harapan R
Karmila Sari Dorong Sekolah di Riau Benahi Data untuk P
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Politik
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotri
Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gi