Zulhas Bantah Isu Pengadaan Kipas Kopdes Rp1,8 Triliun, Sebut Angka Disalahartikan

Kanama Amar
Rabu, 29 Juli 2026 09:16:42

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) membantah kabar yang menyebut pemerintah menganggarkan Rp1,8 triliun untuk pengadaan kipas angin bagi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Menurutnya, informasi yang beredar merupakan salah tafsir terhadap rincian anggaran pembangunan satu unit koperasi. Selasa (28/07/2026).

Zulhas menegaskan tidak pernah ada alokasi anggaran sebesar itu yang dikhususkan untuk pengadaan kipas angin.

"Sudah berkali-kali dijelaskan tidak ada Rp1,8 triliun," kata Zulhas saat konferensi pers di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta.

Baca: Operasi Patuh 2026 Resmi Dimulai, Ini 11 Pelanggaran yang Diincar Polisi hingga 8 November

Ia menjelaskan, anggaran pembangunan setiap unit KDKMP terdiri dari berbagai komponen, mulai dari pembangunan gedung, kendaraan operasional hingga perlengkapan penunjang. Karena itu, menurutnya, keliru jika seluruh anggaran tersebut dikaitkan dengan pengadaan kipas angin.

Zulhas memaparkan, biaya pembangunan gedung KDKMP berukuran sekitar 600 meter persegi rata-rata mencapai Rp1,6 miliar. Nilai tersebut lebih rendah dibanding estimasi Kementerian Pekerjaan Umum yang mencapai sekitar Rp2,4 miliar untuk bangunan dengan luas serupa. Efisiensi itu, kata dia, dapat dicapai karena proses pembangunan melibatkan TNI.

Baca: Anwar Usman Kembali ke Lingkar Kekuasaan, Kini Jadi Wantimpres

"Jadi, itu yang dibangun itu kan 600 meter. Itu nilainya langsam karena ada yang mahal sekali, ada yang, menurut PU itu kan Rp4 juta per meter. Itu kalau Rp4 juta kali 600 [unit], Rp2,4 miliar. Tapi dengan TNI itu bisa ditekan, [jadi] Rp1,6 miliar. Ada yang di bawah Rp1,6 miliar, tapi ada juga yang di atas Rp1,6 miliar, rata-rata Rp1,6 miliar. Misalnya di Maluku, di Papua itu mahal sekali," ujarnya.

Selain pembangunan gedung, setiap koperasi juga memerlukan kendaraan operasional dengan nilai sekitar Rp1,1 miliar. Dengan demikian, total kebutuhan anggaran yang telah teralokasi mencapai sekitar Rp2,7 miliar per unit.

Sementara sisa anggaran sekitar Rp300 juta akan digunakan untuk berbagai fasilitas pendukung, seperti klinik, rak penyimpanan, serta perlengkapan operasional lainnya. Pengadaan fasilitas tersebut masih akan melalui proses verifikasi dan validasi.

Baca: Kemhan Siapkan Diklat SPPI Gelombang Kedua, Kuota Peserta Dipastikan Lebih Sedikit

"Nah, Rp300 jutanya sisanya, itu ada untuk klinik, macam-macam. Raknya, itu nanti akan di-anu-kan tersendiri. Nanti akan diverifikasi dan divalidasi. Sekarang divalidasi oleh BPKP dan BPK. InsyaAllah ini kami lakukan dengan transparan dan terbuka," tutur Zulhas. (SM)



Terkait
MBG Dipercepat, Zulhas Prioritaskan Pesantren dan Wilayah 3T pada Tahap Awal
MBG Dipercepat, Zulhas Prioritaskan Pesantren dan Wilayah 3T pada Tahap Awal
Hendry Munief : SNI Bukan Sekedar Sertifikasi, Melainka
Anggaran MBG Dipangkas Rp 67, Ini Sektor yang Terdampak
Hendry Munief Soroti Informasi Piala Dunia 2026 Belum T
Lainnya
Hadiri HKG PKK Ke-54, Ketua TP-PKK Kampar Perkuat Implementasi 10 Program Pokok PKK
Hadiri HKG PKK Ke-54, Ketua TP-PKK Kampar Perkuat Implementasi 10 Program Pokok PKK
Pengadilan Tolak Praperadilan Rizieq Shihab, Polri: Buk
PPP Hattrick, 4 Tahun Dianugerahkan KI Riau Award
Cegah Covid -19, Pemdes Pulau Rambai Lakukan Penyemprot
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Nasional
Mendagri dan Menkeu Pastikan Anggaran Pemulihan Bencana Sumatra 2027 hingga 2028
Mendagri dan Menkeu Pastikan Anggaran Pemulihan Bencana Sumatra 2027 hingga 2028
Operasi Patuh 2026 Resmi Dimulai, Ini 11 Pelanggaran ya
Prabowo Bahas P3MD dan Pembangunan Kampus URI, 384 Pese
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik