Gunungkidul Alami Kekeringan, Ratusan Telaga Mengering
YOGYAKARTA, KANALSUMATERA.com - Ratusan telaga yang berada di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, sudah mengering akibat selam empat bulan tidak turun hujan. Warga diminta untuk menghemat air bersih, karena kemarau diperkirakan masih beberapa bulan lagi.
Kepala Bidang Pengairan, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul Taufik Aminudin seperti dimuat kompas.com mengatakan, Kabupaten Gunungkidul memiliki 460 telaga yang tersebar di seluruh kecamatan.
Hingga saat ini, pihaknya telah melakukan survei di 306 telaga, untuk mengetahui kondisi serta daya tampung telaga. Survei dilakukan bersama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak. Hasilnya, sekitar 355 telaga mengering.
"Jika durasi kemarau lebih lama, jumlah yang terancam mengering lebih banyak. Tahun ini diprediksi lebih banyak," kata Taufik saat dihubungi, Selasa (23/7/2019).
Baca: Lindungi Hajat Rakyat dari Kartel Pangan, Darmadi Dorong Regulasi Anti Monopoli
Saat musim penghujan, seluruh telaga di Gunungkidul mampu menampung air sebanyak 5.149.954,75 meter kubik. Kemudian, saat musim kemarau hanya menyisakan 1.119.386,70 meter kubik.
Fungsi dari telaga mengalami pergeseran sejak 2000, karena masyarakat sudah memiliki sambungan air bersih dari PDAM ataupun SPAMDes. Semula, air telaga masih banyak dimanfaatkan oleh untuk dikonsumsi. Namun, saat ini keberadaan telaga dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan mencuci serta air minum ternak.
"Keberadaan telaga masih penting bagi masyarakat," kata Taufik.ks
