Kecam Larangan Demo Jelang Pelantikan Jokowi,

Mawardi Tombang
Selasa, 15 Oktober 2019 15:14:55
Demo mahasiswa di Gedung DPR. (Suara.com/Fakhri)

KANALSUMATERA.com. - Badan Eksekutif Mahsiswa (BEM) Seluruh Indonesia atau BEM SI kecam larangan demonstrasi menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin. BEM SI mengatakan kalau pun mereka demo, demo itu bukan untuk menggagalkan pelantikan tersebut.

BEM SI menyatakan larangan demo itu kurang bijak.
"Kami memandang sikap kepolisian kurang bijak dengan adanya pelarangan aksi," kata Ketua BEM SI, Muhammad Nurdiyansyah alias Dadan, ketika dikonfirmasi Suara.com, Selasa (15/10/2019).
Menurut dia, aksi ini merupakan penyapaian pendapat yang dijamin oleh konstitusi. Maka ketika ada pelarangan tentu hal ini berbenturan dengan konstitusi yang ada.

"Kami memandang aparat terlalu reaktif dalam mengambil sikap tersebut. Padahal bentuk penyampaian pendapat tentu beragam dan jangan selalu digeneralisir bahwa akan selalu berakhir chaos dan mengganggu kestabilan bangsa," tutur Dadan.

"Justru sikap melarang ini lah yang membuat kondisi tidak stabil. Negara perlu memahami dan memenuhi hak hak warganya. Melarang aksi, demonstrasi merupakan pelanggaran terhadap hak warga negara untuk mengemukakan pendapat di muka umum dan kebebasan berekspresi.



Terkait
DPR Ketok Palu UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Buruh Sambut Kemenangan Bersejarah
DPR Ketok Palu UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Buruh Sambut Kemenangan Bersejarah
Syahrul Aidi Sambut Menlu Baru, BKSAP DPR Siap Berkolab
KRL Duri-Tangerang Terganggu, Motor Tertemper di Rawa B
MK Putuskan Anggaran MBG Dipisah dari Pendidikan Mulai
Lainnya
Pemprov Riau Terima Penghargaan Tata Kelola Standarisasi dan Penilaian Kesesuaian 2022
Pemprov Riau Terima Penghargaan Tata Kelola Standarisasi dan Penilaian Kesesuaian 2022
Anies: Saya Enggak Pernah Nangkep Orang yang Mengkritik
Motor Ditabrak Kereta Api, Bocah di OKU Timur Tewas
Sandiaga Uno Ingin Jadi Pembeli Pertama Mobil Esemka
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Politik
Andi Arief Bantah AHY Incar Kursi Wapres, Demokrat Pilih Jalur Pemilu Usai Era Prabowo
Andi Arief Bantah AHY Incar Kursi Wapres, Demokrat Pilih Jalur Pemilu Usai Era Prabowo
Tiji Tibeh dan Politik Sandera, Polemik Suket Ijazah Gi
KPU Buka Suara soal Putusan MA Terkait Suket SMA Gibran
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Pendidikan
Adam Syafaat: Perempuan Jadi Kunci Gerakan Pelestarian Lingkungan di Riau
Adam Syafaat: Perempuan Jadi Kunci Gerakan Pelestarian Lingkungan di Riau
Karmila Sari Dorong Guru, Dosen dan Mahasiswa Perkuat B
STIE Bangkinang Gelar Gladi Bersih Jelang Dies Natalis