Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Jajaran Pemerintah Diminta Siaga Lindungi Warga
KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto terus memantau perkembangan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Kepala Negara meminta seluruh jajaran pemerintah meningkatkan kesiapsiagaan dan memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Minggu (06/09/2026).
Perkembangan erupsi Anak Krakatau menjadi perhatian serius pemerintah setelah abu vulkanik dilaporkan menyebar ke sejumlah wilayah, termasuk Banten, sebagian Jawa Barat, DKI Jakarta, Lampung, hingga Bengkulu.
Melalui keterangan resmi yang disampaikan akun Presiden Republik Indonesia, Prabowo mengimbau masyarakat tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan.
Baca: Ombudsman Dua Kali Ditolak Sidak Lapas Cibinong, Temukan Fasilitas Mewah
"Presiden mengimbau seluruh masyarakat, khususnya saudara-saudara kita yang berada di wilayah Jakarta, Banten, Lampung, dan kawasan sekitar Selat Sunda, untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti seluruh arahan pemerintah dan petugas di lapangan, dan tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dan patuhi sepenuhnya zona bahaya serta batas aman yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang," tulis @presidenrepublikindonesia.
Prabowo Kerahkan Jajaran Pemerintah
Baca: Menag Bidik Dana Sosial Keagamaan Rp1.000 Triliun, Ini Sumber Potensinya
Presiden memastikan perkembangan aktivitas vulkanik Anak Krakatau terus dipantau. Sejumlah kementerian dan lembaga diminta bekerja secara terpadu untuk mengantisipasi dampak erupsi terhadap masyarakat.
"Sejak awal, Presiden telah memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan menerima laporan serta informasi terkini dari jajaran terkait. Presiden telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah, BNPB, BMKG, TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, serta kementerian dan lembaga terkait untuk terus memantau perkembangan situasi, memastikan seluruh unsur kesiapsiagaan berjalan dengan baik, serta memberikan perlindungan dan bantuan yang diperlukan kepada masyarakat," tulis @presidenrepublikindonesia.
Langkah tersebut dilakukan seiring meluasnya dampak abu vulkanik. Kondisi ini juga telah mengganggu aktivitas penerbangan di sejumlah bandara dan memengaruhi kegiatan masyarakat di beberapa daerah.
Baca: Wakil Menteri Perang AS Temui Menhan Sjafrie, Bahas Kelanjutan Kerja Sama Pertahanan RI-AS
Warga Diminta Lindungi Diri dari Abu Vulkanik
Pemerintah juga mengingatkan masyarakat yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik agar memperhatikan kondisi kesehatan. Warga yang harus beraktivitas di luar rumah dianjurkan menggunakan masker atau alat pelindung pernapasan.
Baca: Monica Subastia Resmi Pimpin Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026-2030
Prabowo meminta masyarakat tetap tenang sekaligus tidak mengabaikan potensi bahaya erupsi. Pemerintah memastikan pemantauan akan dilakukan secara berkelanjutan mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
"Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tetapi tidak boleh lengah. Presiden akan terus memantau perkembangan keadaan dan mengambil setiap keputusan serta langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan dan melindungi seluruh rakyat Indonesia," tulis @presidenrepublikindonesia.
"Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan kepada seluruh rakyat Indonesia," sambungnya.
Baca: Tunjangan Profesi Guru Kemenag Melonjak 700 Persen, Menag Sebut Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
Hingga Minggu (06/09/2026), pemerintah dan instansi terkait terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas Anak Krakatau. Masyarakat diminta mengutamakan informasi resmi dan mematuhi seluruh rekomendasi petugas di lapangan. (SM)
