Tim DVI Temukan 2 Penumpang Sriwijaya Air SJ182 Daftar dengan KTP Orang Lain

Mawardi Tombang
Senin, 11 Januari 2021 19:15:47

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Tim Disaster Victim Identification Polri menemukan adanya dua penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang terdaftar memiliki data berbeda.

"Dua penumpang asal NTB (Nusa Tenggara Barat) menggunakan KTP orang lain saat mendaftar, " kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers daring pada Senin, 11 Januari 2021.

Polisi bersama TNI dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) tengah mengusut temuan penumpang dengan data berbeda tersebut. Selain itu, tim juga akan meminta bantuan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

"Mendalami apa benar info tentang penumpang pesawat menggunakan KTP bukan miliknya, " ucap Ramadan.

Saat ini, Tim DVI Polri masih terus mengumpulkan data ante mortem seluruh penumpang Sriwijaya Air SJ182. Data tersebut dibutuhkan untuk mempermudah kerja Tim DVI Polri mengidentifikasi jenazah.

Baca: Demo 27 Agustus di DPR Mulai Padat, Jalan Gatot Subroto Ditutup dan Polisi Perketat Pengamanan

Data ante mortem dibagi menjadi dua. Pertama adalah data umum, yang meliputi nama, umur, berat badan, tinggi badan, pakaian atau aksesoris yang digunakan terakhir oleh korban. Adapun yang kedua adalah data medis, seperti warna kulit, warna dan jenis rambut, golongan darah, dan tanda spesifik pada tubuh korban.

Sedangkan data post mortem berupa sidik jari, golongan darah, tanda atau ciri spesifik pada korban, dan konstruksi gigi. Data ini didapat setelah Tim DVI Polri melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban.

"Apabila data kedua telah didapat, post dan ante, Tim Forensik akan mencocokkan. Ketika cocok, maka identitas akan terindetifikasi dengan benar," ucap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono dalam konferensi pers pagi tadi.

Baca: Target IKN Nol Kemiskinan 2035, Otorita Gandeng PNM Perkuat Pembiayaan UMKM Lokal

Sumber: tempo.co



Terkait
Mulai 1 Agustus 2026, Instansi Bisa Usulkan Pemberhentian PNS, PPPK, dan P3K Paruh Waktu
Mulai 1 Agustus 2026, Instansi Bisa Usulkan Pemberhentian PNS, PPPK, dan P3K Paruh Waktu
9 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK Sepanjang 2026, Pukat
Pemerintah Dikritik Angkat SPPG sebagai PPPK, Koalisi G
Stok Beras Melimpah, Masyarakat bisa Beli Beras SPHP 5
Lainnya
Realisasi Investasi Riau Peringkat Tiga Nasional, Gubri: Mampu Serap TKI 12.338 Orang
Realisasi Investasi Riau Peringkat Tiga Nasional, Gubri: Mampu Serap TKI 12.338 Orang
Jokowi Pastikan Distribusi Vaksin Covid-19 Merata Sampa
Melihat Pasar Tangor Semakin Padat, Anggota DPRD Minta
Kabut Asap Pekat Karhutla, Sebagian Sekolah di Riau Dil
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Nasional
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Gaji Hakim Naik, Mahkamah Agung Ajukan Tambahan Anggara
Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran T
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind