Gunungkidul Alami Kekeringan, Ratusan Telaga Mengering

Amar
Selasa, 23 Juli 2019 11:16:51
Telaga Kepuh, Dusun Pengos, Desa Giring, Kecamatan Paliyan, yang Sudah Mengering Selasa (23/7/2019)

YOGYAKARTA, KANALSUMATERA.com - Ratusan telaga yang berada di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, sudah mengering akibat selam empat bulan tidak turun hujan. Warga diminta untuk menghemat air bersih, karena kemarau diperkirakan masih beberapa bulan lagi.

Kepala Bidang Pengairan, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul Taufik Aminudin seperti dimuat kompas.com mengatakan, Kabupaten Gunungkidul memiliki 460 telaga yang tersebar di seluruh kecamatan.

Hingga saat ini, pihaknya telah melakukan survei di 306 telaga, untuk mengetahui kondisi serta daya tampung telaga. Survei dilakukan bersama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak. Hasilnya, sekitar 355 telaga mengering.

"Jika durasi kemarau lebih lama, jumlah yang terancam mengering lebih banyak. Tahun ini diprediksi lebih banyak," kata Taufik saat dihubungi, Selasa (23/7/2019).

Baca: Prabowo Hadir di Monas, Karnaval HUT ke-81 RI Resmi Dimulai

Saat musim penghujan, seluruh telaga di Gunungkidul mampu menampung air sebanyak 5.149.954,75 meter kubik. Kemudian, saat musim kemarau hanya menyisakan 1.119.386,70 meter kubik.

Fungsi dari telaga mengalami pergeseran sejak 2000, karena masyarakat sudah memiliki sambungan air bersih dari PDAM ataupun SPAMDes. Semula, air telaga masih banyak dimanfaatkan oleh untuk dikonsumsi. Namun, saat ini keberadaan telaga dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan mencuci serta air minum ternak.

"Keberadaan telaga masih penting bagi masyarakat," kata Taufik.ks



Terkait
BGN Temukan 414 Rekening SPPG Bermasalah, Rp311 Miliar Langsung Dikembalikan ke Kas Negara
BGN Temukan 414 Rekening SPPG Bermasalah, Rp311 Miliar Langsung Dikembalikan ke Kas Negara
Hutama Karya Segera Konstruksi Tol Jambi–Rengat, Hubu
Komisi V DPR Dorong Diskon Tiket Pesawat Lebaran 2026 C
Perbatasan RI–Malaysia di Kaltara Dinilai Rawan, Umbu
Lainnya
Syahrul Aidi Dukung Kemenkeu Batalkan Pemotongan Dana Transfer Ke Daerah (TKD) tahun 2026
Syahrul Aidi Dukung Kemenkeu Batalkan Pemotongan Dana Transfer Ke Daerah (TKD) tahun 2026
Diacara Tabligh Akbar, Masyarakat Kuansing Sampaikan As
Sempena HUT Korpri 2020, Sore Ini DPRD Pekanbaru Gelar
Muncul 3 Cluster Baru di Siak, Alfedri Himbau Perusahaa
Kriminal
Polda Metro Bongkar Alur Dana Kerusuhan 27 Agustus, Aktor Intelektual Diburu
Polda Metro Bongkar Alur Dana Kerusuhan 27 Agustus, Aktor Intelektual Diburu
Tiga Pegawai Pemkab Jayawijaya Tewas Ditembak KKB Saat
BNN Usul Vape Dilarang Total, Temuan Narkoba Cair Jadi
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket