KontraS Nilai Pelibatan Babinsa Sebagai Pelacak Covid-19 Ciptakan Rasa Takut

Mawardi Tombang
Jumat, 15 Januari 2021 11:03:45

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Komisi Untuk Orang Hilang Dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menilai, rencana Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk memberdayakan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan hayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) sebagai pelacak Covid-19, hanya akan menciptakan rasa takut.

Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti mengatakan, pelibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam urusan penanganan Covid-19 tidak akan memberikan solusi terhadap bagaimana mengurangi penyebaran Covid-19.

"Pendekatan keamanan hanya menciptakan rasa takut, yang justru tidak mengurangi penyebaran Covid-19, dan berujung pada merenggut kebebasan sipil," kata Fatia saat dihubungi pada Jumat, 15 Januari 2021.

Fatia menilai, sejak awal Covid-19 menyebar di Indonesia, pemerintah selalu menggunakan pendekatan keamanan kepada masyarakat. Bukan pendekatan keilmuan atau membangun kesadaran masyarakat akan bahaya Covid-19.

Baca: Masalah BPJS Bersumber dari Belum Solidnya DTSEN: Komisi VIII Dorong Perbaikan Sistem


"Semestinya yang lebih dikerahkan bagaimana kesadaran masyarakat agar lebih mawas diri, menerapkan 3M, dan sebagainya," ujar Fatia.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan strategi pelacakan kontak penyebaran Covid-19 mesti diperbaiki. Ia pun telah menghubungi Panglima Tentara Nasional Indonesia Marsekal Hadi Tjahjanto terkait kemungkinan dilibatkannya Babinsa sebagai petugas pelacak kontak.

"Panglima memiliki 30 ribu Babinsa yang kami bisa akses," ucap Budi.

Selain itu, Budi juga berkomunikasi dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Mantan Kepala Kepolisian RI itu, ucap Budi, menyatakan bahwa Polri memiliki 60 ribu Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) di seluruh desa. Tito juga menyebutkan ada sekitar 1 juta hansip atau Perlindungan Masyarakat (Linmas).

Baca: Jaga Kedaulatan Negara, Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Menurut Menkes Budi Gunadi Sadikin, mereka bisa diajari bagaimana melakukan tracing terhadap orang-orang yang berkontak erat dengan pasien positif Covid-19.

"Jadi kalau ada yang kena, kita bisa minta Babinsa atau Bhabinkamtibmas atau Linmas karena mereka ada di seluruh Indonesia, untuk bisa lakukan tracing at least 30 kotan erat yang ditemui yang bersangkutan paling lama dalam waktu seminggu," ucap Budi.

Baca: Hendry Munief Soroti Informasi Piala Dunia 2026 Belum Terasa oleh  Masyarakat di Daerah

Sumber: tempo.co

Terkait
Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan untuk Penertiban Kawasan Hutan Nasional
Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan untuk Penertiban Kawasan Hutan Nasional
Pulihkan Pangan Nasional, Petani di Daerah Bencana Suma
Kadin: MBG Berpotensi Kerek Pertumbuhan PDB hingga 3,5
Walau sudah Didukung Rudal MICA, Pemerintah Batal Beli
Lainnya
Kunjungi DJP Kanwil Riau, Bapenda Pekanbaru bahas Sinergitas Penguatan Pajak Pusat dan Daerah
Kunjungi DJP Kanwil Riau, Bapenda Pekanbaru bahas Sinergitas Penguatan Pajak Pusat dan Daerah
Maraknya Isu Penculikan Anak di Medsos, Kadisdikpora Ka
Moeldoko Bilang Prosedur Vaksinasi Jokowi Sama Seperti
Penyidik Disnaker Serahkan Dua Berkas Pimpinan PT KDH k
Entertainment
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1
Daerah
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Bupati Zukri  dan Tim Patroli Tinjau Kebakaran Lahan T
Melihat Keindahan Lindok Alam Kampar, Cocok untuk Berba
Olahraga
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Kadispora Riau dan Ribuan Penonton Saksikan Laga Final
PWI Kampar Berhasil Mengalahkan KONI Kampar dan Kampar
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto